Home
>
News
>
Publication
>
Kebijakan European Central Bank (ECB) Menumbangkan EURUSD
Kebijakan European Central Bank (ECB) Menumbangkan EURUSD
Friday, 13 December 2024

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0480

-0.16%

GBPUSD

1.2675

-0.10%

AUDUSD

0.6367

-0.19%

NZDUSD

0.5770

-0.19%

USDJPY

152.62

0.05%

USDCHF

0.8916

0.10%

USDCAD

1.4220

0.11%

GOLDUD

2681.4

0.18%

USD/IDR

15945

0.09%

Fokus EURUSD:

  1. Suku bunga ECB
  2. Data Producer Price Index (PPI) AS

Jumat, 13 Desember 2024 - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0460. Euro (EUR) terus melemah terhadap Dolar AS (USD) setelah European Central Bank (ECB) memutuskan untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, membawa suku bunga deposito menjadi 3,00%. Langkah ini didorong oleh revisi turun pada proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi kawasan euro, dengan pertumbuhan di 2024 diperkirakan hanya 0,7%. Pemotongan suku bunga ini merupakan bagian dari upaya ECB untuk menstabilkan inflasi yang terus menurun. Namun, keputusan ini juga memberikan tekanan lebih lanjut pada nilai tukar Euro yang sudah melemah, terutama terhadap USD, di tengah ekspektasi pasar akan kebijakan moneter yang lebih longgar ke depan.

Disisi lain, Dolar AS menguat ke level tertinggi dalam 2,5 minggu, kenaikan ini didorong oleh data Producer Price Index (PPI) AS yang lebih tinggi dari perkiraan, naik 0,4% pada November dibanding ekspektasi 0,2%. Data ini menunjukkan tekanan inflasi yang masih kuat di sektor produsen, yang mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap langkah Federal Reserve. Meski pasar hampir yakin bahwa Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember, kekuatan data inflasi produsen ini memberikan ruang bagi pendekatan Fed yang lebih hati-hati dalam pemangkasan berikutnya.

Dengan langkah dovish dari ECB yang memangkas suku bunga dan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang lemah, sementara Dolar AS mendapatkan dukungan dari data inflasi produsen yang kuat, pasangan EURUSD mencatat pelemahan untuk hari kelima berturut-turut, turun lebih jauh dari level 1,0500. Ketidakpastian kebijakan moneter di kawasan euro dan potensi kenaikan inflasi di AS semakin memperlebar kesenjangan kekuatan antara Euro dan Dolar, menempatkan USD dalam posisi yang lebih dominan.

Harga pada pasangan mata uang EURUSD turun. Support terdekatnya di area 1.0390 dan resistance terdekatnya di zona 1.0510. Support lanjutan di zona 1.0340 dan dilanjutkan ke zona 1.0280. Resistance lanjutan di zona 1.0550 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.0590.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2660. Kinerja mata uang Inggris tertekan oleh Inflasi Indeks Harga Produsen (PPI) AS naik lebih cepat dari yang diperkirakan di bulan November, dan Klaim Pengangguran Awal mingguan AS juga naik lebih cepat dari perkiraan. Inflasi PPI AS naik menjadi 0,4% di bulan November, sementara inflasi bulan Oktober direvisi ke 0,3% dari 0,2% MoM. Pasar memperkirakan angka yang tidak lebih tinggi dari 0,2% MoM. Inflasi PPI inti meningkat menjadi 3,4% secara tahunan, melebihi ekspektasi kenaikan menjadi 3,2% dari 3,1% YoY. Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada 6 Desember juga naik ke level tertinggi sembilan minggu di 242K, lebih lanjut mengurangi minat risiko investor dan meleset dari perkiraan 220K. Dari Inggris, pasar perumahan menunjukkan performa positif dengan RICS Housing Price Balance naik menjadi 25% pada November, lebih tinggi dari ekspektasi. Selain itu, keyakinan bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan suku bunga di 4.75% semakin memperkuat Pound. Data GDP bulanan untuk Oktober yang akan dirilis Jumat juga menjadi perhatian pasar. Support terdekatnya di area 1.2620 dan resistance terdekatnya di zona 1.2810.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6360. Dolar Australia (AUD) terus berjuang melawan Dolar AS (USD) pada hari Jumat, tertekan oleh ancaman tarif dari pemerintahan Trump yang mendorong penguatan USD secara keseluruhan. Spekulasi tentang potensi tarif 10% pada barang-barang China turut memberikan tekanan pada pasangan AUDUSD, mengingat China adalah mitra dagang terbesar Australia. AUD sempat mendapat dukungan dari data ketenagakerjaan domestik yang dirilis pada Kamis. Perubahan jumlah tenaga kerja yang disesuaikan secara musiman naik 35.600, dengan total tenaga kerja mencapai 14.535.500 pada November. Tingkat pengangguran turun ke 3,9%, terendah sejak Maret, lebih baik dari perkiraan pasar sebesar 4,2%. Support terdekatnya di zona 0.6320 dan resistance terdekatnya di zona 0.6420

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5760. Mata uang Kiwi menghadapi tekanan dari penguatan Dolar AS yang didorong oleh laporan Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang lebih tinggi dari ekspektasi. Di sisi lain, ekonomi Selandia Baru menunjukkan pelemahan dengan Indeks Kinerja Manufaktur (PMI) turun menjadi 45.5 di November, mengindikasikan tekanan signifikan pada sektor manufaktur. Spekulasi tarif 10% pada barang-barang Tiongkok dari pemerintahan Trump memberikan angin sakal tambahan bagi NZD, mengingat Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Selandia Baru. Sementara itu, pasar keuangan hampir sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 basis poin oleh Federal Reserve pada pertemuan kebijakan 17-18 Desember, yang turut mendukung kekuatan USD di tengah data inflasi produsen yang solid. Support terdekatnya di area 0.5730 dan resistance terdekatnya di zona 0.5820.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen naik ke zona 152.80. Pasangan mata uang ini terdukung oleh dolar AS yang didukung oleh data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang lebih kuat dari ekspektasi pada November, dengan kenaikan 0,4% MoM, lebih tinggi dari revisi 0,3% pada Oktober. Secara tahunan, PPI naik dari 2,6% menjadi 3%. PPI inti tahunan naik 3,4%, melebihi estimasi. Disisi JPY, Laporan media terbaru mengindikasikan bahwa Bank of Japan (BoJ) tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan mendatang, yang semakin membebani Yen. Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan tetap mempertahankan sikap hawkish mendukung kenaikan imbal hasil obligasi AS, memberikan tekanan tambahan pada Yen yang menawarkan hasil lebih rendah. Sementara itu, survei Tankan triwulanan BoJ yang dirilis hari ini menunjukkan peningkatan kepercayaan bisnis di kalangan produsen besar Jepang pada kuartal keempat 2024. Data ini selaras dengan rencana BoJ untuk secara bertahap menaikkan suku bunga, yang mungkin menahan aksi jual agresif terhadap Yen. Support terdekatnya di zona 151.90 dan resistance terdekatnya di zona 153.50.

USDCAD - Pasangan mata uang Loonie naik ke area 1.4230. Naiknya kinerja mata uang Loonie terdorong oleh data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang lebih tinggi dari ekspektasi, yang menekan sentimen risiko dan mendorong USD/CAD ke level tertinggi baru di atas 1,4200. Inflasi PPI AS naik 0,4% MoM di November, melampaui perkiraan 0,2%, sementara inflasi inti PPI melonjak menjadi 3,4% YoY, mengalahkan ekspektasi 3,2%. Di sisi lain, keputusan Bank of Canada (BoC) untuk memangkas suku bunga menjadi 3,25% dari 3,75% semakin melemahkan CAD, dengan pelebaran perbedaan suku bunga yang membatasi dukungan struktural bagi mata uang tersebut. Kini, CAD berada di level terendah 56 bulan, mendekati harga yang terakhir terlihat pada Maret 2020. Support terdekatnya di area 1.4170 dan resistance terdekatnya di zona 1.4270.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.8920. Mata uang Swiss menguat sejalan dengan penguatan mata uang USD pasca rilis data PPI AS. Disisi Franc Swiss (CHF) setelah Swiss National Bank (SNB) secara tak terduga memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin, menurunkan suku bunga menjadi 0,50%. Pemangkasan ini, yang terbesar dalam 10 tahun terakhir, didorong oleh inflasi negatif selama dua bulan berturut-turut di -0,1% dan kekhawatiran bahwa inflasi dapat turun di bawah target 0%-2%. SNB juga menyebutkan risiko kebijakan ekonomi AS dan ketidakpastian politik di Eropa sebagai faktor tambahan. Langkah ini bertujuan untuk menghindari deflasi dan mengatasi apresiasi Franc Swiss, yang merugikan sektor ekspor. Meski demikian, SNB tetap membuka kemungkinan kembali ke kebijakan suku bunga negatif jika diperlukan, meskipun Presiden SNB Martin Schlegel menyatakan pemangkasan terbaru ini mengurangi peluang tersebut. Support terdekatnya di zona 0.8860 dan resistance terdekatnya di zona 0.8960.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:01am

USD

30-y Bond Auction

4.54|2.4

-

4.61|2.6

4:30am

NZD

BusinessNZ Manufacturing Index

45.5

-

45.7

4:45am

NZD

Visitor Arrivals m/m

0.60%

-

1.30%

6:50am

JPY

Tankan Manufacturing Index

14

13

13

6:50am

JPY

Tankan Non-Manufacturing Index

33

33

34

7:01am

GBP

GfK Consumer Confidence

-17

-18

-18

8:30am

AUD

RBA Assist Gov Hunter Speaks

 

 

 

11:30am

JPY

Revised Industrial Production m/m

-

3.0%

3.0%

2:00pm

EUR

German Trade Balance

-

15.7B

17.0B

2:00pm

EUR

German WPI m/m

-

0.2%

0.4%

2:00pm

GBP

GDP m/m

-

0.1%

-0.1%

2:00pm

GBP

Construction Output m/m

-

0.2%

0.1%

2:00pm

GBP

Goods Trade Balance

-

-16.1B

-16.3B

2:00pm

GBP

Index of Services 3m/3m

-

0.2%

0.1%

2:00pm

GBP

Industrial Production m/m

-

0.3%

-0.5%

2:00pm

GBP

Manufacturing Production m/m

-

0.2%

-1.0%

2:45pm

EUR

French Final CPI m/m

-

-0.1%

-0.1%

4:30pm

GBP

Consumer Inflation Expectations

-

-

2.70%

Tentative

CNY

New Loans

-

950B

500B

Tentative

CNY

M2 Money Supply y/y

-

7.6%

7.5%

All Day

All

G7 Meetings

-

-

-

5:00pm

EUR

Industrial Production m/m

-

0.0%

-2.0%

Tentative

GBP

NIESR GDP Estimate

-

-

0.1%

8:30pm

CAD

Capacity Utilization Rate

-

78.9%

79.1%

8:30pm

CAD

Manufacturing Sales m/m

-

1.2%

-0.5%

8:30pm

CAD

Wholesale Sales m/m

-

0.6%

0.8%

8:30pm

USD

Import Prices m/m

-

-0.2%

0.3%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788