| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,0991 | 0,07% |
GBPUSD | 1,2861 | 0,05% |
AUDUSD | 0,6631 | -0,05% |
NZDUSD | 0,6069 | -0,66% |
USDJPY | 146,83 | -0,21% |
USDCHF | 0,8646 | -0,05% |
USDCAD | 1,3702 | -0,01% |
GOLDUD | 2466,95 | -0,24% |
USD/IDR | 15720 | -0,13% |
Fokus Emas:
Rabu, 14 Agustus 2024 – Harga emas beralih ke level $2466 didorong oleh aksi ambil untung investor setelah mendekati level tertinggi sepanjang masa, yang terjadi pasca meningkatnya optimisme pasar akan penurunan suku bunga oleh The Fed dan ketidakstabilan geopolitik dunia. Indeks harga produsen AS bulan Juli yang berada di bawah perkiraan mengindikasikan bahwa penurunan inflasi masih terus berlanjut secara bertahap. Meskipun begitu, investor masih menunggu data indeks harga konsumen dan penjualan ritel AS yang dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait kebijakan The Fed berikutnya.
Tekanan inflasi AS semakin melambat pasca rilisnya data terkini yang menunjukkan bahwa indeks harga produsen mengalami pertumbuhan sebesar 0,1% (m/m). Level tersebut masih di bawah perkiraan, yaitu sebesar 0,2% (m/m) seperti bulan sebelumnya. Indeks harga produsen inti bahkan tidak tumbuh sama sekali pada periode Juli 2024. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor pendorong turunnya kinerja Dollar AS dan imbal hasil obligasi AS selama minggu ini, yang mengindikasikan perlambatan pada pertumbuhan ekonomi AS saat ini. Meskipun begitu, Presiden The Fed Atlanta, Raphael Bostic, tidak melihat adanya kekhawatiran yang besar terkait resesi di tengah ketidakstabilan ekonomi AS dan mengisyaratkan adanya kemungkinan sedikit insentif untuk mempercepat penurunan suku bunga. Meskipun emas dipandang sebagai aset investasi yang aman di tengah ketidakstabilan ekonomi, harga emas cenderung turun karena investor melakukan aksi ambil untung setelah para investor melikuidasi posisi kepemilikan emas mereka di saat harga emas mendekati level tertinggi sepanjang masa pada minggu ini.
Prospek emas tetap stabil di tengah menurunnya Dollar AS dan imbal hasil obligasi AS yang mencapai level terendah dalam satu minggu, setelah data indeks harga produsen AS terkini memperkuat harapan akan penurunan suku bunga oleh The Fed pada bulan September. Selain itu, kekhawatiran akan kemungkinan konflik yang lebih luas di Timur Tengah semakin membesar setelah ketegangan antara Hamas dan Israel di Gaza memanas selama beberapa minggu ke belakang. Konflik Rusia-Ukraina yang masih berlanjut setelah berjalan selama seminggu di wilayah Kursk juga menjadi sentimen positif bagi harga emas ke depannya.
Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2460 dan resistance terdekat berada di area $2470. Support terjauhnya berada di area $2450 hingga ke area $2435, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2480 hingga ke area $2495.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
0:15 | US - FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - | |||||
19:30 | US - Core CPI m/m | - | 0.2% | 0.1% | |||||
19:30 | US - CPI m/m | - | 0.2% | -0.1% | |||||
19:30 | US - CPI y/y | - | 3.0% | 3.0% | |||||