Home
>
News
>
Publication
>
Harapan Ditengah Ekspektasi Resesi di Uni Eropa, Topang Kinerja EURUSD
Harapan Ditengah Ekspektasi Resesi di Uni Eropa, Topang Kinerja EURUSD
Tuesday, 09 January 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0950

0.09%

GBPUSD

1.2745

0.12%

AUDUSD

0.6715

0.25%

NZDUSD

0.6247

0.26%

USDJPY

144.26

-0.52%

USDCHF

0.8480

-0.15%

USDCAD

1.3344

-0.03%

GOLDUD

2028.29

0.33%

USD/IDR

15528

-0.08%

Fokus EURUSD:

  1. Angka pesanan pabrik Jerman optimis
  2. Indeks Dolar AS melemah ke level 102.13

Selasa, 9 Januari 2024 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0950.  Kinerja mata uang Euro naik ditopang oleh penurunan kinerja mata uang USD serta meningkatnya data ekonomi Jerman di tengah ekspektasi resesi pada Kawasan Euro. Pesanan pabrik Jerman meningkat sebesar 0,3% di bulan November, membalikkan sebagian penurunan sebesar 3,8% di bulan Oktober. Ekonom memperkirakan kenaikan pesanan pabrik sebesar 1,0%. Surplus perdagangan Jerman melebar dari €17,7 miliar menjadi €20,4 miliar di bulan November. Para ekonom memperkirakan surplus perdagangan sebesar €17,9 miliar. Ekspor meningkat sebesar 3,7% di bulan November setelah turun sebesar 0,4% di bulan Oktober. Namun, ekspor turun 5,0% dari tahun ke tahun. Impor naik 1,9% di bulan November setelah turun 1,1% di bulan Oktober. Namun, impor turun 12,2% dari tahun ke tahun. Kondisi ekonomi Jerman sangat mempengaruhi kinerja mata uang Euro, karena Jerman adalah motor penggerak ekonomi zona euro, dan merupakan negara dengan nilai ekonomi terbesar di Eropa.

Disisi data yang lain, Indikator Ekonomi Sentix untuk Zona Euro menunjukkan peningkatan ketiga berturut-turut, mencapai -15,8 poin. Peningkatan bertahap ini, yang ditandai dengan peningkatan sebesar 1 poin pada nilai situasi dan ekspektasi, menunjukkan prospek yang sedikit lebih positif namun belum memberikan sinyal perubahan haluan perekonomian secara komprehensif. Mengingat beragamnya wawasan ini, prakiraan perekonomian jangka pendek masih tetap bearish. Meskipun Zona Euro menunjukkan tanda-tanda perbaikan, resesi di Jerman dan tantangan inflasi serta respons bank sentral menambah kompleksitas pada lanskap perekonomian secara keseluruhan. Selanjutnya, angka Penjualan Ritel untuk tahun 2023 hingga bulan November turun kurang dari perkiraan, turun 1,1% dibandingkan perkiraan penurunan 1,5%, dibandingkan dengan angka bulan Oktober YoY sebesar -0,8% (direvisi naik dari -1,2%). Penjualan Ritel Zona Euro untuk bulan November juga turun sesuai perkiraan investor, yaitu -0,3% dibandingkan dengan angka bulan Oktober sebesar 0,4% (direvisi naik dari 0,1%).

Dari sisi USD, Para pelaku pasar berkesempatan untuk melihat Ekspektasi Inflasi Konsumen bulan Desember pada Senin kemarin. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa Ekspektasi Inflasi Konsumen turun dari 3,4% di bulan November menjadi 3% di bulan Desember, dibandingkan perkiraan analis sebesar 3,3%. Alhasil, Ekspektasi Inflasi Konsumen mencapai level terendah sejak Januari 2021. Yang penting, ekspektasi inflasi median menurun di semua tingkatan. Ekspektasi inflasi tiga tahun ke depan turun dari 3,0% menjadi 2,6%, sedangkan ekspektasi lima tahun ke depan turun dari 2,7% menjadi 2,5%. Menurunnya Ekspektasi Inflasi Konsumen menunjukkan bahwa kebijakan Fed berjalan dengan baik, dan bank sentral mungkin memiliki peluang untuk menurunkan suku bunga dana federal pada bulan Maret.

Harga pada pasangan mata uang EURUSD naik. Support terdekatnya di zona 1.0920 dan resistance terdekatnya di zona 1.1000. Support lanjutan di zona 1.0880 dan dilanjutkan ke zona 1.0850. Resistance lanjutan di zona 1.1030 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1070.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke areal 1.2745. Penguatan kinerja mata uang Poundsterling masih ditopang oleh penurunan kinerja Dolar AS. Hal tersebut masih diakibatkan oleh Data tenaga kerja AS pekan lalu melemahkan usulan Federal Reserve (Fed) untuk menurunkan suku bunga. Presiden Fed Atlanta Raphael Bostik mengatakan pada hari Senin bahwa inflasi di Amerika telah menurun lebih jauh dari yang dia perkiraan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan pengangguran "jauh lebih kecil" dibandingkan perkiraan umum mengingat penurunan inflasi, seraya menyebutkan bahwa The Fed saat ini berada dalam "posisi yang sangat kuat. Disisi Inggris, mantan anggota komite kebijakan moneter Bank of England (BoE), DeAnne Julius, mengatakan bank sentral tidak akan berada dalam posisi untuk mulai memangkas suku bunga pada tahun 2024. Ia menambahkan bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat berkontribusi pada babak baru kenaikan harga energi, yang mengakibatkan guncangan inflasi baru. Support terdekatnya di areal 1.2710 dan resistance terdekatnya di zona 1.2790.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6715. Naiknya performa mata uang Aussie didorong oleh komentar anggota Federal Reserve (Fed) AS yang berspekulasi mengenai potensi penurunan suku bunga pada akhir tahun 2024, serta data ekonomi domestik yang optimis. Presiden Fed Atlanta Raphael W. Bostic berbagi wawasan tentang prospek ekonomi tahun 2024 saat tampil di Atlanta Rotary Club pada hari Senin. Selanjutnya, Biro Statistik Australia mengungkapkan Penjualan Ritel (MoM) yang disesuaikan secara musiman untuk bulan November, naik sebesar 2,0% dibandingkan perkiraan 1,2%, berayun dari penurunan 0,2% sebelumnya. Selain itu, Izin Mendirikan Bangunan bulanan mencapai 1,6% dari 7,5% sebelumnya dibandingkan perkiraan penurunan sebesar 2,0%. Support terdekatnya di zona 0.6680 dan resistance terdekatnya di zona 0.6760

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke areal 0.6247. Kinerja mata uang Kiwi menguat di tengah penurunan yang terjadi pada Indeks Dolar AS. Hal ini diperkirakan akibat dari adanya potensi penurunan suku bunga The Fed pada akhir tahun ini. Pengetatan suku bunga Federal Reserve yang agresif telah mendinginkan perekonomian AS, namun pertumbuhan lapangan kerja tetap tangguh. Pertumbuhan upah meningkat pada bulan Desember, sebuah pengingat bahwa meskipun inflasi telah menurun, tekanan inflasi di pasar tenaga kerja masih terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan target inflasi sebesar 2% yang ditetapkan oleh The Fed. Pasar merespons laporan ketenagakerjaan dengan menurunkan kemungkinan penurunan suku bunga di bulan Maret menjadi 62%, dibandingkan dengan 68% sebelum laporan ketenagakerjaan dirilis. Support terdekatnya di areal 0.6230 dan resistance terdekatnya di zona 0.6280.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 144.26 akibat pasar menantikan pembacaan inflasi utama AS untuk petunjuk baru Federal Reserve terhadap ekspektasi penurunan Tingkat suku bunga. Di sisi Jepang, rilisnya data ekonomi Jepang pada pagi ini melaporkan pengeluaran rumah tangga Jepang pada bulan November turun -2,9% dari tahun sebelumnya sebesar -2,5%, turun selama sembilan bulan berturut-turut. Selain itu, Inflasi di ibukota Jepang turun seperti yang diharapkan, dengan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) inti Tokyo, yang tidak termasuk harga makanan segar yang bergejolak, naik 2,1% YoY di bulan Desember. Support terdekatnya di zona 144.00 dan resistance terdekatnya di zona 144.68

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3344 di tengah komentar dovish Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman pada hari Senin, dengan mengatakan bahwa dia sekarang melihat kebijakan moneter AS "cukup membatasi" dan mengisyaratkan kesediaannya untuk mendukung penurunan suku bunga seiring dengan meredanya inflasi. Di sisi Kanada, penurunan harga minyak mentah akibat terjadi karena pemotongan harga oleh Aramco dalam penetapan harga minyak mentah terutama untuk negara-negara Asia menekan kinerja Loonie terkait komoditas utama. Support terdekatnya di areal 1.3330 dan resistance terdekatnya di zona 1.3380.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc turun ke zona 0.8480. Turunnya kinerja mata uang Swiss sejalan dengan penurunan yang terjadi pada mata uang USD. Diakibatkan oleh adanya potensi The Fed menurunkan suku bunganya pada pertemuan mendatang. The Fed telah mengakui bahwa pihaknya berencana untuk memangkas suku bunga namun gagal memberikan rincian waktunya dalam risalah pertemuan bulan Desember. The Fed mungkin memutuskan untuk memperpanjang jeda suku bunga hingga paruh kedua tahun ini kecuali terjadi penurunan inflasi yang signifikan atau pelemahan ekonomi AS yang tidak terduga. The Fed tampaknya tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunganya dan pasar mungkin terlalu terburu-buru dalam memperkirakan penurunan suku bunga awal pada bulan Maret. Support terdekatnya di zona 0.8420 dan resistance terdekatnya di zona 0.8520.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:30

USD - FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

3:00

USD - Consumer Credit m/m

23.8B

8.9B

5.8B

6:30

JPY - Tokyo Core CPI y/y

2.1%

2.1%

2.3%

6:30

JPY - Household Spending y/y

-2.9%

-2.2%

-2.5%

7:01

GBP - BRC Retail Sales Monitor y/y

1.9%

2.3%

2.6%

7:30

AUD - Retail Sales m/m

2.0%

1.2%

-0.4%

7:30

AUD - Building Approvals m/m

1.60%

-1.9%

7.2%

13:45

CHF - Unemployment Rate

-

2.2%

2.1%

14:00

EUR - German Industrial Production m/m

-

0.4%

-0.4%

14:45

EUR - French Trade Balance

-

-7.9B

-8.6B

15:00

CHF - Foreign Currency Reserves

-

-

642B

17:00

EUR - Unemployment Rate

-

6.5%

6.5%

18:00

USD - NFIB Small Business Index

-

90.7

90.6

20:30

CAD - Building Permits m/m

-

-1.5%

2.3%

20:30

CAD - Trade Balance

-

2.0B

3.0B

20:30

USD - Trade Balance

-

-64.9B

-64.3B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788