| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0473 | -0.06% |
GBPUSD | 1.2590 | -0.06% |
AUDUSD | 0.6510 | -0.08% |
NZDUSD | 0.5857 | -0.29% |
USDJPY | 154.51 | -0.04% |
USDCHF | 0.8863 | 0.02% |
USDCAD | 1.3968 | 0.05% |
GOLDUD | 2669.67 | 0.37% |
USD/IDR | 15905 | 0.00% |
Fokus EURUSD:
Jumat, 22 November 2024 - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0470. Kinerja mata uang Euro menunjukkan pelemahan yang signifikan dipengaruhi oleh kekuatan dolar AS yang tetap kokoh serta tertekan juga oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dapat mempercepat siklus pelonggaran kebijakannya. Indeks DXY menunjukkan bahwa investor tetap mempertahankan investasi mereka dalam dolar AS, didukung oleh peningkatan ekspektasi suku bunga Federal Reserve yang lebih tinggi. Suku bunga deposito USD jangka pendek kini berada di angka 4,61% per tahun, kedua tertinggi di antara mata uang G10 setelah GBP. Sementara itu, perkembangan geopolitik, termasuk ketegangan di Ukraina, serta ketidakpastian terkait kebijakan ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden AS terpilih Donald Trump, turut memberikan tekanan pada euro.
Selain itu, pelemahan EURUSD diperparah oleh kekhawatiran terhadap ekonomi zona euro. European Central Bank (ECB) diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga deposito sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember mendatang, mencerminkan langkah menuju siklus pelonggaran yang lebih cepat. Investor juga khawatir dengan dampak kebijakan ekonomi Trump, yang berpotensi memicu perang dagang global yang merugikan zona euro. Data PMI manufaktur dan jasa zona euro untuk November yang diharapkan tetap lemah semakin mempertegas sentimen negatif terhadap euro.
Para pejabat ECB juga mengkhawatirkan meningkatnya risiko pada pertumbuhan ekonomi zona euro dan menginginkan bank sentral untuk terus mengurangi tingkat pengetatan kebijakan moneter melalui pemotongan suku bunga. Pembuat kebijakan ECB dan Gubernur Bank of France François Villeroy de Galhau mengatakan pada hari Rabu dalam sebuah pidato di Tokyo, “Keseimbangan risiko terhadap pertumbuhan dan inflasi bergeser ke sisi negatifnya.” Villeroy menambahkan bahwa laju penurunan suku bunga ECB di masa depan harus dipandu oleh “pragmatisme yang lincah”. Namun, ia mengesampingkan dampak signifikan dari tarif AS terhadap prospek inflasi Zona Euro.
Harga pada pasangan mata uang ini menurun. Support terdekatnya di zona 1.0420 dan resistance terdekatnya di zona 1.0530. Support lanjutan di zona 1.0380 dan dilanjutkan ke zona 1.0340. Resistance lanjutan di zona 1.0590 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.0560.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2580. Pasangan mata uang Inggris mendapatkan tekanan dari melemahnya data ekonomi Inggris dan penguatan dolar AS. Data penjualan ritel Inggris untuk Oktober diperkirakan turun 0,3% secara bulanan dan melambat menjadi 3,4% secara tahunan, menunjukkan tekanan inflasi dan suku bunga tinggi pada konsumen. Selain itu, PMI manufaktur Inggris diproyeksikan tetap stagnan di 49,9, sementara PMI jasa menunjukkan pertumbuhan moderat di 52,1, mengindikasikan sektor jasa sebagai satu-satunya titik terang di tengah pelemahan sektor lainnya. Dari sisi AS, ekspektasi kenaikan kecil pada PMI manufaktur dan jasa memperkuat sentimen positif terhadap ekonomi Amerika, didukung oleh suku bunga tinggi yang menarik investor ke dolar. Perbedaan kinerja ekonomi ini, ditambah data ekonomi Inggris yang suram, terus menekan GBPUSD, yang masih sulit keluar dari tren pelemahan. Support terdekatnya di area 1.2530 dan resistance terdekatnya di zona 1.2660.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6510. Penurunan kinerja mata uang Dolar terjadi ditengah katalis positif yang mendukung penguatan pasangan mata uang ini setelah rilis data PMI Judo Bank Australia yang bervariasi. PMI manufaktur naik ke 49,4 di November dari 47,3 di Oktober, menunjukkan perlambatan kontraksi selama enam bulan terakhir. Namun, PMI jasa turun ke 49,6 dari 51,0, mencatat kontraksi pertama dalam sepuluh bulan. Penguatan AUD juga didukung oleh pandangan hawkish Reserve Bank of Australia (RBA), yang membuka peluang kenaikan suku bunga di masa depan, meskipun tekanan ekonomi dari mitra dagang utama seperti Tiongkok masih membayangi. Di sisi lain, dolar AS tetap kuat, dengan Indeks DXY mendekati 107, didukung data klaim pengangguran awal AS yang lebih rendah dari perkiraan. Meski peluang pemotongan suku bunga Federal Reserve pada Desember menurun, pasar masih menunggu data PMI AS dan laporan sentimen konsumen Michigan. Dengan kombinasi faktor ini, AUDUSD tetap dalam tren fluktuatif, dipengaruhi oleh data ekonomi global dan sikap kebijakan moneter yang berbeda antara RBA dan The Fed. Support terdekatnya di zona 0.6480 dan resistance terdekatnya di zona 0.6540
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5840. Dolar AS yang kuat menekan kinerja mata uang Kiwi, penguatan USD didukung oleh data klaim pengangguran awal AS yang turun menjadi 213.000, mengindikasikan pasar tenaga kerja tetap solid dan mendukung kemungkinan soft landing bagi ekonomi AS. Sikap hati-hati Federal Reserve (Fed), termasuk pernyataan Ketua Jerome Powell yang menegaskan tidak ada urgensi untuk menurunkan suku bunga, terus menopang dolar dan membebani Kiwi. Sementara itu, prospek kebijakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) juga menekan NZD. Ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin minggu depan, menyusul langkah serupa pada Oktober, semakin mengurangi daya tarik dolar Selandia Baru. Dengan ekonomi yang tumbuh lambat dan pasar tenaga kerja yang lemah, pandangan dovish ini menambah tekanan pada NZDUSD, yang masih berjuang di bawah pengaruh kebijakan moneter yang kontras antara RBNZ dan Fed. Support terdekatnya di area 0.5810 dan resistance terdekatnya di zona 0.5870.
USDJPY - Pasangan mata uang Yen turun ke zona 154.20. Mata uang USDJPY turun akibat Yen Jepang (JPY) menguat untuk hari kedua berturut-turut setelah rilis data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, dengan inflasi inti naik menjadi 2,3% pada Oktober. Pernyataan hawkish dari Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda juga menjaga ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember tetap hidup. Selain itu, paket stimulus ekonomi sebesar ¥39 triliun dari Perdana Menteri Shigeru Ishiba memberikan dukungan tambahan bagi JPY, meskipun penguatan ini dibatasi oleh meningkatnya imbal hasil obligasi AS dan suasana pasar yang cenderung risk-on. Support terdekatnya di zona 153.20 dan resistance terdekatnya di zona 155.30.
USDCAD - Pasangan mata uang Loonie naik ke area 1.3970. Naiknya kinerja mata uang ini didorong oleh penguatan dolar AS yang mencapai level tertinggi baru tahun ini. Pernyataan dari pejabat Federal Reserve (Fed), termasuk pandangan bahwa laju pemotongan suku bunga mungkin melambat karena inflasi menuju target 2%, memberikan dukungan lebih lanjut pada dolar. Di sisi Kanada, laporan inflasi terbaru menunjukkan akselerasi harga produk industri sebesar 1,2% pada Oktober, jauh di atas perkiraan 0,3%. Namun, dampaknya pada pasar terbatas karena perhatian terfokus pada rilis data penjualan ritel Kanada yang dijadwalkan Jumat. Meski ekspektasi pemotongan suku bunga 50 basis poin oleh Bank of Canada (BoC) pada Desember menurun setelah laporan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan, USDCAD tetap didukung oleh perbedaan kebijakan moneter antara BoC dan Fed, serta kekuatan fundamental dolar AS. Support terdekatnya di area 1.3920 dan resistance terdekatnya di zona 1.4010.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.8860. Sentimen bullish terhadap dolar AS didorong oleh ekspektasi bahwa kebijakan ekspansif Presiden terpilih Donald Trump, seperti pemotongan pajak dan kenaikan tarif impor, akan meningkatkan inflasi dan membatasi ruang Federal Reserve (Fed) untuk memangkas suku bunga secara agresif. Sementara itu, Franc Swiss menghadapi tekanan tambahan menjelang pidato Wakil Ketua Swiss National Bank (SNB) Martin Schlegel, yang sebelumnya menyatakan perlunya pengurangan suku bunga untuk menjaga stabilitas harga. Kombinasi faktor ini membuat pasangan USDCHF tetap terjaga dalam kisaran sempit, dengan bias teknis yang cenderung ke arah penguatan lebih lanjut. Support terdekatnya di zona 0.8830 dan resistance terdekatnya di zona 0.8890.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:00 AM | CHF | Gov Board Member Tschudin Speaks | - | - | - |
12:25 AM | USD | FOMC Member Goolsbee Speaks | - | - | - |
12:30 AM | USD | FOMC Member Hammack Speaks | - | - | - |
4:40 AM | USD | FOMC Member Barr Speaks | - | - | - |
5:00 AM | AUD | Flash Manufacturing PMI | 49.4 | - | 47.3 |
5:00 AM | AUD | Flash Services PMI | 49.6 | - | 51.0 |
6:30 AM | JPY | National Core CPI y/y | 2.3% | 2.2% | 2.4% |
7:01 AM | GBP | GfK Consumer Confidence | -18 | -21 | -21 |
7:30 AM | JPY | Flash Manufacturing PMI | 49.0 | 49.5 | 49.2 |
2:00 PM | EUR | German Final GDP q/q | - | 0.2% | 0.2% |
2:00 PM | GBP | Retail Sales m/m | - | -0.3% | 0.3% |
3:15 PM | EUR | French Flash Manufacturing PMI | - | 44.6 | 44.5 |
3:15 PM | EUR | French Flash Services PMI | - | 49.1 | 49.2 |
3:30 PM | EUR | German Flash Manufacturing PMI | - | 43.1 | 43.0 |
3:30 PM | EUR | German Flash Services PMI | - | 51.6 | 51.6 |
3:30 PM | EUR | ECB President Lagarde Speaks | - | - | - |
4:00 PM | EUR | Flash Manufacturing PMI | - | 46.0 | 46.0 |
4:00 PM | EUR | Flash Services PMI | - | 51.6 | 51.6 |
4:30 PM | GBP | Flash Manufacturing PMI | - | 50.0 | 49.9 |
4:30 PM | GBP | Flash Services PMI | - | 51.9 | 52.0 |
7:40 PM | CHF | SNB Chairman Schlegel Speaks | - | - | - |
8:00 PM | EUR | German Buba President Nagel Speaks | - | - | - |
8:30 PM | CAD | Core Retail Sales m/m | - | 0.3% | -0.7% |
8:30 PM | CAD | Retail Sales m/m | - | 0.4% | 0.4% |
8:30 PM | CAD | NHPI m/m | - | 0.1% | 0.0% |
9:45 PM | USD | Flash Manufacturing PMI | - | 48.8 | 48.5 |
9:45 PM | USD | Flash Services PMI | - | 55.2 | 55.0 |
10:00 PM | USD | Revised UoM Consumer Sentiment | - | 74.0 | 73.0 |
10:00 PM | USD | Revised UoM Inflation Expectations | - | 2.6% | 2.6% |