| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1132 | 0.07% |
GBPUSD | 1.3213 | 0.08% |
AUDUSD | 0.6751 | 0.03% |
NZDUSD | 0.6200 | 0.06% |
USDJPY | 140.60 | -0.17% |
USDCHF | 0.8444 | -0.08% |
USDCAD | 1.3580 | -0.03% |
GOLDUD | 2581.96 | 0.12% |
COFU | 70.50 | 0.16% |
USD/IDR | 15345 | 0.03% |
Selasa, 17 September 2024 – Harga minyak mengalami kenaikan pada pagi ini ke level $70.50 per barel ditengah badai Francine yang membuat kekhawatiran gangguan produksi mengimbangi lemahnya data ekonomi Tiongkok dan menjelang keputusan penurunan suku bunga Federal Reserve AS pekan ini.
Turut mendukung harga minyak, Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan AS (BSEE) melaporkan pada hari Senin bahwa Badai Francine mengganggu sekitar 12% produksi minyak mentah dan 16% produksi gas alam di Teluk Meksiko. Selain itu, untuk pertama kalinya rudal balistik hipersonik baru Houthi ditembakkan dari Yaman dan mencapai Israel tengah pada hari Minggu, memicu sirene serangan udara di wilayah Tel Aviv meskipun tidak ada korban jiwa karena rudal tersebut berhasil dicegat oleh pencegat dan terpecah-pecah di udar, menurut seorang perwira militer Israel.
Di sisi lain, serangkaian data ekonomi Tiongkok pada hari Sabtu menunjukan bahwa Produksi Industri, Penjualan Ritel, dan Investasi Aset Tetap tumbuh lebih lambat daripada yang diharapkan di bulan Agustus. Aktivitas ekonomi yang lebih rendah di Tiongkok membuat kekhawatiran terhadap penurunan permintaan untuk Minyak mengingat Tiongkok adalah salah satu importir minyak terbesar.
Fokus pasar selanjutnya tertuju pada Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) yang akan mengumumkan Keputusan tingkat suku bunga pada Kamis pagi ditengah ekspektasi pasar pada kemungkinan The Fed untuk memangkas tingkat suku bunga sebesar 25 bp. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya pinjaman, yang pada akhirnya mengangkat permintaan minyak.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $75.50 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $66.50 per barel.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
19:30 | US - Core Retail Sales m/m | - | 0.2% | 0.4% | |||||
19:30 | US - Retail Sales m/m | - | -0.2% | 1.0% | |||||
21:00 | US - FOMC Member Logan Speaks | - | - | - | |||||