Home
>
News
>
Publication
>
Keraguan Gencatan Senjata Gaza Buat Minyak Terkoreksi Naik
Keraguan Gencatan Senjata Gaza Buat Minyak Terkoreksi Naik
Monday, 19 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.10220

0.07%

GBPUSD

1.29330

0.13%

AUDUSD

0.66670

0.19%

NZDUSD

0.60210

0.75%

USDJPY

147.650

-0.08%

USDCHF

0.86570

-0.08%

USDCAD

1.36940

-0.21%

GOLDUD

2,506.900

0.04%

COFU

75.47

0.16%

USD/IDR

15,610

0.19%

Fokus Crude Oil:

  • Hamas meragukan perundingan gencatan senjata karena proposal baru Gaza hanya menguntungkan Israel.
  • Ekspor bensin China bulan Juli anjlok sebesar 35,7% karena margin keuntungan perusahaan kilang yang melemah. 

***********************************************************

Senin, 19 Agustus 2024 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi menguat dipicu oleh keraguan akan arah kesepakatan gencatan senjata Gaza, dan meningkatnya tensi antara Israel dengan Lebanon yang mengarah pada potensi konflik baru yang lebih luas di wilayah regional Timur Tengah. Meski demikian, rilisnya data lesu ekonomi China membatasi kenaikan harga lebih lanjut.

Perundingan gencatan senjata Gaza yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS masih belum mencapai kesepakatan setelah dua hari negosiasi di Doha, dan direncanakan akan dilanjutkan kembali minggu ini di Kairo. Kelompok Palestina Hamas pada hari Minggu mengkritik keras proposal baru yang diajukan oleh para mediator karena dinilai hanya menguntungkan pihak Israel. Pernyataan Hamas dilontarkan hanya beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken tiba di Israel dalam upaya mendorong kesepakatan Gaza segera tercapai. Situasi tersebut meredupkan harapan akan terjadinya terobosan segera dalam negosiasi gencatan senjata Gaza.

Masih dari Timur Tengah, pasukan Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal di kota Nabatieh di Lebanon Selatan, dan menewaskan sekitar 10 warga yang semuanya adalah warga negara Suriah, kata kantor berita negara NNA pada hari Sabtu. Serangan Israel itu terjadi pasca perundingan gencatan senjata di Doha pada hari Jumat berakhir dengan keputusan akan dilanjutkan kembali pada minggu depan. Hizbullah kemudian merilis pernyataan bahwa mereka telah menyerang Kibbutz Ayelet Hashahar di Israel utara sebagai balasan atas serangan Nabatieh tersebut.

Sentimen positif lainnnya datang dari aksi pemogokan pekerja di Ibama, badan lingkungan Brasil yang menyetujui lisensi minyak, yang diperkirakan akan menyebabkan produksi minyak di Brasil berkurang sekitar 120.000 bph, kata kelompok negosiator minyak IBP pada hari Jumat.

Sementara itu, ekspor bensin China merosot turun sebesar 35,7% pada bulan Juli karena perusahaan kilang mengurangi produksi minyak mentah dan menahan pengiriman akibat melemahnya margin keuntungan. Ekspor bensin bulan Juli mencapai 790.000 metrik ton atau setara 5,77 juta bph, turun dari ekspor 1,22 juta ton pada bulan Juli tahun lalu dan 930.000 ton pada bulan Juni, ungkap data terbaru Administrasi Umum Bea Cukai pada hari Minggu. Sumber dari pedagang mengatakan margin ekspor bensin sebagian besar negatif antara paruh kedua bulan Juni dan awal Juli, kira-kira kerugian $3 hingga $4 per barel untuk penjualan ekspor. Selain itu, konsumsi solar dalam negeri juga merosot karena melemahnya sektor properti dan manufaktur, ditambah dengan peralihan ke gas alam cair di sektor truk, yang diperkirakan akan berlanjut pada paruh kedua tahun ini.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $78 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $73 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:15

USA - Fed Waller Speech

 

 

 

21:00

USA - CB Leading Index MoM

 

-0.3%

-0.2%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788