| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.06670 | 0.06% |
GBPUSD | 1.22460 | 0.11% |
AUDUSD | 0.63350 | 0.21% |
NZDUSD | 0.58430 | 0.17% |
USDJPY | 149.710 | -0.07% |
USDCHF | 0.89100 | -0.07% |
USDCAD | 1.36860 | -0.06% |
GOLDUD | 1,972.470 | 0.26% |
COFU | 86.15 | 0.02% |
USD/IDR | 15,880 | 0.00% |
Selasa, 24 Oktober 2023 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak stabil cenderung bullish didukung oleh kekhawatiran akan meluasnya konflik Israel - Hamas, serta ditambah dengan isyarat memanasnya tensi antara AS dengan Iran.
Konflik Israel - Hamas berpotensi meningkat menjadi konflik yang lebih luas pasca Kepala Staf Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi pada hari Senin melontarkan pernyataan bahwa Israel tidak berniat membatasi serangannya di Jalur Gaza yang berpenduduk padat dan mengisyaratkan telah mempersiapkan diri dengan baik untuk serangan darat di Israel selatan, yang berbatasan langsung dengan Gaza. Halevi menambahkan bahwa Israel sedang mempersiapkan serangan tanpa henti untuk dapat membubarkan Hamas.
Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, di tengah gejolak konflik Israel yang memicu kehawatiran akan meluas ke wilayah lain di Timur Tengah, juru bicara Gedung Putih, John Kirby pada hari Senin mengatakan Iran dalam beberapa kasus “secara aktif memfasilitasi” serangan roket dan drone oleh kelompok proksi yang didukung Iran terhadap pangkalan militer AS di Irak dan Suriah, dan Presiden Biden telah mengarahkan Departemen Pertahanan untuk bersiap menghadapi serangan yang telah meningkat selama sepekan terakhir, terutama dalam beberapa hari terakhir. Kirby menambahkan bahwa AS yakin kelompok-kelompok ini didukung oleh Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan pemerintah Iran, yang juga terus mendukung kelompok militan Hamas dan Hizbullah. Situasi tersebut berpotensi menyebabkan AS menerapkan sanksi baru lebih lanjut terhadap Iran, terutama yang menargetkan sektor perminyakan Iran.
Sementara itu, Rusia dan Iran memperkuat hubungan bilateral melalui proyek energi dan logistik, ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa pagi setelah pemimpinnya, Sergei Lavrov, diterima oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi saat berkunjung ke Teheran. Menanggapi pertemuan Rusia dan Iran tersebut, AS mengatakan bahwa mereka prihatin dengan “kemitraan pertahanan yang berkembang” antara Iran dan Rusia, yang menimbulkan risiko tidak hanya bagi Ukraina tetapi juga bagi negara-negara tetangga Iran.
Untuk indikator yang menjadi pantauan pasar dan akan dirilis dalam waktu dekat adalah laporan persediaan minyak mentah dan bensin AS versi grup industri American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa pukul 16.30 ET, dan disusul oleh laporan versi pemerintah dari Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu pukul 10.30 ET. Kedua laporan tersebut biasanya dijadikan indikator oleh pelaku untuk melihat tren permintaan di pasar energi AS dalam sepekan.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $88 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $84 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:45 | USA - S&P Global Manufacturing PMI Flash |
| 49.5 | 49.8 |
20:45 | USA - S&P Global Services PMI Flash |
| 49.8 | 50.1 |