Home
>
News
>
Publication
>
Ketegangan Dagang AS–Eropa Dorong Permintaan Emas
Ketegangan Dagang AS–Eropa Dorong Permintaan Emas
Monday, 19 January 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1580

0.49%

GBPUSD

1.3341

0.50%

AUDUSD

0.6671

0.36%

NZDUSD

0.5739

0.58%

USDJPY

157.75

-0.21%

USDCHF

0.8002

-0.29%

USDCAD

1.3908

-0.13%

GOLDUD

4649.78

0.89%

USD/IDR

16,875

0.03%

Fokus Emas:

  1. Eskalasi ketegangan perdagangan AS–Eropa dan geopolitik global 
  2. Ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang lebih akomodatif

Senin, 19 Januari 2026 – Harga emas dibuka melesat pada level US$4.649 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini. Penguatan ini dipicu meningkatnya ketidakpastian global menyusul eskalasi ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Eropa. Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memberlakukan tarif impor 10% mulai 1 Februari yang berpotensi meningkat menjadi 25% pada Juni, terhadap sejumlah negara Eropa termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris terkait penolakan atas rencana pengambilalihan Greenland. Di sisi lain, Uni Eropa dikabarkan tengah menyiapkan langkah balasan berupa pungutan terhadap impor produk AS senilai sekitar EUR 93 miliar yang meningkatkan risiko sengketa dagang transatlantik yang lebih luas.

Sentimen geopolitik dan perdagangan tersebut memperkuat permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai. Ketidakpastian juga datang dari kawasan Timur Tengah, meskipun tensi di Iran dilaporkan sedikit mereda seiring pendekatan diplomatik yang ditempuh sejumlah pihak. Selain itu, dinamika geopolitik global kembali menjadi sorotan setelah Uni Eropa menetapkan tarif anti dumping impor alumina dari China sebesar 88,7%–110,6% yang berpotensi memicu respons balasan dari Beijing. Kombinasi faktor ini mendorong pelaku pasar tetap menjaga minat pada aset safe-haven di tengah volatilitas global yang tinggi.

Dari sisi moneter, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Federal Reserve turut menopang pergerakan emas. Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya pada paruh pertama 2026, dengan peluang pemangkasan pertama sebesar 25 basis poin pada Juni. Sejumlah data ekonomi AS yang relatif moderat serta indikasi inflasi yang melandai memperkuat ekspektasi tersebut. Dalam waktu dekat, pasar akan mencermati rilis data PCE Price Index AS dan risalah FOMC yang berpotensi mempengaruhi arah dolar AS dan selanjutnya pergerakan harga emas.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.548 hingga $4.500, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.632 hingga $4.668. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.416, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.752.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

USD

Bank Holiday

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788