| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.11610 | 0.03% |
GBPUSD | 1.32840 | 0.04% |
AUDUSD | 0.68140 | 0.13% |
NZDUSD | 0.62260 | 0.16% |
USDJPY | 142.620 | -0.09% |
USDCHF | 0.84760 | -0.09% |
USDCAD | 1.35560 | -0.04% |
GOLDUD | 2,586.690 | 0.10% |
COFU | 71.18 | -0.51% |
USD/IDR | 15,100 | 0.03% |
Jumat, 20 September 2024 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau mengalami koreksi turun dipicu oleh keputusan tak terduga China yang mempertahankan suku bunga pinjaman tidak berubah. Meski demikian, sinyal menguatnya konflik Israel dengan Lebanon, dan pesimisme akan tercapainya gencatan senjata Gaza dalam waktu dekat, membuat harga minyak berpotensi kembali menguat.
China memutuskan untuk mempertahankan acuan suku bunga pinjaman tidak berubah dalam penetapan bulanan pada hari Jumat, di luar ekspektasi pelaku yang sebelumnya meyakini China akan menyusul The Fed yang telah memangkas suku bunga acuan pada hari Rabu. Suku bunga pinjaman pokok (LPR) satu tahun dipertahankan pada 3,35%, sedangkan LPR lima tahun tidak berubah pada 3,85%. Sebagian besar pinjaman baru mengacu pada LPR satu tahun, sementara suku bunga lima tahun memengaruhi harga hipotek, sehingga keputusan yang diambil pemerintah China itu membuat para analis global untuk turut memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi China tahun ini, hingga di bawah target resmi pemerintah sekitar 5%.
Sementara itu, Israel pada Kamis malam melancarkan serangan paling gencar via udara ke Lebanon selatan, yang memicu konflik antara Israel dengan kelompok Hizbullah semakin meningkat di tengah desakan dari AS dan Inggris untuk menahan diri. Pihak militer Israel mengatakan bahwa serangan pada Kamis malam yang berlangsung selama dua jam itu berhasil menghancurkan sekitar 100 peluncur roket ganda di Lebanon selatan yang diduga akan segera ditembakkan ke Israel. Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Kamis menegaskan bahwa Israel akan terus melakukan tindakan militer terhadap Hizbullah.
Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, para pejabat tinggi AS yakin bahwa kesepakatan gencatan senjata Gaza tidak mungkin akan tercapai sebelum masa jabatan Presiden Joe Biden berakhir pada bulan Januari, kutip surat kabar Wall Street Journal pada hari Kamis. Berita tersebut meredupkan harapan tercapainya gencatan senjata dalam waktu dekat, sekaligus memicu kekhawatiran akan terus berlanjutnya ketegangan di Timur Tengah di tengah sinyal meluasnya konflik ke wilayah Lebanon.
Untuk indikator yang dipantau dalam waktu dekat adalah laporan jumlah rig minyak dan gas yang akan dirilis oleh perusahaan layanan jasa energi asal AS, Baker Hughes pada akhir pekan ini. Laporan ini biasanya dijadikan gambaran untuk melihat arah produksi minyak dan gas AS pada masa mendatang.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $73 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
- | N/A |
| N/A | N/A |