Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Menguat Didorong Kekhawatiran Politik Pada Zona Eropa
Harga Emas Menguat Didorong Kekhawatiran Politik Pada Zona Eropa
Wednesday, 19 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0739

0.01%

GBPUSD

1.2707

0.02%

AUDUSD

0.6655

0.14%

NZDUSD

0.6136

0.05%

USDJPY

157.83

-0.02%

USDCHF

0.8844

-0.03%

USDCAD

1.3717

-0.01%

GOLDUD

2328.79

0.03%

USD/IDR

16390

-0.06%

Fokus Emas :

  1. Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS
  2. Konflik Politik Pada Zona Eropa

Rabu, 19 Juni 2024 – Harga emas kembali meningkat, beralih ke level $2329. Walaupun sempat melemah akibat spekulasi suku bunga AS yang akan tetap tinggi, ditambah dengan nada hawkish dari para pejabat Federal Reserve (Fed), harga emas masih terdongkrak akibat ketidakpastian politik di Eropa yang berpotensi meningkatkan arus safe haven dan membatasi penurunan nilai logam mulia tersebut.

Pada pertemuan kebijakan The Fed pada minggu lalu, pejabat Fed enggan mengisyaratkan pemotongan suku bunga disebabkan inflasi yang masih berada di level yang belum diinginkan. Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan bahwa ia ingin melihat data inflasi yang bagus, menambahkan bahwa jalan menuju sasaran inflasi Fed sebesar 2,0% mungkin memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan. Senada dengan Mester, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menyatakan bahwa wajar apabila bank sentral akan menunggu hingga Desember untuk memangkas suku bunga. Kashkari menambahkan bahwa Fed berada dalam posisi yang sangat baik untuk mendapatkan lebih banyak data sebelum membuat keputusan lebih lanjut.

Indeks Sentimen Konsumen Michigan turun menjadi 65,6 pada bulan Juni. Secara keseluruhan, data tersebut mencerminkan perlambatan ekonomi dengan konotasi yang sedikit mengangkat harga untuk emas. Emas menghadapi tekanan setelah rilis data cadangan emas dari Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) minggu lalu yang menunjukan penghentian pembelian logam mulia setelah 18 bulan PBoC selalu meningkatkan cadangan emasnya. Stigma yang terbentuk adalah bahwa harga emas mungkin terlalu mahal menurut pandangan mereka. Namun, permintaan yang terus kuat dari konsumen di Tiongkok, dapat berkontribusi pada kenaikan emas selama tahun 2024.

Bank sentral kini disebut-sebut menyumbang sekitar seperempat dari total pembelian emas, dan permintaan dari sektor tersebut kemungkinan akan tetap kuat pada tahun 2024, menurut survei oleh World Gold Council, pendorong terpenting bagi bank sentral untuk menimbun emas adalah sebagai penyimpanan nilai jangka panjang ataupun lindung nilai inflasi dari mata uang mereka yang terdepresiasi.  

Di sisi lain, pelemahan harga logam kuning ini mungkin dapat terbantu di tengah kekhawatiran politik Zona Eropa. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan pemilihan parlemen lebih awal setelah kalah dari National Rally sayap kanan dalam pemungutan suara Eropa. Pada hari Minggu, Macron mengatakan bahwa program ekonomi oleh dua blok ekstremis dalam pemilihan parlemen tidak realistis, dan Prancis berada pada momen yang sangat serius dengan masalah ekonomi besar yang dipertaruhkan. Setiap perkembangan negatif seputar Zona Eropa atau potensi konflik politik Prancis dapat memberikan dukungan bagi aset safe haven seperti Emas.

Menilai dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2387. Namun, apabila menemui katalis negatif, maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2276. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Time 

US - Bank Holiday

-

-

-

0:00

US - FOMC Member Kugler Speaks

-

-

-

3:00

US - TIC Long-Term Purchases

123.1B

69.3

102.6B

21:00

US - NAHB Housing Market Index

-

45

45

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788