Home
>
News
>
Publication
>
Hizbullah Akan Tingkatkan Konfrontasi Dengan Israel, Minyak Ikut Menguat
Hizbullah Akan Tingkatkan Konfrontasi Dengan Israel, Minyak Ikut Menguat
Friday, 18 October 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08410

-0.06%

GBPUSD

1.30100

0.05%

AUDUSD

0.66960

0.10%

NZDUSD

0.60580

0.03%

USDJPY

150.090

0.03%

USDCHF

0.86570

0.03%

USDCAD

1.37940

0.02%

GOLDUD

2,691.960

0.62%

COFU

70.17

0.50%

USD/IDR

15,500

-0.10%

Fokus Crude Oil:

  • Hizbullah umumkan rencana peningkatan konfrontasi terhadap Israel pasca terbunuhnya pemimpin Hamas.
  • Ekonomi China pada kuartal ketiga tumbuh sebesar 4,6% secara tahunan, namun sektor properti masih lesu.

***********************************************************

Jumat, 18 Oktober 2024 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau melaju bullish didukung oleh potensi eskalasi konflik di Timur Tengah pasca Hizbullah dan Iran mengisyaratkan rencana meningkatkan konfrontasi terhadap Israel. Selain itu, pertumbuhan positif ekonomi China pada kuartal ketiga, dan permintaan yang kuat di pasar energi AS turut mendukung harga minyak.

Kelompok Hizbullah Lebanon pada hari Jumat mengumumkan rencana transisi ke fase baru dan meningkatkan konfrontasi dengan Israel pasca terbunuhnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar dalam serangan tentara Israel pada hari Rabu. Iran mengatakan semangat perlawanan terhadap Israel akan diperkuat oleh kematian Sinwar, kata juru bicara Iran pada hari Rabu. Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa perang Gaza masih akan terus berlanjut hingga para sandera yang ditawan oleh kelompok Hamas dikembalikan. 

Turut mendukung pergerakan harga, data resmi terbaru yang dirilis hari Jumat menunjukkan ekonomi China tumbuh sebesar 4,6% pada kuartal ketiga dari tahun sebelumnya, sedikit lebih baik dari prediksi awal yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 4,5%. Namun sektor properti masih menunjukkan pelemahan tajam, sehingga mendorong seruan agar pembuat kebijakan mempertimbangkan lebih banyak langkah stimulus untuk merevitalisasi pertumbuhan ekonomi guna memenuhi target pertumbuhan pemerintah tahun 2024 sekitar 5%.

Sentimen positif lainnya datang dari laporan yang dirilis Kamis malam oleh badan statistik EIA menunjukkan stok minyak mentah turun sebesar 2,2 juta barel, di luar dugaan yang sebelumnya memperkirakan stok akan naik sebesar 2,3 juta barel untuk pekan yang berakhir 11 Oktober. Untuk stok bensin juga dilaporkan turun sebesar 2,2 juta barel, jauh lebih besar dari prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 1,4 juta barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.

Sementara itu, Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol pada hari Kamis merilis proyeksi terbaru untuk permintaan minyak global yang diperkirakan akan berhenti bertumbuh pada tahun 2030 karena peningkatan penggunaan listrik hingga enam kali lebih cepat daripada total permintaan energi selama 10 tahun mendatang, sementara kendaraan listrik akan mencapai 50% dari penjualan mobil baru di seluruh dunia pada tahun 2030, naik dari 20% saat ini. Birol menambahkan bahwa biaya listrik yang berasal dari surya akan mencapai $45 per MWh pada tahun 2030, jauh lebih rendah dari harga gas alam di level $70 per MWh. Selain itu, di sisi produksi, Birol memperkirakan output dari OPEC+ akan meningkat sebesar 967.000 bph pada tahun 2025.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $73 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Building Permits

 

1.460M

1.470M

19:30

USA - Housing Starts

 

1.350M

1.356M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788