Home
>
News
>
Publication
>
Keraguan Mengenai Jumlah Penurunan Suku Bunga The Fed Membawa Kenaikan USDJPY
Keraguan Mengenai Jumlah Penurunan Suku Bunga The Fed Membawa Kenaikan USDJPY
Thursday, 04 January 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0921

-0.04%

GBPUSD

1.2660

-0.02%

AUDUSD

0.6732

-0.04%

NZDUSD

0.6249

-0.08%

USDJPY

143.28

0.08%

USDCHF

0.8490

0.12%

USDCAD

1.3356

0.03%

GOLDUD

2041.09

-0.05%

USD/IDR

15520

0.12%

Fokus USDJPY:

  1. Lowongan pekerjaan di AS menurun pada bulan November
  2. IMP Manufaktur ISM AS meningkat

Kamis, 4 Januari 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDJPY naik ke zona 143.28 di tengah rilisnya risalah The Fed pada pertemuan bulan Desember serta data ekonomi AS yang positif.

Data ekonomi Jepang pada hari ini melaporkan IMP Manufaktur Jepang versi Bank Jibun tetap berada di wilayah kontraksi selama tujuh bulan berturut-turut dan menyusut menjadi 47,9 di bulan Desember dibanding sebelumnya 47,7. Rilisnya IMP Manufaktur bulan Desember menjadi angka terlemah sejak bulan Februari. Selain itu, meningkatnya keyakinan pasar bahwa Bank of Japan (BoJ) kemungkinan beralih dari suku bunga negatif dan kebijakan Yield Curve Control (YCC) di bulan April, setelah negosiasi upah tahunan di bulan Maret.

Di sisi Dolar AS, data ekonomi AS pada hari Rabu melaporkan, IMP Manufaktur ISM AS meningkat menjadi 47,4 bulan lalu setelah tidak berubah di 46,7 selama dua bulan berturut-turut, meskipun tetap berada di wilayah kontraksi selama 14 bulan berturut-turut. Selain itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan kondisi pasar tenaga kerja secara bertahap mereda, lowongan kerja di AS turun 62.000 menjadi 8,79 juta untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan November

Secara terpisah, risalah pertemuan 12-13 Desember menunjukan, pejabat Federal Reserve pada bulan Desember meluncurkan perdebatan luas mengenai perubahan kebijakan moneter AS, dengan kekhawatiran baru mengenai berapa lama perekonomian dapat bertahan di bawah suku bunga tinggi saat ini dan setidaknya diskusi awal tentang kapan untuk menghentikan penurunan neraca keuangannya. Risalah rapat tersebut tidak memberikan penjelasan langsung mengenai kapan penurunan suku bunga akan dimulai. Para peserta mencatat “tingkat ketidakpastian yang luar biasa tinggi” mengenai prospek ekonomi, dan kenaikan suku bunga lebih lanjut masih mungkin terjadi.

Harga pada pasangan mata uang USDJPY turun. Support terdekatnya di zona 143.10 dan resistance terdekatnya di zona 143.65 Support lanjutan di zona 142.85 dan dilanjutkan ke zona 142.20 Resistance lanjutan di zona 143.90 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 144.14

EURUSD – Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0921. Turunnya kinerja mata uang Euro disebabkan oleh Indeks Dolar AS yang melemah pasca rilis risalah FOMC. Federal Reserve merilis pertemuan FOMC pada pertemuan bulan Desember hari ini. Pertemuan ini sangat penting karena The Fed mengejutkan pasar dengan kegagalannya melawan demam penurunan suku bunga. The Fed mengisyaratkan bahwa pihaknya memperkirakan akan memangkas suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun 2024, sebuah perubahan besar dari skenario lama yang menyatakan ‘lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama’. Dari sisi data dalam negeri, Tingkat Pengangguran Jerman tetap stabil di 5,9%, sesuai perkiraan. Perubahan Pengangguran menunjukkan bahwa jumlah pengangguran meningkat sebesar 5 ribu dibandingkan konsensus pasar sebesar 20 ribu dan data sebelumnya sebesar 21 ribu. Investor menunggu laporan inflasi Zona Euro pada hari Jumat untuk mencari dorongan baru. Indeks Harmonisasi Harga Konsumen Tahunan (HICP) untuk bulan Desember diperkirakan akan meningkat menjadi 3,0% dari 2,4%. Selanjutnya, Jerman dan zona euro akan menerbitkan laporan inflasi bulan Desember pada hari ini. Pekan lalu, Spanyol mencatat angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan. Inflasi telah menurun menjadi 3,2% di Jerman dan 2,4% di zona euro, seiring dengan semakin dekatnya target ECB sebesar 2%. Support terdekatnya di zona 1.0890 dan resistance terdekatnya di zona 1.0960.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2660. Kinerja mata uang Inggris masih ditekan oleh risalah pertemuan FOMC The Fed serta katalis di dalam negeri. Survei Indeks Kepercayaan Ekonomi yang dilakukan oleh Institute of Directors menunjukkan adanya penurunan optimisme yang berkelanjutan di kalangan direktur Inggris mengenai perekonomian negara tersebut untuk 12 bulan ke depan, dengan indeks tersebut turun ke peringkat 28 pada bulan Desember dari penurunan bulan sebelumnya sebesar 21. Eksekutif perusahaan di Inggris (Inggris) mendesak Bank of England (BoE) untuk segera menurunkan suku bunga guna memberikan dukungan kepada perekonomian yang sedang kesulitan. Selanjutnya, angka PMI Jasa Inggris akan dirilis pada hari ini. Sektor jasa, yang bertanggung jawab atas sebagian besar pertumbuhan perekonomian, mengalami masa sulit pada akhir tahun lalu dan mencatat penurunan tiga kali berturut-turut. PMI berhasil kembali ke wilayah ekspansi pada bulan November dengan angka 50,9. Konsensus untuk bulan Desember adalah 52,7, yang mengindikasikan pertumbuhan moderat. Sektor manufaktur Inggris masih terperosok dalam depresi. PMI Manufaktur bulan Desember turun menjadi 46,2, di bawah konsensus 46,4 dan lebih rendah dari angka bulan November sebesar 47,2, yang merupakan angka tertinggi dalam tujuh bulan. Produksi manufaktur kini telah menurun selama sepuluh bulan berturut-turut. Penurunan pada bulan Desember didorong oleh melemahnya permintaan luar negeri untuk barang-barang Inggris dan kurangnya optimisme dari produsen terhadap kondisi bisnis. Perekonomian Inggris yang lemah dan tingginya biaya pinjaman terus menghambat aktivitas manufaktur. Support terdekatnya di areal 1.2610 dan resistance terdekatnya di zona 1.2690.

AUDUSD – Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6732. Kinerja mata uang Aussie menurun diakibatkan oleh data ekonomi makro Australia yang berkontraksi. Sektor Jasa Australia mengalami kontraksi pada bulan Desember, menurut PMI Jasa Judo Bank terbaru. Indeks melaporkan angka 47,1, jauh dari ekspektasi pasar yang akan tetap konsisten di 47,6. Selain itu, PMI Komposit mengalami penurunan menjadi 46,9 dari sebelumnya sebesar 47,4. Ini menandai laju kontraksi Jasa tercepat sejak kuartal ketiga tahun 2021. Menurut Matthew De Pasuale, Ekonom di Judo Bank: “Indeks output gabungan mengakhiri tahun ini dengan angka 46,9, sedikit peningkatan dari bulan November. Data yang diperoleh selama dua bulan terakhir menunjukkan bahwa meskipun perekonomian sedang melambat, namun perlambatannya tidak semakin cepat. Indeks pesanan baru melemah selama tiga bulan berturut-turut menjadi 46,7 pada bulan Desember, yang merupakan level terendah sejak akhir tahun 2021. Support terdekatnya di zona 0.6700 dan resistance terdekatnya di zona 0.6770.

NZDUSD – Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6249. Penurunan mata uang Kiwi diakibatkan oleh penguatan Dolar AS (USD), karena sepinya data dalam negeri. Kamis pagi sentimen positif berasal dari, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa Caixin Tiongkok melonjak menjadi 52,9 pada bulan Desember dari pembacaan bulan November sebesar 51,5, di atas ekspektasi pasar sebesar 51,6. Aktivitas sektor jasa tumbuh pada laju tercepat dalam lima bulan. Peningkatan aktivitas sektor jasa mencerminkan dampak positif stimulus Beijing terhadap perekonomian. Secara signifikan, laporan berbasis survei Caixin yang lebih berpengaruh memberikan gambaran yang lebih cerah dibandingkan laporan berbasis survei NBS. PMI Non-Manufaktur NBS meningkat dari 50,2 menjadi 50,4. Support terdekatnya di areal 0.6210 dan resistance terdekatnya di zona 0.6270.

USDCAD – Pasangan mata uang Loonie naik ke areal 1.3356. Naiknya kinerja mata uang ini sejalan dengan pergerakan mata uang USD yang menguat setelah pengumuman risalah FOMC. Disisi lain, data ISM yang kuat dari AS mengalahkan angka Pembukaan Pekerjaan JOLTs yang lemah di bulan November. Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan sedikit penurunan dalam Lowongan Kerja JOLT di bulan November, tidak mencapai perkiraan konsensus sebesar 8,85 juta menjadi 8,79 juta, meskipun sedikit lebih tinggi dari angka sebelumnya sebesar 8,852 juta. Sisi positifnya, PMI Manufaktur Institute for Supply Management (ISM) AS untuk bulan Desember tercatat sebesar 47,4, lebih tinggi dari 47,1, sedangkan indeks Ketenagakerjaan pada bulan yang sama mencatat angka sebesar 48,1, melebihi perkiraan sebesar 46,1, yang menunjukkan ketahanan dalam perekonomian pada sektor Manufaktur. Support terdekatnya di areal 1.3280 dan resistance terdekatnya di zona 1.3410.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8490 pasca rilisnya risalah pertemuan The Fed. Risalah rapat FOMC 12-13 Desember yang dirilis pada hari Rabu tidak memberikan petunjuk tentang kapan serangkaian penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) akan dimulai. Di sisi Swiss Franc, IMP Manufaktur Swiss sebesar 43,0 sejalan dengan perkiraan pasar tetapi lebih tinggi dibanding sebelumnya sebesar 42,1. Support terdekatnya di zona 0.8400 dan resistance terdekatnya di zona 0.8425.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:00

USD - FOMC Meeting Minutes

-

-

-

7:30

JPY - Final Manufacturing PMI

47.9

47.7

47.7

All Day

EUR - German Prelim CPI m/m

-

0.2%

-0.4%

14:45

EUR - French Prelim CPI m/m

-

0.2%

0.2%

15:15

EUR - Spanish Services PMI

-

51.1

51.0

15:45

EUR - Italian Services PMI

-

49.8

49.5

15:50

EUR - French Final Services PMI

-

44.3

44.3

15:55

EUR - German Final Services PMI

-

48.4

48.4

16:00

EUR - Final Services PMI

-

48.1

48.1

16:30

GBP - Final Services PMI

-

52.7

52.7

16:30

GBP - M4 Money Supply m/m

-

0.2%

0.3%

16:30

GBP - Mortgage Approvals

-

48K

47K

20:15

USD - ADP Non-Farm Employment Change

-

120K

103K

20:30

USD - Unemployment Claims

-

217K

218K

21:45

USD - Final Services PMI

-

51.3

51.3

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788