| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0540 | -0.09% |
GBPUSD | 1.2648 | -0.06% |
AUDUSD | 0.6500 | -0.15% |
NZDUSD | 0.5876 | -0.27% |
USDJPY | 155.41 | 0.03% |
USDCHF | 0.8844 | 0.14% |
USDCAD | 1.3975 | 0.05% |
GOLDUD | 2649.82 | 0.24% |
USD/IDR | 15880 | 0.41% |
Fokus GBPUSD:
Kamis, 21 November 2024 – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2650. Pasangan mata uang Poundsterling mengalami penurunan setelah laporan inflasi Inggris menunjukkan kenaikan yang melebihi ekspektasi pasar. Inflasi tahunan Inggris meningkat menjadi 2,3% pada Oktober dari 1,7% pada September, melampaui proyeksi 2,2%. Kenaikan ini terutama didorong oleh sektor perumahan dan energi, sementara inflasi inti naik menjadi 3,3% dari 3,2% sebelumnya. Tekanan inflasi ini memperkuat ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) mungkin akan menunda rencana pemangkasan suku bunga lebih lanjut pada tahun 2024, meskipun pertumbuhan ekonomi menunjukkan perlambatan.
Kalender ekonomi minggu ini relatif sepi, dengan fokus investor tertuju pada hasil survei Purchasing Managers Index (PMI) yang akan dirilis Jumat mendatang. Data PMI dari Inggris diperkirakan tetap stagnan, dengan PMI manufaktur di level 49,9 dan PMI jasa di level 51,8. Namun, jika data PMI AS menunjukkan perbaikan yang lebih kuat dari ekspektasi, Pound Sterling dapat menghadapi tekanan tambahan dari penguatan Dolar AS.
Dengan inflasi yang terus membebani kebijakan moneter, Bank of England berada di bawah tekanan untuk mempertahankan suku bunga lebih lama. Inflasi sektor jasa, yang meningkat dari 4,9% menjadi 5%, dianggap "lengket" dan menjadi perhatian utama BoE. Para analis memperkirakan bahwa BoE akan mengambil pendekatan hati-hati dalam pertemuan kebijakan Desember mendatang, sehingga peluang pemangkasan suku bunga semakin kecil. Ketidakpastian ini semakin menambah tekanan pada GBPUSD di pasar global.
Harga pada pasangan mata uang ini menurun. Support terdekatnya di area 1.2610 dan resistance terdekatnya di zona 1.2710. Support lanjutan di zona 1.2570 dan dilanjutkan ke zona 1.2510. Resistance lanjutan di zona 1.2760 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.2810.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0540. Pelemahan mata uang Euro dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga di tengah proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang solid. Di sisi lain, sentimen terhadap Euro melemah akibat ketidakpastian politik Jerman, tekanan geopolitik, dan laporan Bank Sentral Eropa (ECB) yang menyoroti risiko stabilitas keuangan. Sementara itu, kebijakan moneter ECB menunjukkan kecenderungan dovish. Dalam pertemuan Desember mendatang, bank sentral diperkirakan menurunkan suku bunga fasilitas deposito sebesar 25 basis poin menjadi 3%, mencatat penurunan keempat sepanjang tahun ini. Data ekonomi terkini menunjukkan pertumbuhan upah di Zona Euro naik menjadi 5,42% pada kuartal ketiga, namun hal ini belum cukup untuk mengatasi lemahnya permintaan domestik. Tekanan pada EURUSD diperkirakan berlanjut kecuali ECB mengisyaratkan langkah-langkah yang lebih tegas untuk mendorong perekonomian. Support terdekatnya di zona 1.0490 dan resistance terdekatnya di zona 1.0590.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6500. Pasangan Aussie menghadapi tekanan akibat kombinasi faktor fundamental yang membebani Dolar Australia. Risalah pertemuan Reserve Bank of Australia (RBA) menunjukkan sikap hawkish, dengan dewan bank sentral tetap waspada terhadap potensi kenaikan inflasi dan mempertahankan kebijakan moneter ketat. Namun, risiko perlambatan ekonomi akibat melemahnya pasar tenaga kerja dan anjloknya harga komoditas seperti bijih besi telah mengurangi daya tarik Dolar Australia. Selain itu, Australia juga terpengaruh oleh perlambatan ekonomi China, mitra dagang utamanya, yang menambah tantangan bagi pertumbuhan domestik. Dengan kondisi ekonomi Australia yang menghadapi tantangan signifikan dan stabilitas ekonomi global yang rapuh, AUDUSD diproyeksikan tetap berada di bawah tekanan. Ketiadaan katalis positif dari ekonomi domestik maupun mitra dagang utama seperti China membuat pemulihan Dolar Australia sulit terjadi dalam waktu dekat. Support terdekatnya di zona 0.6450 dan resistance terdekatnya di zona 0.6540
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5870. Pasangan Kiwi menghadapi tekanan di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) dan penguatan Dolar AS. Pasar memperkirakan RBNZ akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 4,25% pekan depan, dengan kemungkinan kejutan berupa pemangkasan yang lebih besar hingga 75 basis poin. Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar di Selandia Baru membebani daya tarik Dolar Selandia Baru (NZD), terutama di tengah melemahnya sentimen risiko global. Di sisi lain, Dolar AS mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa kebijakan Presiden AS terpilih Donald Trump dapat memicu inflasi, sehingga memperlambat laju pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Selain itu, ketegangan geopolitik akibat konflik Rusia-Ukraina semakin meningkatkan permintaan terhadap aset safe-haven seperti Dolar AS. Dengan situasi ini, pasangan NZDUSD diperkirakan akan tetap berada di bawah tekanan, terutama jika data ekonomi AS mendukung penguatan lebih lanjut bagi Greenback. Support terdekatnya di area 0.5850 dan resistance terdekatnya di zona 0.5910.
USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 155.41. Di sisi Jepang, Kementerian Keuangan Jepang pada hari Rabu ini menunjukkan bahwa total ekspor Jepang meningkat 3,1% dan impor tumbuh 0,4% dari tahun sebelumnya di bulan Oktober, menghasilkan defisit perdagangan sebesar ¥461,2 miliar. Selain itu pada pertemuan sebelumnya, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda memperingatkan agar tidak mempertahankan biaya pinjaman terlalu rendah dan mengisyaratkan kenaikan suku bunga lagi, namun tidak jelas mengenai waktunya dan tidak memberikan petunjuk mengenai kenaikan di bulan Desember. Support terdekatnya di zona 155.20 dan resistance terdekatnya di zona 155.85.
USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3975 terdorong oleh Dolar AS. Dari sisi Loonie, penurunan harga minyak mentah membebani Dolar Kanada (CAD) yang terkait dengan komoditas. Selain itu, ekspektasi yang lebih rendah bahwa Bank of Canada (BoC) kemungkinan memangkas suku bunga yang lebih rendah di bulan Desember. Pelaku pasar saat ini memprakirakan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin (bp) oleh BoC bulan depan. Fokus pasar ke depan mengawasi Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan AS, Indeks Manufaktur The Fed Philadelphia, Penjualan Rumah Baru, dan Indeks CB Leading, yang akan dirilis pada hari Kamis. Selain itu, Hammack dan Goolsbee dari Federal Reserve (The Fed) juga akan berbicara. Support terdekatnya di zona 1.3950 dan resistance terdekatnya di zona 1.4035.
USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8844 terdorong oleh kinerja Dolar AS karena para pelaku pasar menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan yang diusulkan Presiden terpilih AS Donald Trump dan spekulasi prospek penurunan suku bunga yang kurang agresif dari Federal Reserve. Support terdekatnya di zona 0.8800 dan resistance terdekatnya di zona 0.8859.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:15 AM | USD | FOMC Member Bowman Speaks | - | - | - |
4:00 AM | USD | FOMC Member Collins Speaks | - | - | - |
9:00 AM | NZD | Credit Card Spending y/y | -3.2% | - | 4.19% |
Tentative | JPY | BOJ Gov Ueda Speaks | - | - | - |
2:00 PM | GBP | Public Sector Net Borrowing | - | 13.0B | 16.6B |
3:00 PM | AUD | RBA Gov Bullock Speaks | - | - | - |
6:00 PM | GBP | CBI Industrial Order Expectations | - | -25 | -27 |
8:30 PM | CAD | IPPI m/m | - | 0.8% | -0.6% |
8:30 PM | CAD | RMPI m/m | - | 2.6% | -3.1% |
8:30 PM | USD | Unemployment Claims | - | 220K | 217K |
8:30 PM | USD | Philly Fed Manufacturing Index | - | 7.4 | 10.3 |
8:45 PM | USD | FOMC Member Hammack Speaks | - | - | - |
9:00 PM | GBP | MPC Member Mann Speaks | - | - | - |
10:00 PM | EUR | Consumer Confidence | - | -13 | -13 |
10:00 PM | USD | Existing Home Sales | - | 3.95M | 3.84M |
10:00 PM | USD | CB Leading Index m/m | - | -0.3% | -0.5% |