Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Kembali Meningkat Setelah Beberapa Bank Sentral Menurunkan Suku Bunga
Harga Emas Kembali Meningkat Setelah Beberapa Bank Sentral Menurunkan Suku Bunga
Friday, 07 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0888

0.05%

GBPUSD

1.2788

0.03%

AUDUSD

0.6664

0.08%

NZDUSD

0.6197

0.03%

USDJPY

155.60

-0.02%

USDCHF

0.8894

-0.04%

USDCAD

1.3668

-0.06%

GOLDUD

2376.13

-0.18%

USD/IDR

16230

0.00%

Fokus Emas :

  1. Data Perekonomian Global
  2. Kondisi Geopolitik

Jumat, 7 Juni 2024 – Harga emas berada dilevel yang tinggi selama seminggu kebelakang dan beralih ke level $2377 didorong oleh tingginya ekspektasi pasar akan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada tahun ini.

Saat ini, pasar memperkirakan peluang yang lebih besar untuk pemangkasan suku bunga yang akan segera dilakukan oleh Federal Reserve (Fed) di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi AS. Ekspektasi tersebut pun membuat imbal hasil treasury AS tertekan ke level yang lebih rendah. Data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada minggu ini akan dapat memengaruhi harga emas. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS diperkirakan akan mengalami kenaikan pada bulan Mei. Namun, data lowongan kerja JOLTS yang negatif dan Perubahan Ketenagakerjaan ADP yang lebih rendah dari perkiraan minggu ini telah mengurangi optimisme investor terhadap laporan Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Apabila data NFP juga menunjukkan pelemahan, hal itu mungkin akan membebani dolar AS dan semakin meningkatkan taruhan bahwa Fed akan memangkas suku bunga lebih awal, yang berpotensi mendorong harga emas.

Saat ini pun beberapa bank sentral dunia menurunkan suku bunga yang dimaksudkan untuk menurunkan biaya pinjaman untuk mendukung aktivitas ekonomi. Pada minggu ini, Bank of Canada (BoC) memangkas suku bunga acuannya menjadi 4,75% dari 5,00%, pun juga Bank Sentral Eropa (ECB) melakukan hal yang sama, memangkas suku bunga pembiayaan utamanya sebesar 0,25% menjadi 4,25%. Setelah rilis data inflasi yang lebih rendah di Swiss, spekulasi juga meningkat bahwa Bank Nasional Swiss (SNB) akan memangkas suku bunga utamanya dalam waktu dekat.

Hal ini, bersama dengan ketegangan geopolitik yang terus-menerus yang berasal dari konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, terus bertindak sebagai pendorong bagi harga emas yang merupakan aset safe haven.

Menilai dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2401. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2309. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

US - Average Hourly Earnings m/m

-

0.3%

0.2%

19:30

US - Non-Farm Employment Change

-

182K

175K

19:30

US - Unemployment Rate

-

3.9%

3.9%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788