Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Kembali Melesat, Apakah Tren Ini Akan Terus Berlanjut?
Harga Emas Kembali Melesat, Apakah Tren Ini Akan Terus Berlanjut?
Wednesday, 21 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,1126

0,04%

GBPUSD

1,3029

0,06%

AUDUSD

0,6743

0,09%

NZDUSD

0,6148

0,15%

USDJPY

145,25

-0,06%

USDCHF

0,8535

-0,15%

USDCAD

1,3618

-0,08%

GOLDUD

2512,52

0,28%

USD/IDR

15425

0,06%

Fokus Emas:

  1. Penurunan kinerja Dollar AS di tengah spekulasi penurunan suku bunga pada bulan September
  2. Pasar masih menunggu pertemuan kebijakan The Fed dan pidato Ketua The Fed minggu ini

Rabu, 21 Agustus 2024 – Harga emas berhasil melesat setelah mengalami koreksi pada hari perdagangan sebelumnya ke zona $2512 per troy ons didorong oleh penurunan kinerja Dollar AS yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini terjadi di tengah kemungkinan pelonggaran suku bunga pada bulan September yang mulai diisyaratkan dalam sejumlah pernyataan petinggi The Fed beberapa hari terakhir dan menjadi sentimen positif bagi emas yang cenderung berkembang dalam kondisi suku bunga rendah.

Kinerja Dollar AS kembali mengalami penurunan setelah data ekonomi AS yang rilis dalam beberapa waktu terakhir meredakan kekhawatiran akan resesi dan mendukung spekulasi penurunan suku bunga secara bertahap. Suku bunga The Fed telah berada stabil di kisaran 5,25%-5,50% selama lebih dari satu tahun, yang merupakan level tertinggi dalam seperempat abad terakhir. Meskipun begitu, saat ini para investor berfokus pada spekulasi bahwa The Fed akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Ketua The Fed, Jerome Powell, berpotensi memberikan informasi terkait pendekatan pelonggaran kebijakan ekonomi AS dalam pidatonya pada hari Jumat di acara The Jackson Hole Economic Symposium.

Sementara itu, ketegangan geopolitik Timur Tengah masih belum menemui titik terang pasca kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, ke Timur Tengah. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mendorong kesepakatan gencatan senjata baru di tengah konflik Gaza antara Hamas dan Israel. Dengan proposal baru yang diajukan oleh AS, diharapkan kesenjangan antara kedua belah pihak dalam perang dapat menemui titik terang mengingat konflik telah berlangsung selama 10 bulan dan berpotensi meluas serta melibatkan negara-negara lain di Timur Tengah. Meskipun upaya-upaya untuk menengahi kesepakatan gencatan senjata terkait konflik di Gaza telah dilakukan, prospek kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas dirasa masih sulit untuk dicapai karena Hamas belum menunjukkan indikasi akan menyetujui proposal yang telah diajukan AS. Kedepannya, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah diperkirakan akan terus memengaruhi harga emas dan menimbulkan ketidakpastian di pasar.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2510 dan resistance terdekat berada di area $2515. Support terjauhnya berada di area $2495 hingga ke area $2480, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2525 hingga ke area $2530.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

0:35

US - FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

1:45

US - FOMC Member Barr Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788