Home
>
News
>
Publication
>
Harga Minyak Turun Karena Ketidakpastian Harga Minyak
Harga Minyak Turun Karena Ketidakpastian Harga Minyak
Tuesday, 09 January 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0950

0.09%

GBPUSD

1.2745

0.12%

AUDUSD

0.6715

0.25%

NZDUSD

0.6247

0.26%

USDJPY

144.26

-0.52%

USDCHF

0.8480

-0.15%

USDCAD

1.3344

-0.03%

GOLDUD

2028.29

0.33%

COFU

71.36

-0.19%

USD/IDR

15528

-0.08%

Fokus Crude Oil:

  • Peningkatan produksi oleh beberapa negara minyak
  • Arab menurunkan harga minyak ke Asia

***************************************************************

Selasa, 9 Januari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau turun ke angka $71. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran pasar terkait kenaikan produksi minyak. Selain itu juga penurunan harga oleh Arab Saudi juga membebani harga minyak.

Produksi minyak OPEC mengalami peningkatan, dipicu oleh kenaikan produksi signifikan di Angola, Irak, dan Nigeria. Meskipun Arab Saudi dan beberapa anggota aliansi OPEC+ terus melakukan pemangkasan produksi seperti yang telah dijanjikan yaitu sebanyak 2,2 juta bph, hal in ini justru berdampak pada penurunan harga  minyak.

Ketidakpastian harga minyak terus berlanjut, berakibat Arab Saudi menurunkan harga yang untuk memotong harga jual resmi minyak mentah Arab Light mereka ke Asia. Hal ini berlanjut terhadap kekhawatiran mengenai permintaan di Tiongkok dan juga permintaan global.

Kemudian data pantauan pasar terkait jumlah persediaan minyak akan dirilis pada hari Rabu pukul 04.30 ET oleh grup industri American Petroleum Institute (API). Laporan tersebut biasanya dijadikan indikator oleh pelaku untuk melihat tren permintaan di pasar energi AS dalam sepekan.

Sementara itu, sentimen positif datang dari ketegangan yang terjadi di Laut Merah, hal ini memberikan dapat memberikan dorongan terkait harga minyak. Turut mendorong harga minyak, keadaan kahar di ladang minyak Sharara oleh Perusahaan Minyak Nasional Libya menjadi titik bearish dukungan tambahan terhadap harga minyak yang menurun.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $74 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $69 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:30

USD - FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

3:00

USD - Consumer Credit m/m

23.8B

8.9B

5.8B

20:30

USD - Trade Balance

-

-64.9B

-64.3B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788