Home
>
News
>
Publication
>
Inflasi Swiss Mencapai Level Terendah, Mendorong Potensi Pemangkasan Suku Bunga oleh SNB
Inflasi Swiss Mencapai Level Terendah, Mendorong Potensi Pemangkasan Suku Bunga oleh SNB
Monday, 04 November 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0858

0.28%

GBPUSD

1.2969

0.03%

AUDUSD

0.6568

0.55%

NZDUSD

0.5965

0.52%

USDJPY

152.96

-0.75%

USDCHF

0.8676

-0.27%

USDCAD

1.3943

-0.27%

GOLDUD

2733.7

0.16%

USD/IDR

15710

0.25%

Fokus USDCHF:

  1. Dampak inflasi Swiss terhadap kemungkinan penurunan suku bunga yang akan datang.
  2. Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam di bulan Oktober

Senin, 04 November 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDCHF turun ke zona ditengah rilisnya inflasi Swiss ke level terendah dan pasar masih mencerna data yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam pada bulan Oktober di tengah gangguan akibat badai dan aksi mogok oleh pekerja pabrik.

Data ekonomi Swiss pada hari Jumat melaporkan, pada bulan Oktober, inflasi Swiss turun ke titik terendah sejak Juli 2021, dengan harga konsumen hanya naik 0,6% dari tahun ke tahun, di bawah 0,8% yang diantisipasi. Penurunan ini, sebagian besar disebabkan oleh penurunan harga makanan, pakaian, dan barang-barang rumah tangga, telah menimbulkan spekulasi tentang penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Swiss National Bank (SNB). Para pelaku pasar telah mempengaruhi ekspektasi pasar, dengan probabilitas bahwa SNB menurunkan suku bunganya sebesar 0,25% pada bulan Desember, diikuti dengan pemotongan lagi pada awal 2025.

Disisi Dolar AS, Pembayaran gaji non-pertanian naik 12.000 pekerjaan setelah direvisi turun 223.000 pada bulan September, Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja mengatakan. Pelaku pasar memperkirakan gaji pada bulan Oktober meningkat 113.000. Namun, tingkat pengangguran AS tetap stabil di angka 4,1%, memberikan jaminan bahwa pasar tenaga kerja tetap berada pada landasan yang kuat. Badai Helene menghancurkan wilayah Tenggara pada akhir September dan Badai Milton melanda Florida seminggu kemudian. Selain itu, sebanyak 41.400 pekerja baru melakukan pemogokan, termasuk masinis di Boeing. Pelaku pasar menilai Laporan ketenagakerjaan yang lemah, tambahnya, mempertahankan arah The Fed untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan ini.

Harga pada pasangan mata uang ini turun. Support terdekatnya di zona 0.8495 dan resistance terdekatnya di zona 0.8551. Support lanjutan di zona 0.8460 dan dilanjutkan ke zona 0.8411. Resistance lanjutan di zona 0.8582dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.8601.


EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0880. Kenaikan kinerja pasangan mata uang Euro didukung oleh melemahnya Dolar AS setelah data Nonfarm Payrolls (NFP) Oktober menunjukkan penambahan pekerjaan yang jauh lebih rendah dari perkiraan. Hanya 12.000 pekerjaan baru tercipta di Oktober, turun signifikan dari revisi September sebanyak 223.000 dan jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 113.000. Sementara itu, tingkat pengangguran tetap stabil di 4,1%. Pelemahan data ketenagakerjaan ini memberikan tekanan pada Dolar AS, memperkuat nilai Euro di tengah spekulasi terkait suku bunga The Fed. Namun, pemilu AS yang semakin dekat menciptakan ketidakpastian, menarik minat terhadap aset safe-haven seperti Dolar AS. Polling terbaru menunjukkan persaingan ketat antara kandidat Demokrat Kamala Harris dan mantan Presiden Donald Trump di sejumlah negara bagian kunci. Di sisi Euro, dukungan datang dari data ekonomi Zona Euro yang lebih baik dari perkiraan. Produk Domestik Bruto (PDB) naik 0,4% pada kuartal ketiga, dua kali lipat dari pertumbuhan kuartal kedua, dan inflasi naik menjadi 2,0% pada Oktober. Hasil ini membuat investor menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada Desember. Support terdekatnya di zona 1.0840 dan resistance terdekatnya di zona 1.0920.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2970. Mata uang Poundsterling mengalami penguatan dipicu pelemahan Dolar AS setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan. Nonfarm Payrolls (NFP) untuk Oktober hanya bertambah 12.000 pekerjaan, memperkuat harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve sebesar 25 basis poin (bps) dalam pertemuan bulan November, dengan probabilitas sekitar 97%. Di sisi lain, ketidakpastian seputar pemilu AS mendatang juga turut menekan pergerakan Dolar. Di Inggris, Pound Inggris masih mendapat tantangan meskipun ekspektasi pemangkasan suku bunga Bank of England (BoE) mulai berkurang pasca anggaran pemerintah yang diumumkan Kanselir Inggris. Anggaran tersebut mencakup kenaikan pajak terbesar sejak 1993 dan belanja publik yang signifikan, yang diprediksi dapat meningkatkan inflasi di 2024. Namun, kekhawatiran atas peningkatan utang pemerintah yang diungkapkan oleh Moody's turut memberi tekanan pada Pound, sementara data PMI manufaktur Inggris menunjukkan penurunan pertama sejak April, memperburuk ketidakpastian ekonomi Inggris di masa mendatang. Support terdekatnya di area 1.2890 dan resistance terdekatnya di zona 1.3010.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6600.  Penguatan pasangan mata uang ini didukung oleh pelemahan Dolar AS setelah rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) yang lebih rendah dari ekspektasi. Data menunjukkan bahwa NFP hanya meningkat 12.000 pekerjaan pada bulan Oktober, jauh di bawah proyeksi pasar sebesar 113.000. Disisi lain, Fokus utama bagi AUD tetap pada kondisi ekonomi domestik dan dinamika pasar China. Reserve Bank of Australia (RBA) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level tertinggi dalam 13 tahun, mengingat laju disinflasi yang lambat dan ketidakpastian global yang meningkat. Selain itu, sektor manufaktur China menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan indeks Caixin Manufacturing PMI meningkat menjadi 50.3 pada bulan Oktober. Kenaikan ini menunjukkan adanya permintaan domestik yang lebih baik, meskipun pesanan baru dari luar negeri masih mengalami penurunan. Support terdekatnya di zona 0.6550 dan resistance terdekatnya di zona 0.630

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5990. Selain akibat pelemahan Dollar AS, mata uang ini terdukung oleh t setelah rilis data PMI Manufaktur China yang lebih baik dari perkiraan. Data ini menunjukkan bahwa PMI Caixin meningkat dari 49,3 pada September menjadi 50,3 pada Oktober, menandakan kembali ke zona ekspansi. Kenaikan ini didorong oleh permintaan domestik yang lebih kuat, meskipun pesanan baru dari luar negeri masih menurun. Kenaikan optimisme di kalangan pelaku usaha juga terlihat, meskipun terdapat penurunan tingkat pekerjaan. Di sisi lain, mata uang Selandia Baru tetap terpengaruh oleh kondisi pasar global dan keputusan kebijakan moneter. Investor menantikan rilis data ekonomi Selandia Baru berikutnya dan bagaimana Bank Sentral Selandia Baru akan merespons pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Prospek pertumbuhan di China sangat penting bagi NZD karena Selandia Baru memiliki ketergantungan signifikan terhadap ekspor ke negara tersebut. Support terdekatnya di area 0.5960 dan resistance terdekatnya di zona 0.6030.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen turun ke zona 151.90. Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona tertekan oleh kinerja Dolar AS. Disisi Jepang, gejolak politik di Jepang menyusul kekalahan koalisi penguasa dalam pemilu sela baru-baru ini menambah ketidakpastian bagi rencana Bank of Japan (BOJ) untuk menaikkan suku bunga. Mantan anggota dewan BOJ, Takahide Kiuchi, memperkirakan BOJ mungkin menunda kenaikan suku bunga hingga Januari, terutama jika nilai yen melemah lebih lanjut. Di sisi lain, Ketua Partai Demokrat untuk Rakyat (DPP), Yuichiro Tamaki, yang kini memiliki pengaruh lebih besar setelah pemilu, mendesak BOJ untuk mempertahankan kebijakan moneter longgar hingga ada kenaikan upah yang berkelanjutan. Selain itu, BOJ melihat kenaikan upah minimum sebagai faktor pendorong inflasi. Laporan terbaru menunjukkan bahwa kenaikan biaya tenaga kerja kemungkinan akan terus meningkatkan inflasi, terutama pada sektor jasa, mendekati target 2% yang ingin dicapai BOJ. Namun, dampak dari faktor politik, termasuk kebutuhan dukungan DPP oleh koalisi yang berkuasa, serta tekanan terhadap yen, berpotensi mempengaruhi keputusan suku bunga BOJ dalam beberapa bulan mendatang. Support terdekatnya di zona 151.00 dan resistance terdekatnya di zona 152.80.

USDCAD - Pasangan mata uang Loonie turun ke area 1.3900. Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona setelah rilisnya data setelah rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Oktober, yang menunjukkan penambahan pekerjaan yang lebih rendah di 12 ribu dibandingkan estimasi 113 ribu dan rilis sebelumnya 223 ribu pada bulan September, direvisi dari 254 ribu. Di sisi Kanada, pada pertemuan sebelumnya Pada hari Selasa, Gubernur Bank Sentral Kanada Tiff Macklem mengatakan bank sentral mulai melihat dampak pelonggaran terhadap perekonomian. Dewan Komisaris telah memangkas suku bunga acuan sebesar satu seperempat poin persentase sejak awal Juni menjadi 3,75%. Support terdekatnya di area 1.3870 dan resistance terdekatnya di zona 1.3930. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:00am

AUD

MI Inflation Gauge m/m

0.3%

-

0.1%

All Day

JPY

Bank Holiday

-

-

-

7:30am

AUD

ANZ Job Advertisements m/m

0.3%

-

2.3%

3:15pm

EUR

Spanish Manufacturing PMI

-

53.1

53

3:45pm

EUR

Italian Manufacturing PMI

-

48.8

48.3

3:50pm

EUR

French Final Manufacturing PMI

-

44.5

44.5

3:55pm

EUR

German Final Manufacturing PMI

-

42.6

42.6

4:00pm

EUR

Final Manufacturing PMI

-

45.9

45.9

4:30pm

EUR

Sentix Investor Confidence

-

-12.7

-13.8

All Day

EUR

Eurogroup Meetings

-

-

-

10:00pm

USD

Factory Orders m/m

-

-0.4%

-0.2%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788