Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Bergerak Stabil Menanti Katalis Baru
Harga Emas Bergerak Stabil Menanti Katalis Baru
Wednesday, 11 September 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,1018

0,22%

GBPUSD

1,3079

0,11%

AUDUSD

0,6654

0,03%

NZDUSD

0,6149

0,11%

USDJPY

142,46

-0,49%

USDCHF

0,8469

-0,30%

USDCAD

1,3609

-0,06%

GOLDUD

2515,32

0,10%

USD/IDR

15435

-0,08%

Fokus Emas:

  1. Perhatian para investor tertuju pada laporan inflasi AS, yang dapat memengaruhi keputusan penentuan suku bunga oleh The Fed
  2. Ketegangan geopolitik dunia kembali meningkat pasca AS mengonfirmasi bahwa Rusia telah menerima kiriman misil dari Iran

Rabu, 11 September 2024 – Harga emas meningkat ke zona $2515 per troy ons, dengan sentimennya relatif terpengaruh akibat ekspektasi investor terhadap pemangkasan tingkat suku bunga oleh The Fed pada pertemuan bulan September mendatang.

Harga emas cenderung bergerak stabil sembari menanti katalis berikutnya, yaitu debat presiden AS pada hari ini yang akan segera diikuti oleh rilisnya data inflasi AS. Ekonomi AS akan menjadi fokus utama dalam debat pertama antara kandidat pemilihan Presiden AS tahun 2024, Kamala Harris dan Donald Trump. Kebijakan ekonomi yang diusulkan oleh para kandidat akan dapat memberikan pandangan mengenai pergerakan nilai mata uang, tingkat inflasi, dan kondisi ekonomi AS kedepannya secara keseluruhan, sehingga dapat berdampak pada harga emas di waktu mendatang. Selain itu, perhatian para investor masih tertuju pada laporan inflasi AS, yang dapat memengaruhi keputusan penentuan suku bunga oleh The Fed. Inflasi AS diprediksi berada di level 2.5%, di mana pada periode sebelumnya berada di level 2.9%, pasca data perekonomian AS yang dirilis beberapa waktu lalu menunjukkan tekanan harga di berbagai sektor cenderung mereda. Optimisme para investor terhadap pemangkasan tingkat suku bunga oleh The Fed pasca tekanan inflasi yang telah mereda kembali mendorong harga emas pada pagi hari ini.

Sentimen lain yang mendorong penguatan emas datang dari ketegangan geopolitik dunia pasca AS mengonfirmasi bahwa Rusia telah menerima kiriman misil dari Iran. Hal ini memicu kekhawatiran lebih lanjut terhadap meluasnya dampak dari konflik antara Rusia dan Ukraina, yang juga berpengaruh terhadap keamanan negara-negara lainnya di Eropa. Menurut Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, sanksi lebih lanjut akan dijatuhkan kepada perusahaan ataupun pihak lainnya yang terlibat dalam pengiriman misil dari Iran ke Rusia oleh AS, dengan cara membekukan aset yang dimiliki dan melarang warga AS untuk berbisnis dengan pihak tersebut. Departemen Keuangan AS dan Departemen Luar Negeri AS diperkirakan telah menjatuhkan sanksi kepada sepuluh individu dan sembilan perusahaan yang berbasis di Iran dan Rusia. Hal ini menunjukkan komitmen AS dan para sekutunya, termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris, untuk terus mendukung Ukraina dengan meningkatkan tekanan pada Rusia dan Iran serta pihak lainnya yang terlibat sebagai sekutu dari dua negara tersebut.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2495 dan resistance terdekat berada di area $2525. Support terjauhnya berada di area $2480 hingga ke area $2465, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2530 hingga ke area $2535.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

US - Core CPI m/m

-

0.2%

0.2%

19:30

US - CPI m/m

-

0.2%

0.2%

19:30

US - CPI y/y

-

2.5%

2.9%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788