| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.09270 | -0.12% |
GBPUSD | 1.26890 | -0.07% |
AUDUSD | 0.65140 | 0.45% |
NZDUSD | 0.59530 | 0.84% |
USDJPY | 144.330 | 1.65% |
USDCHF | 0.85110 | 0.66% |
USDCAD | 1.37830 | -0.03% |
GOLDUD | 2,389.170 | -0.18% |
COFU | 72.84 | 0.18% |
USD/IDR | 16,150 | -0.06% |
Rabu, 07 Agustus 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat dipicu oleh sentimen dari ancaman balasan kelompok Hizbullah terhadap Israel. Selain itu, optimisme pertumbuhan ekspor China dan proyeksi terbaru EIA juga turut mendukung penguatan harga minyak.
Pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, pada hari Selasa menegaskan akan menunggu saat yang tepat untuk memberikan balasan yang kuat dan efektif atas pembunuhan komandan militernya oleh Israel pada minggu lalu. Nasrallah juga menambahkan bahwa kelompok asal Lebanon itu akan bertindak sendiri atau dengan sekutu regionalnya dalam memberikan balasan ke Israel. Pernyataan pemimpin Hizbullah tersebut memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi lebih lanjut yang mengarah pada perang regional yang lebih luas di Timur Tengah.
Turut mendukung pergerakan harga, data ekspor China bulan Juli diperkirakan akan tumbuh sebesar 9,7% dibanding tahun lalu, atau naik dari pertumbuhan 8,6% pada bulan Juli, dan sekaligus menandai ekspansi terbesar sejak pertumbuhan sebesar 14,8% pada bulan Maret tahun lalu, ungkap survey terbaru yang dilakukan Reuters terhadap 30 ekonom. Optimisme pertumbuhan ekspor China turut memicu ekspektasi positif akan perekonomian di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.
Sentimen positif lainnya datang dari sinyal optimis permintaan minyak di AS yang menguat dipicu oleh rilisnya laporan Prospek Energi Jangka Pendek oleh EIA pada hari Selasa. Konsumsi minyak dan bahan bakar cair diperkirakan akan mencapai rata-rata 20,5 juta bph pada tahun 2024, atau naik dibandingkan proyeksi yang dirilis bulan Juli sebesar 20,4 juta bph. Dilihat secara global, EIA tidak merubah total konsumsi minyak dan bahan bakar, yang diperkirakan tumbuh sebesar 1,1 juta bph menjadi 102,9 juta bph untuk tahun 2024, dan tumbuh 1,6 juta bph menjadi 104,5 juta bph. Di sisi harga, EIA memperkirakan harga minyak jenis Brent akan kembali ke antara $85 per barel dan $90 per barel pada akhir tahun.
Sementara itu, dalam laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah dan stok bensin AS dalam sepekan mengalami kenaikan masing-masing sebesar 180 ribu barel dan 3,3 juta barel untuk pekan yang berakhir 2 Agustus. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $71 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $75 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
21:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
| 0.850M | -3.436M |
21:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
| -1.900M | -3.665M |