Home
>
News
>
Publication
>
Harga Minyak Menurun Pasca Rilisnya Data Stok Minyak Mentah Meningkat
Harga Minyak Menurun Pasca Rilisnya Data Stok Minyak Mentah Meningkat
Wednesday, 22 November 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0938

0.14%

GBPUSD

1.2505

0.18%

AUDUSD

0.6554

0.26%

NZDUSD

0.6034

0.41%

USDJPY

148.36

-0.28%

USDCHF

0.8848

-0.17%

USDCAD

1.3724

-0.08%

GOLDUD

1977.29

0.74%

COFU 

77.65

0.19%

USD/IDR

15385

0.16%

Fokus Crude Oil:

  • Spekulasi pertemuan OPEC pada 26 November 2023
  • Peningkatan Stok minyak AS menurut API

***************************************************************

Rabu, 22 November 2023 - harga minyak dunia pagi ini menurun seharga $77,55 per barel. Kondisi ini disebabkan karena spekulasi intensif yang dilakukan oleh OPEC terkait kemungkinan pengurangan produksi minyak. 

Pasar minyak dunia saat ini berada dalam tekanan akibat stok yang meningkat dan harga yang terus menurun. Data terbaru dari American Petroleum Institute pada hari ini mencatat peningkatan stok minyak mentah AS sebesar 9.047M barel pada pekan yang berakhir 17 November dari angka sebelumnya sebesar 1,335M barel. Stok minyak mentah AS yang lebih tinggi kembali menekan harga minyak mentah, dimana pada sebelumnya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen memproyeksikan pembatasan pasokan. Selain itu, dalam berita yang beredar, pada hari Senin tiga sumber OPEC mengatakan kelompok produsen minyak tersebut bermaksud untuk mendiskusikan pembatasan suplai minyak lebih lanjut saat mereka bertemu pada tanggal 26 November.

Disisi lain, hasil pertemuan FOMC AS tadi malam menggambarkan sikap hati-hati terkait keputusan suku bunga. Fokus utama tertuju pada inflasi yang melambat, khususnya pada bulan Oktober yang tidak menunjukkan kenaikan harga konsumen. Meskipun risiko terhadap inflasi diakui, pejabat Fed menyatakan sedikit keinginan untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Meskipun tidak memberikan petunjuk tentang pembahasan pemotongan suku bunga, pasar menginterpretasikannya dengan mengestimasi kemungkinan pemotongan suku bunga pada tahun 2024

Sementara itu persiapan pertemuan OPEC yang dijadwalkan pada hari Minggu mendatang akan menjadi momentum penting, di mana kelompok produsen kemungkinan akan membahas opsi pengurangan pasokan yang lebih dalam, bahkan OPEC berpotensi mempertimbangkan perpanjangan atau bahkan menguatkan kebijakan pengurangan pasokan minyak hingga tahun depan sebagai respon terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi global. 

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $78.56 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76.31 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:30

API Crude Oil Stock Change

9.047

1.467

1.335M

20:30

FOMC Minutes

20:30

Durable Goods Mom

-3.1%

4.7%

22:00

Michigan Consumer Sentiment Final

60.5

63.8

22:30

EIA Crude Stocks Change

3.592M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788