| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1701 | -0.11% |
GBPUSD | 1.3512 | -0.10% |
AUDUSD | 0.6735 | 0.25% |
NZDUSD | 0.5784 | 0.14% |
USDJPY | 156.59 | 0.13% |
USDCHF | 0.7955 | 0.04% |
USDCAD | 1.3813 | 0.09% |
GOLDUD | 4498.54 | -0.86% |
USD/IDR | 16,757 | 0.00% |
Fokus AUD/USD:
Rabu, 07 Januari 2026 - Dolar Australia dibuka di 0.6735 dan menguat 0.25%. Penguatan AUD/USD pada perdagangan terbaru terutama ditopang oleh rilis data ekonomi Australia yang menunjukkan ketahanan fundamental domestik. Inflasi konsumen Australia pada November memang melambat menjadi 3,4% secara tahunan, namun level tersebut masih berada di atas target resmi Reserve Bank of Australia (RBA). Yang lebih penting bagi pasar, inflasi inti tetap persisten dan aktivitas sektor properti menunjukkan lonjakan signifikan melalui kenaikan tajam izin pembangunan. Kombinasi ini memperkuat persepsi bahwa tekanan harga belum sepenuhnya jinak dan membuka ruang bagi RBA untuk mempertahankan sikap kebijakan yang lebih ketat dibandingkan bank sentral utama lainnya.
Dari sisi kebijakan moneter, ekspektasi bahwa RBA belum sepenuhnya mengakhiri siklus pengetatan menjadi katalis utama bagi penguatan Dolar Australia. Sejumlah survei ekonom menilai inflasi Australia berpotensi bertahan lebih lama, sehingga kemungkinan penyesuaian suku bunga lanjutan tetap terbuka, terutama jika inflasi kuartal IV kembali mengejutkan ke atas. Sikap ini menempatkan Australia pada posisi yang relatif lebih hawkish di tengah tren global yang mulai condong ke arah pelonggaran, sehingga meningkatkan daya tarik AUD bagi investor global.
Sementara itu, penguatan AUD juga didukung oleh melemahnya Dolar AS secara struktural. Data ekonomi AS yang terus menunjukkan perlambatan, khususnya di sektor manufaktur dan pasar tenaga kerja, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve. Pernyataan pejabat Fed yang cenderung dovish serta ketidakpastian arah kebijakan pasca pergantian pimpinan bank sentral AS semakin menekan Greenback. Dalam kondisi ini, AUD/USD diuntungkan oleh perbedaan prospek kebijakan moneter dan membaiknya sentimen risiko global, sehingga pasangan ini mempertahankan bias menguat dalam jangka pendek.
Sentimen positif masih mendominasi, dengan support di 0.6705 dan resistance di 0.6765.
EURUSD - Euro dibuka di 1.1701 dan melemah -0.11%. EUR/USD bergerak melemah setelah gagal mempertahankan penguatan sebelumnya, seiring memburuknya data ekonomi kawasan Eropa yang kembali menekan sentimen terhadap Euro. Revisi turun indeks aktivitas sektor jasa Zona Euro menegaskan bahwa momentum pemulihan ekonomi belum cukup solid, terutama di tengah melemahnya permintaan domestik dan berkurangnya tekanan harga. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa ruang kebijakan moneter longgar di Eropa masih terbuka, sehingga membatasi daya tarik Euro dalam jangka pendek. Di sisi lain, meskipun data ekonomi Amerika Serikat juga menunjukkan perlambatan, tekanan terhadap Dolar AS relatif lebih terbatas karena pasar masih menunggu konfirmasi arah kebijakan moneter The Fed melalui data ketenagakerjaan. Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur terhadap Euro, sehingga EUR/USD tetap berada dalam tekanan, terutama selama belum ada katalis kuat dari Eropa yang mampu mengubah persepsi pertumbuhan dan inflasi. Tekanan jual masih terlihat terbatas, dengan support terdekat di 1.1675 dan resistance di 1.1735.
GBPUSD - Poundsterling dibuka di 1.3512 dan turun -0.10%. GBP/USD turut mengalami pelemahan setelah sebelumnya mencatat kenaikan, seiring Dolar AS kembali menemukan dukungan moderat dari stabilisasi sentimen global. Pound Sterling masih dihadapkan pada dilema kebijakan, di mana tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda berhadapan dengan tanda-tanda perlambatan ekonomi domestik Inggris. Hal ini membuat ruang kebijakan Bank of England terlihat semakin sempit dan mengurangi keyakinan pasar terhadap keberlanjutan penguatan Pound. Selain itu, minimnya rilis data domestik Inggris dalam waktu dekat membuat pergerakan GBP/USD lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, terutama perkembangan ekonomi AS. Ketika Dolar AS mampu mempertahankan posisinya menjelang rilis data ketenagakerjaan utama, Sterling cenderung kehilangan momentum, sehingga GBP/USD bergerak lebih defensif dalam jangka pendek. Pergerakan cenderung konsolidatif, dengan support di 1.3485 dan resistance terdekat di 1.3550.
NZDUSD - Kiwi dibuka di 0.5784 dan naik 0.14%. NZD/USD justru mencatat penguatan berkelanjutan di tengah membaiknya sentimen risiko global dan melemahnya tekanan terhadap Dolar AS. Data ekonomi Selandia Baru yang relatif solid, khususnya pertumbuhan ekonomi yang melampaui ekspektasi, memperkuat keyakinan bahwa fase pelonggaran kebijakan moneter telah berakhir. Hal ini membuat Dolar Selandia Baru tampil lebih menarik dibandingkan mata uang lain yang masih dibayangi ketidakpastian kebijakan. Di sisi global, melemahnya indikator manufaktur AS dan meningkatnya ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed mendorong investor untuk kembali masuk ke aset berisiko. NZD, sebagai mata uang sensitif terhadap sentimen risiko, diuntungkan oleh kondisi ini. Selama tidak terjadi lonjakan risiko geopolitik yang signifikan, NZD/USD berpotensi mempertahankan kecenderungan menguat. Penguatan masih terjaga secara moderat, dengan support terdekat di 0.5755 dan resistance di 0.5815.
USDJPY - Yen Jepang melemah terhadap dolar AS, dengan USDJPY dibuka di 156.59 dan naik 0.13%. USD/JPY bergerak menguat seiring melemahnya Yen Jepang, yang kehilangan daya tariknya sebagai aset lindung nilai ketika sentimen risiko global membaik. Meredanya kekhawatiran geopolitik dalam jangka pendek membuat permintaan terhadap Yen menurun, sementara ketidakpastian mengenai waktu kenaikan suku bunga lanjutan oleh Bank of Japan menahan minat beli terhadap mata uang tersebut. Sementara itu, Dolar AS tetap mendapat dukungan relatif meskipun data ekonomi menunjukkan perlambatan. Perbedaan arah kebijakan moneter antara AS dan Jepang masih menjadi faktor utama yang menopang USD/JPY. Selama Bank of Japan belum memberikan sinyal yang lebih tegas mengenai percepatan normalisasi kebijakan, pasangan ini cenderung bertahan di level yang lebih tinggi. Pergerakan cenderung stabil, dengan support di 156.20 dan resistance di 157.10.
USDCHF - Pasangan USDCHF dibuka di 0.7955 dan menguat tipis 0.04%. USD/CHF mencatat penguatan seiring melemahnya Franc Swiss, yang gagal menarik minat lindung nilai secara signifikan meskipun ketegangan geopolitik masih ada. Data ekonomi Swiss yang relatif stabil belum cukup kuat untuk mendorong ekspektasi perubahan kebijakan moneter dalam waktu dekat, sehingga CHF kehilangan katalis penguatan baru. Di sisi lain, Dolar AS kembali mendapat dukungan dari arus aman selektif dan ekspektasi bahwa pelonggaran kebijakan moneter akan dilakukan secara bertahap. Ketika ketidakpastian global tidak cukup tinggi untuk mendorong permintaan besar terhadap Franc Swiss, USD/CHF cenderung bergerak menguat dengan stabil dalam jangka pendek. Bias pergerakan masih terbatas, dengan support di 0.7930 dan resistance di 0.7985.
USDCAD - USDCAD dibuka di 1.3813 dan naik 0.09%. USD/CAD bergerak menguat didukung oleh tekanan terhadap Dolar Kanada, yang sensitif terhadap perkembangan harga komoditas energi. Prospek meningkatnya pasokan minyak global, termasuk dari potensi perubahan dinamika produksi Venezuela, menekan harga minyak dan secara tidak langsung melemahkan CAD. Hal ini mengurangi salah satu pilar utama dukungan fundamental bagi mata uang Kanada. Di sisi lain, meskipun Dolar AS tidak sepenuhnya kuat, posisinya relatif lebih stabil dibandingkan CAD. Ketidakpastian arah kebijakan The Fed memang membatasi penguatan USD, namun kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Kanada dan ketergantungan pada sektor energi membuat USD/CAD tetap bergerak ke arah penguatan. Penguatan relatif terbatas, dengan support terdekat di 1.3785 dan resistance di 1.3850.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
2:00am | USD | President Trump Speaks | - | - | - |
4:30am | USD | API Weekly Statistical Bulletin | - | - | - |
7:30am | AUD | CPI m/m | 0.0% | 0.1% | 0.0% |
7:30am | AUD | CPI y/y | 3.4% | 3.6% | 3.8% |
7:30am | AUD | Trimmed Mean CPI m/m | 0.3% | 0.2% | 0.3% |
7:30am | AUD | Building Approvals m/m | 15.2% | 1.9% | -6.1% |
2:00pm | EUR | German Retail Sales m/m | - | 0.2% | -0.3% |
3:00pm | CHF | Foreign Currency Reserves | - | - | 727B |
3:55pm | EUR | German Unemployment Change | - | 5K | 1K |
4:30pm | GBP | Construction PMI | - | 42.4 | 39.4 |
4:30pm | GBP | Housing Equity Withdrawal q/q | - | -8.7B | -16.1B |
5:00pm | EUR | Core CPI Flash Estimate y/y | - | 2.4% | 2.4% |
5:00pm | EUR | CPI Flash Estimate y/y | - | 2.0% | 2.1% |
5:00pm | EUR | Italian Prelim CPI m/m | - | 0.2% | -0.2% |
Tentative | EUR | German 10-y Bond Auction | - | - | 2.67|2.0 |
8:15pm | USD | ADP Non-Farm Employment Change | - | 49K | -32K |
10:00pm | CAD | Ivey PMI | - | 49.5 | 48.4 |
10:00pm | USD | ISM Services PMI | - | 52.2 | 52.6 |
10:00pm | USD | JOLTS Job Openings | - | 7.61M | 7.67M |
10:00pm | USD | Factory Orders m/m | - | -1.1% | 0.2% |
10:30pm | USD | Crude Oil Inventories | - | -1.2M | -1.9M |