Home
>
News
>
Publication
>
INDIA DIDESAK SEGERA BATASI AKTIVITAS EKONOMI, MINYAK IKUT TERBEBANI
INDIA DIDESAK SEGERA BATASI AKTIVITAS EKONOMI, MINYAK IKUT TERBEBANI
Monday, 03 May 2021

Indikator Harga


Pembukaan
% Perubahan

EURUSD

000.001

000%

GBPUSD

000.001

000%

AUDUSD

000.001

000%

NZDUSD

000.001

000%

USDJPY

0.109

000%

USDCHF

000.001

000%

USDCAD

000.001

000%

GOLDUD

1.768

000%

COFR

918962

000%

Fokus Crude Oil:

  1. Konfederasi Industri India (CII) desak pemerintah segera lakukan pembatasan aktivitas ekonomi.
  2. Permintaan bahan bakar meningkat di Amerika Utara, Eropa dan China.


Senin, 03 Mei 2021 - Harga minyak mentah pada pembukaan pekan pagi ini terpantau bergerak bearish di kisaran harga IDR 915,000 - 923,000 per barel, tertekan oleh potensi kembali merosotnya permintaan bahan bakar dari India seiring dengan desakan agar pemerintah India segera membatasi aktivitas ekonomi, yang dipicu oleh kian mengkhawatirkannya kasus Covid-19 di negara itu.
Sebuah badan industri terkemuka di India, Konfederasi Industri India (CII) pada hari Minggu mendesak pemerintah untuk segera membatasi aktivitas ekonomi seiring dengan lonjakan kasus di negara importir minyak terbesar ketiga tersebut. Setelah 10 hari berturut-turut infeksi baru harian lebih dari 300,000 kasus, otoritas kesehatan melaporkan 401,993 kasus baru harian untuk pertama kalinya pada hari Sabtu, jumlah harian tertinggi secara global. Pembatasan baru yang dilakukan sejauh ini telah menyebabkan penurunan permintaan bahan bakar sekitar 7% secara YoY pada bulan April dan diperkirakan akan kembali turun tajam pada bulan Mei.
Meski demikian, sinyal peningkatan permintaan bahan bakar terlihat di Amerika Utara, Eropa dan China. Kilang minyak AS, Valero Energy Corp., mengatakan penjualan bensin hampir mencapai tingkat pra-pandemi, bahkan Energy Information Administration (EIA) memperkirakan harga bahan bakar pada musim panas nanti akan menjadi yang tertinggi sejak 2018. Sementara, BP menyakini permintaan minyak di China akan kembali di atas level pra-pandemi. Di Eropa, pengukur kemacetan jalan yang dikumpulkan oleh Bloomberg dan mencakup 15 negara baru saja membukukan pembacaan terkuat mereka dalam 10 minggu.
Turut mendukung pasar minyak, AS pada hari Minggu membantah laporan dari televisi pemerintah Iran bahwa AS dan Iran telah sepakat untuk melakukan pertukaran tahanan dengan imbalan pelepasan dana minyak Iran yang dibekukan senilai $7 miliar di bawah sanksi AS di negara lain. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pencabutan sanksi AS terhadap industri minyak Iran belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 940,000 - 960,000 per barel serta kisaran Support di IDR 890,000 - 870,000 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

   20:45
USA - Markit Manufacturing PMI Final
      -
    60.6
    59.1
   21:00
USA - ISM Manufacturing PMI
      -
    65
    64.7

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788