Home
>
News
>
Publication
>
Inflasi Swiss Menurun, Membuka Jalan Bagi Penurunan Suku Bunga Pertemuan Mendatang
Inflasi Swiss Menurun, Membuka Jalan Bagi Penurunan Suku Bunga Pertemuan Mendatang
Friday, 04 October 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1031

-0.01%

GBPUSD

1.3123

-0.10%

AUDUSD

0.6840

-0.12%

NZDUSD

0.6211

-0.10%

USDJPY

146.91

0.03%

USDCHF

0.8531

0.09%

USDCAD

1.3554

0.05%

GOLDUD

2654.09

0.16%

USD/IDR

15480

0.29%

Fokus USDCHF:

  1. Inflasi Swiss turun ke level terendah dalam tiga tahun terakhir
  2. Pasar menunggu rilisnya NFP AS pada hari ini

Jumat, 04 Oktober 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDCHF naik ke zona 0.8531 setelah rilisnya IHK Swiss yang lebih lemah dari perkiraan

Pada hari Kamis, Indeks Harga Konsumen Swiss melambat ke 0,8% pada basis tahunan pada bulan September, turun dari ekspektasi pasar dan angka bulan Agustus 1,1%. Ini adalah tingkat inflasi terendah sejak September 2021. Selain itu, tingkat inflasi bulanan turun 0,3%, melebihi perkiraan turun 0,1%, setelah tetap datar pada bulan Agustus. Menanggapi lemahnya inflasi, SNB pelopor dalam siklus penurunan suku bunga yang sedang berlangsung di Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa, dimana pada pertemuan minggu lalu memangkas suku bunga menjadi 1,0%, yang merupakan pemotongan ketiga tahun ini dan mengindikasikan akan terjadi penurunan lebih lanjut. Ketua bank sentral yang baru, Martin Schlegel, telah memprioritaskan stabilitas harga menjaga inflasi pada kisaran 0-2% dan mengatakan bahwa risiko inflasi kini lebih mengarah ke sisi negatifnya.

Di sisi Dolar AS, data ekonomi AS sebelumnya menunjukan perubahan Ketenagakerjaan ADP AS menunjukkan peningkatan 143.000 pekerjaan pada bulan September, melampaui antisipasi 120.000 pekerjaan. Lebih jauh, gaji tahunan naik 4,7% pada basis tahunan. Jumlah total pekerjaan yang ditambahkan pada bulan Agustus direvisi lebih tinggi dari 99.000 menjadi 103.000. Laporan ini mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja berada dalam kondisi yang lebih baik daripada yang diperkirakan sebelumnya pada awal kuartal ketiga. Fokus pasar kedepan menunggu data penting ekonomi AS pada Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang dikenal luas diperkirakan akan menunjukkan bahwa ekonomi menambahkan 140.000 pekerjaan di bulan September, sedikit lebih rendah dari 142.000 di bulan sebelumnya, dan Tingkat Pengangguran bertahan stabil di 4,2%. Selain itu, Pendapatan rata-rata per jam (Average Hourly Earnings) akan dilihat sebagai petunjuk mengenai besarnya penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan kebijakan berikutnya di bulan November.

Harga pada pasangan mata uang ini turun. Support terdekatnya di zona 0.8495 dan resistance terdekatnya di zona 0.8551. Support lanjutan di zona 0.8460 dan dilanjutkan ke zona 0.8411. Resistance lanjutan di zona 0.8582dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.8601.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.1030. Penurunan kinerja mata uang Euro terdorong melemah akibat rilis data ekonomi AS yang positif. Indeks PMI Jasa AS yang lebih baik dari ekspektasi (54,9 pada bulan September) menunjukkan sektor jasa yang kuat, memperkuat harapan bahwa ekonomi AS akan menghindari resesi yang keras. Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah meningkatkan permintaan terhadap USD sebagai aset safe-haven. Faktor-faktor ini telah memberikan tekanan pada pasangan EUR/USD, yang diperkirakan akan tetap defensif menjelang rilis data ketenagakerjaan AS (Nonfarm Payrolls) yang penting. Di sisi lain, EUR terus melemah seiring dengan prospek ekonomi zona Euro yang suram. Inflasi di kawasan ini turun di bawah target ECB (1,8% pada September), memicu spekulasi bahwa bank sentral Eropa akan melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut. Hal ini diperburuk oleh PMI Jasa Eurozone yang juga menurun, menambah tekanan pada EUR. Dengan kebijakan moneter yang cenderung lebih longgar di Eropa dan ketidakpastian ekonomi yang membayangi, Euro kemungkinan akan terus mengalami tekanan terhadap USD yang lebih kuat. Support terdekatnya di zona 1.0990 dan resistance terdekatnya di zona 1.1060.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.3130. Sentimen terhadap mata uang USD yang tetap kuat didorong oleh data ekonomi AS yang positif, seperti peningkatan PMI Jasa AS yang lebih baik dari perkiraan (54,9 di September) menenggelamkan kinerja mata uang GBPUSD. Data pasar tenaga kerja yang juga solid meredam ekspektasi untuk penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang lebih agresif, memperkuat permintaan terhadap USD. Disisi lain, GBP tetap datar terhadap USD karena pound tidak memiliki data ekonomi baru untuk mendorong pergerakan. Kekhawatiran atas Anggaran Musim Gugur Inggris, terutama proyeksi defisit sebesar £22 milyar, membebani sentimen GBP. Investor khawatir bahwa kenaikan pajak dan pemotongan belanja yang akan datang dapat semakin menghambat mata uang. Kinerja yang lemah ini bertahan meskipun data ketenagakerjaan AS yang positif mendorong dolar. Para trader mengamati rilis PMI jasa Inggris hari Kamis untuk mengetahui arah lebih lanjut. Support terdekatnya di areal 1.3060 dan resistance terdekatnya di zona 1.3210.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6840.  Mata uang Aussie tertekan akibat penguatan yang terjadi pada Indeks Dolar AS yang menguat pasca rilis data ekonomi AS terbaru yang solid, laporan ISM Services PMI yang lebih baik dari perkiraan serta data ketenagakerjaan yang kuat menopang kinerja USD dan menekan kinerja mata uang AUD. Data ADP Employment Change yang menunjukkan penambahan 143.000 pekerjaan di bulan September telah mengurangi ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga Federal Reserve yang lebih agresif. Dengan pasar yang kini menanti laporan Nonfarm Payrolls AS, sentimen terhadap USD tetap kuat, terutama jika data pekerjaan kembali mengesankan. Hal ini dapat menambah tekanan pada AUDUSD, yang mungkin menghadapi penurunan lebih lanjut jika data AS mendukung kebijakan moneter yang lebih ketat dari Fed. Disisi lain, adanya sentimen positif terhadap mata uang AUD, didorong oleh prospek hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA) dan data ekonomi domestik yang mengesankan. Pertumbuhan penjualan ritel yang melampaui ekspektasi untuk bulan Agustus mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat, dengan pasar hampir sepenuhnya menyingkirkan potensi pemotongan pada pertemuan RBA di bulan November. Selain itu, stimulus ekonomi di China, mitra dagang terbesar Australia, telah mendukung kenaikan harga komoditas, yang memberikan dorongan lebih lanjut bagi AUD. Namun, ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi membatasi sentimen risiko yang sensitif terhadap AUDUSD. Support terdekatnya di zona 0.6800 dan resistance terdekatnya di zona 0.6860

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.6210.  Sentimen terhadap mata uang NZD saat ini berada di bawah tekanan, terutama karena ekspektasi kuat akan pemotongan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Pasar memperkirakan kemungkinan besar bahwa RBNZ akan menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,75% pada pertemuan minggu depan, setelah sebelumnya memotong 25 bps pada bulan Agustus. Selain itu, data ekonomi domestik yang kurang menggembirakan menambah alasan bagi bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut. Di sisi lain, USD terus memperkuat posisinya, didukung oleh data pekerjaan AS yang kuat dan prospek kebijakan moneter yang lebih stabil dari Federal Reserve. Pernyataan dari pejabat Fed, seperti Thomas Barkin, menunjukkan bahwa meskipun ada pemotongan suku bunga besar-besaran baru-baru ini, perang melawan inflasi belum selesai. Data pekerjaan AS yang akan dirilis, seperti Nonfarm Payrolls (NFP), juga dipantau ketat oleh pasar, yang jika hasilnya kuat, akan semakin mendukung USD. Kombinasi dari penguatan USD dan ekspektasi kebijakan longgar dari RBNZ kemungkinan akan menekan pasangan NZDUSD dalam waktu dekat. Support terdekatnya di areal 0.6180 dan resistance terdekatnya di zona 0.6250.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 146.91 Anggota dewan Bank of Japan  Asahi Noguchi mengatakan Bank sentral Jepang memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut tetapi harus bergerak dengan hati-hati dan perlahan untuk menghindari dampak buruk terhadap perekonomian. Komentar dari anggota dewan Bank of Japan Asahi Noguchi muncul sehari setelah Jepang perdana menteri baru, Shigeru Ishiba, mengatakan perekonomian belum siap untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut. Menteri perekonomian baru Jepang, Ryosei Akazawa, mengatakan pada hari Jumat bahwa waktu perubahan kebijakan moneter Bank of Japan harus selaras dengan tujuan pemerintah yang lebih luas untuk keluar dari deflasi. Support terdekatnya di zona 146.60 dan resistance terdekatnya di zona 147.23.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3554 Di sisi Kanada, perekonomian jasa Kanada memburuk pada bulan September karena perusahaan-perusahaan melepaskan pekerjaan dan bisnis baru turun ke level terendah dalam empat tahun terakhir. Indeks aktivitas bisnis utama dalam data PMI jasa S&P Global Kanada turun menjadi 46,4 dari 47,8 pada bulan Agustus. Selain itu, ekspektasi pelaku pasar tetap pada Bank of Canada diperkirakan akan terus menurunkan suku bunga acuannya dalam beberapa bulan mendatang setelah memangkasnya sebesar 75 basis poin sejak bulan Juni menjadi 4,25%. Support terdekatnya di zona 1.3524 dan resistance terdekatnya di zona 1.3575.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:45

CHF - Unemployment Rate

-

2.6%

2.5%

13:45

EUR - French Industrial Production m/m

-

0.3%

-0.5%

14:55

GBP - MPC Member Pill Speaks

-

-

-

15:30

GBP - Construction PMI

-

53.1

53.6

Tentative

GBP - Housing Equity Withdrawal q/q

-

-20.3B

-23.9B

17:00

EUR - Italian Retail Sales m/m

-

0.2%

0.5%

19:30

USD - Average Hourly Earnings m/m

-

0.3%

0.4%

19:30

USD - Non-Farm Employment Change

-

 147K 

 142K 

19:30

USD - Unemployment Rate

-

4.2%

4.2%

21:00

CAD - Ivey PMI

-

50.3

48.2

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788