| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08980 | 0.02% |
GBPUSD | 1.29710 | 0.04% |
AUDUSD | 0.67320 | 0.09% |
NZDUSD | 0.60470 | 0.50% |
USDJPY | 158.340 | -0.03% |
USDCHF | 0.89390 | -0.02% |
USDCAD | 1.36700 | -0.04% |
GOLDUD | 2,468.430 | 0.48% |
COFU | 80.85 | -0.10% |
USD/IDR | 16,130 | 0.09% |
Rabu, 17 Juli 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau masih melanjutkan tren bearish dibebani oleh sentimen dari menguatnya potensi perang dagang UE dengan China, yang dipicu oleh ketidakpastian akan kelanjutan tarif sementara impor kendaraan listrik produksi China. Meski demikian, harapan penurunan suku bunga AS dan gangguan di jalur pelayaran Laut Merah membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Pertemuan Komisi Eropa untuk membahas lebih lanjut penerapan bea sementara hingga 37,6% terhadap kendaraan listrik produksi China, masih belum mencapai kesepakatan. Dari 15 negara anggota yang diminta untuk memberikan suara, empat menolak dan 11 lainnya tidak hadir, ungkap sumber pada hari Selasa. Keraguan di antara banyak anggota UE tersebut meningkatkan potensi perang dagang antara UE dengan China, yang sebelumnya telah mengancam akan melakukan pembalasan apabila tarif baru tersebut masih diberlakukan.
Sementara itu potensi penurunan suku bunga AS dalam waktu dekat semakin menguat setelah komentar dari Gubernur Federal Reserve Adriana Kugler yang pada hari Selasa menyatakan optimis bahwa inflasi akan kembali ke target bank sentral AS sebesar 2%, dengan melihat laju positif pada sektor barang, jasa dan perumahan yang berkontribusi terhadap berkurangnya tekanan harga. Kugler juga mengisyaratkan akan tepat untuk mulai melonggarkan kebijakan moneter pada akhir tahun ini jika kondisi perekonomian terus membaik.
Sentimen positif lainnya datang dari potensi gangguan lebih lanjut di jalur pelayaran Laut Merah pasca sebuah kapal tanker minyak berbendera Liberia, Chios Lion, yang menjadi korban serangan kelompok Houthi Yaman pada awal pekan, sedang menilai kerusakan dan potensi tumpahan minyak, kata Pusat Informasi Angkatan Laut Bersama (JMIC) Laut Merah dan Teluk Aden pada hari Selasa.
Dari sisi pasokan, grup industri API melaporkan stok minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 4,44 juta barel untuk pekan yang berakhir 12 Juli. Untuk stok bensin naik sebesar 365 ribu barel. Pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA untuk melihat kepastian gambaran permintaan di pasar energi AS.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $78 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:00 | USA - Fed Barkin Speech |
|
|
|
20:15 | USA - Industrial Production MoM |
| 0.3% | 0.7% |
20:35 | USA - Fed Waller Speech |
|
|
|
21:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
|
| -3.443M |
21:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
|
| -2.006M |