Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Merosot Akibat Aksi Ambil Untung dan Turunnya Permintaan Perhiasan
Harga Emas Merosot Akibat Aksi Ambil Untung dan Turunnya Permintaan Perhiasan
Tuesday, 06 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,0952

0,03%

GBPUSD

1,2777

0,05%

AUDUSD

0,6496

0,22%

NZDUSD

0,5940

0,19%

USDJPY

144,16

-0,04%

USDCHF

0,8518

-0,09%

USDCAD

1,3824

-0,07%

GOLDUD

2409,79

-0,16%

USD/IDR

16200

-0,06%

Fokus Emas:

  1. Investor emas ambil untung setelah harga emas meningkat dalam sebulan terakhir
  2.  Penurunan permintaan emas sebagai perhiasan di Cina dan India

Selasa, 6 Agustus 2024 – Harga emas kembali merosot ke level $2409 per troy ons. Para investor melakukan aksi ambil untung setelah harga emas meningkat dalam sebulan terakhir. Oleh karena itu, para investor mulai melikuidasi posisi kepemilikan emas mereka mengingat keuntungan yang didapatkan sudah cukup baik dan untuk menutupi kerugian di kelas aset lainnya akibat kondisi penurunan ekonomi AS. Selain itu, adanya penurunan dari sisi permintaan emas sebagai perhiasan di Cina dan India juga menjadi salah satu faktor pendorong turunnya harga emas.

Kekhawatiran bahwa AS akan jatuh ke dalam resesi kembali terjadi menyusul lemahnya data ekonomi terbaru. Ekonomi AS mengalami kemunduran yang tak terduga di bulan Juli, di mana perekrutan tenaga kerja turun tajam dan tingkat pengangguran meningkat selama empat bulan berturut-turut. Data non-farm employment change menunjukkan turunnya jumlah perekrutan tenaga kerja swasta non-pertanian sebesar 65.000 pekerjaan dari periode sebelumnya. Selain itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa tingkat pengangguran saat ini meningkat menjadi 4,3%, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 2021. Meskipun emas dianggap sebagai aset investasi yang aman di saat kondisi ekonomi terguncang, aksi ambil untung yang dilakukan investor telah mendorong penurunan harga emas.

Penurunan harga emas juga didorong oleh adanya penurunan terhadap permintaan emas sebagai perhiasan di Cina dan India, yang merupakan dua pembeli terbesar emas fisik dan menguasai hampir separuh pasar. Dalam kuartal terakhir menurut laporan terbaru dari The World Gold Council, permintaan emas sebagai perhiasan di Cina merosot sebesar 35% di kuartal kedua menjadi 86,3 ton, sementara permintaan emas sebagai perhiasan di India mencatatkan penurunan sebesar 17% menjadi 106,5 ton. Kondisi ini memungkinkan adanya perlambatan dalam sisi permintaan emas pada beberapa kuartal mendatang.

Harga emas menurun dengan support saat ini beralih ke area $2400 dan resistance terdekat berada di area $2420. Support terjauhnya berada di area $2385 hingga ke area $2370, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2430 hingga ke area $2445.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:00

US - FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

19:30

US - Trade Balance

-

-72.5B

-75.1B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788