| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0812 | 0.03% |
GBPUSD | 1.2972 | 0.01% |
AUDUSD | 0.6581 | -0.11% |
NZDUSD | 0.5979 | 0.03% |
USDJPY | 153.28 | -0.22% |
USDCHF | 0.8654 | -0.08% |
USDCAD | 1.3891 | -0.02% |
GOLDUD | 2743.32 | 0.51% |
USD/IDR | 15725 | 0.10% |
Fokus AUDUSD:
Selasa, 29 Oktober 2024 - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6570. Pasangan mata uang Aussie mengalami penurunan di tengah ketidakpastian pasar menjelang rilis data Inflasi Konsumen (CPI) Australia kuartal ketiga yang dijadwalkan pada hari Rabu. Meskipun RBA diperkirakan tidak akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, ketidakpastian mengenai efektivitas kebijakan stimulus Tiongkok turut membebani pergerakan AUD. Dengan suku bunga tunai saat ini di 4,35%, RBA menilai bahwa suku bunga yang tinggi ini cukup restriktif untuk menekan inflasi kembali ke target 2%-3% tanpa merugikan pasar tenaga kerja. Sikap hawkish dari RBA membantu membatasi penurunan AUD meskipun tekanan eksternal tetap ada.
Disisi data USD, Indeks Manufaktur Fed Dallas membaik menjadi -3,0 di bulan Oktober, naik dari -9,0 di bulan September tetapi masih di bawah ekspektasi analis -1. Indeks Produksi meningkat dari -3,2 menjadi +14,6, mengindikasikan peningkatan aktivitas pabrik di Texas, meskipun pesanan baru dan prospek masih berada di wilayah negatif. Imbal hasil obligasi naik sebagai respon, tetapi dolar AS menunjukkan sedikit pelemahan.
Di sisi lain, situasi ekonomi China menambah kompleksitas pada pergerakan mata uang global, khususnya terhadap Dollar Aussie. Data terbaru menunjukkan penurunan laba industri sebesar 3,5% pada periode Januari-September, kontras dengan peningkatan 0,5% pada bulan Agustus, yang menunjukkan adanya perlambatan permintaan domestik yang berdampak pada ekspor dari negara-negara mitra seperti Australia. Jika Beijing mengambil langkah-langkah stimulus untuk mengatasi penurunan ini, hal tersebut dapat menciptakan peluang pemulihan permintaan, namun pasar masih mempertimbangkan dampak jangka pendek dari data yang melemah ini.
Harga pada pasangan mata uang ini melemah. Support terdekatnya di zona 0.6530 dan resistance terdekatnya di zona 0.6610. Support lanjutan di zona 0.6500 dan dilanjutkan ke zona 0.6470. Resistance lanjutan di zona 0.6650 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6700.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0810. Penguatan pasangan mata uang Euro didukung oleh turunnya kinerja mata uang USD. Data sentimen konsumen Jerman dari GfK yang dijadwalkan rilis nanti diperkirakan memberikan petunjuk pada prospek ekonomi kawasan Euro. Di sisi lain, perbedaan pandangan di antara pembuat kebijakan ECB terkait suku bunga membuat pasar cenderung berhati-hati. Gubernur bank sentral Belgia, Pierre Wunsch, menyatakan bahwa belum ada urgensi untuk mempercepat pemangkasan suku bunga, sementara kepala bank sentral Portugal, Mario Centeno, menganggap pemangkasan 50 basis poin (bps) sebaiknya menjadi opsi yang dipertimbangkan pada Desember mendatang. Situasi ini membatasi pelemahan Euro, terutama di tengah ekspektasi stabilitas inflasi di bawah target 2% ECB. Support terdekatnya di zona 1.0780 dan resistance terdekatnya di zona 1.0850.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2970. Kinerja mata uang Poundsterling menguat di tengah spekulasi bahwa Bank of England (BoE) mungkin akan menurunkan suku bunga dalam dua pertemuan mendatang tahun ini. Meskipun terdapat ekspektasi pemangkasan suku bunga, pernyataan hawkish dari anggota Komite Kebijakan Moneter BoE, Megan Greene, membantu membatasi penurunan Pound Sterling (GBP). Greene menekankan bahwa kebijakan moneter perlu tetap berfokus pada pengendalian inflasi meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, mencerminkan kehati-hatian di tengah tekanan harga. Di sisi lain, pandangan serupa juga disampaikan oleh Catherine Mann dari BoE, yang menyebutkan bahwa terlalu dini untuk memangkas suku bunga di tengah struktur upah yang tinggi, sehingga GBP cenderung stabil menjelang pidato Gubernur BoE, Andrew Bailey. Support terdekatnya di area 1.2920 dan resistance terdekatnya di zona 1.3030.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5970. Kinerja mata uang Dolar Selandia Baru menunjukkan tekanan akibat faktor-faktor fundamental baik dari sisi domestik New Zealand maupun pergerakan USD yang kuat. Dari sisi New Zealand, katalis utama yang memengaruhi pergerakan NZD adalah ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada permintaan ekspor New Zealand, terutama karena perlambatan ekonomi di China. Penurunan permintaan dari pasar ekspor utama seperti China menciptakan tekanan tambahan pada mata uang ini, memperparah dampak dari tren global yang sedang berlangsung. Pasar mengamati kebijakan ekonomi yang mungkin diambil oleh bank sentral New Zealand untuk menstabilkan mata uang di tengah melemahnya permintaan eksternal ini. Support terdekatnya di area 0.5940 dan resistance terdekatnya di zona 0.6010.
USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 153.28. Disisi Jepang, yen melemah karena kehilangan mayoritas parlemen untuk koalisi berkuasa di Jepang pada pemilu akhir pekan menimbulkan ketidakpastian mengenai kondisi politik dan politik negara tersebut yang pada akhirnya menjadi pertanda buruk bagi pertumbuhan ke depan karena Shigeru Ishiba tidak akan menjadi satu-satunya pengurus ekonomi. Ini juga telah melemahkan harapan kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Bank of Japan (BoJ) tahun ini.Sementara itu, kinerja Dolar AS melemah karena pasar menantikan serangkaian data ekonomi penting AS pada minggu ini yang dapat menjadi Gambaran terkait dengan kebijakan tingkat suku bunga The Fed yang akan diambil dengan spekulasi pasar bahwa The Fed kemungkinan menurunkan tingkat suku bunga pada pertemuan mendatang. Support terdekatnya di zona 153.00 dan resistance terdekatnya di zona 153.45.
USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3891 terseret oleh kinerja Dolar AS di tengah penurunan harga minyak mentah yang melemahkan Loonie karena Kanada adalah eksportir minyak mentah utama ke Amerika Serikat. Selain itu, data domestic penjualan ritel Kanada pada hari Jumat menunjukan data ekonomi yang melemah, Penjualan Ritel meningkat 0,4% MoM di bulan Agustus dari kenaikan 0,9% di bulan Juli, di bawah konsensus pasar sebesar 0,5%. Support terdekatnya di zona 1.3870 dan resistance terdekatnya di zona 1.3915.
USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8654 akibat Dolar AS yang melemah membebani pasangan mata uang ini. Fokus pelaku pasar selanjutnya menantikan data PDB AS kuartal ketiga, dengan pertumbuhan tahunan stabil 3% di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Support terdekatnya di zona 0.8630 dan resistance terdekatnya di zona 0.8680.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:30 AM | CAD | BOC Gov Macklem Speaks | - | - | - |
6:30 AM | JPY | Unemployment Rate | 2.4% | 2.5% | 2.5% |
7:01 AM | GBP | BRC Shop Price Index y/y | -0.8% | -0.5% | -0.6% |
2:00 PM | EUR | German GfK Consumer Climate | - | -20.4 | -21.2 |
4:30 PM | GBP | M4 Money Supply m/m | - | 0.10% | -0.10% |
4:30 PM | GBP | Mortgage Approvals | - | 65K | 65K |
4:30 PM | GBP | Net Lending to Individuals m/m | - | 4.1B | 4.2B |
7:30 PM | USD | Goods Trade Balance | - | -95.9B | -94.3B |
7:30 PM | USD | Prelim Wholesale Inventories m/m | - | 0.1% | 0.1% |
8:00 PM | USD | S&P/CS Composite-20 HPI y/y | - | 4.9% | 5.9% |
8:00 PM | USD | HPI m/m | - | 0.1% | 0.1% |
9:00 PM | USD | CB Consumer Confidence | - | 99.5 | 98.7 |
9:00 PM | USD | JOLTS Job Openings | - | 7.98M | 8.04M |