| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0944 | 0.05% |
GBPUSD | 1.2719 | 0.06% |
AUDUSD | 0.6708 | 0.18% |
NZDUSD | 0.6240 | 0.11% |
USDJPY | 144.57 | -0.04% |
USDCHF | 0.8495 | -0.06% |
USDCAD | 1.3346 | 0.09% |
GOLDUD | 2042.96 | 0.05% |
COFU | 72.81 | -0.21% |
USD/IDR | 15490 | 0.13% |
Senin, 8 Januari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau menurun ke angka $72, turunnya minyak pada hari ini disebabkan oleh produksi minyak OPEC yang mengalami kenaikan dari sebelumnya. Turut membebani harga minyak produksi rig minyak Amerika mengalami kenaikan.
Produksi minyak oleh OPEC mengalami peningkatan sebanyak 70.000 barel per hari pada bulan Desember, saat ini mencapai total 27,88 juta barel per hari, menurut sumber dari reuters. Peningkatan ini memicu respons dari Arab Saudi, yang pada hari Minggu (7/1) memotong harga jual resmi (OSP) minyak mentah Arab Light ke Asia. Langkah ini diambil dalam upaya bersaing dengan produsen pesaing dan menyesuaikan dengan meningkatnya pasokan global.
Turut membebani harga minyak, pertumbuhan produksi minyak juga terlihat di Amerika Serikat, dengan penambahan satu rig minyak yang mencapai total 501 rig, seperti yang dilaporkan oleh Baker Hughes. Peningkatan aktivitas rig ini di AS memberikan tekanan tambahan pada harga minyak global, menyebabkan penurunan. Dengan persaingan yang semakin ketat dan pasokan yang melimpah, pasar minyak menghadapi fluktuatif harga pada pasar dunia saat ini.
Sentimen positif dilihat dari konflik geopolitik di Timur-Tengah kini ddapat berdampak terhadap harga minyak dunia. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, yang tengah berada di kawasan tersebut, memperingatkan bahwa konflik di Gaza berpotensi menyebar ke seluruh wilayah tanpa upaya perdamaian bersama. Hal ini di tambahkan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang mengatakan akan melanjutkan perang hingga Hamas dilenyapkan, ketegangan tersebut telah menciptakan ketidakpastian di pasar minyak.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $74 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $69 per barel.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
All Day | USD - No Data | - | - | - | |||||