Home
>
News
>
Publication
>
Harga Minyak Menguat Akibat Gangguan di Ladang Utama Libya dan Ketegangan di Timur Tengah
Harga Minyak Menguat Akibat Gangguan di Ladang Utama Libya dan Ketegangan di Timur Tengah
Thursday, 04 January 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0921

-0.04%

GBPUSD

1.2660

-0.02%

AUDUSD

0.6732

-0.04%

NZDUSD

0.6249

-0.08%

USDJPY

143.28

0.08%

USDCHF

0.8490

0.12%

USDCAD

1.3356

0.03%

GOLDUD

2041.09

-0.05%

COFU

72.70

0.14%

USD/IDR

15520

0.12%

Fokus Crude Oil:

  • Data persediaan minyak API
  • Rencana pertemuan OPEC+ 1 Februari

***************************************************************

Kamis, 4 Januari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau menguat didorong oleh adanya penghentian produksi di ladang Libya oleh para demonstran serta situasi Timur-Tengah yang memanas dan berpotensi meluas.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah gangguan di ladang minyak utama Libya. Demonstran di Libya telah menghentikan produksi dari ladang Sharara dan El-Feel, yang rata-rata menghasilkan sekitar 300.000 barel per hari. Gangguan ini menyebabkan kenaikan harga minyak dikarenakan Libya merupakan salah satu anggota dari OPEC+. Sejalan dengan itu, OPEC+ akan mengadakan pertemuan Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) pada 1 Februari, untuk meninjau implementasi pengurangan produksi minyak, dengan harapan dapat mengatasi gejolak pasar dan mempertahankan stabilitasnya di tengah kondisi geopolitik saat ini.

Selain itu, situasi di Timur Tengah yang semakin memanas dengan Israel yang mengintensifkan serangan di Jalur Gaza dengan kelompok Hamas mengindikasikan peperangan yang dapat meluas hingga ke Lebanon. Hal ini menimbulkan kekhawatiran yang berpotensi mengganggu pasokan minyak. Kombinasi dari gangguan di Libya dan ketegangan di Timur Tengah memberikan dorongan kuat terhadap kenaikan harga minyak.

Dari sisi stok American Petroleum Institute (API) melaporkan penurunan persediaan minyak sebanyak 7.418M barel, dari proyeksi minggu lalu di angka penurunan 2.967M. Sedangkan  EIA dijadwalkan akan merilis laporan persediaan minyak pada Kamis (4/1) pukul 23:00, yang dapat memberikan gambaran persediaan minyak

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $74 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $69 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:30

US - API Crude Oil Stock Change 

-7.418M

-2.967M

1.837M'

8:45

CNY - Caixin Service PMI 

52.9

51.6%

5100.0%

23:00

US - EIA Crude Oil Stock Change

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788