Home
>
News
>
Publication
>
Gencatan Senjata Hampir Rampung, Pergerakan Minyak Jadi Terbebani
Gencatan Senjata Hampir Rampung, Pergerakan Minyak Jadi Terbebani
Thursday, 25 July 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08390

-0.04%

GBPUSD

1.29050

-0.12%

AUDUSD

0.65800

-0.36%

NZDUSD

0.59280

-0.15%

USDJPY

153.890

-0.80%

USDCHF

0.88490

-0.15%

USDCAD

1.38060

0.07%

GOLDUD

2,398.110

-0.76%

COFU

77.50

-0.67%

USD/IDR

16,210

0.22%

Fokus Crude Oil:

  • Perundingan gencatan senjata Gaza tampaknya sudah mencapai tahap akhir, kata pejabat senior AS.
  • Beberapa bank besar China umumkan penurunan suku bunga deposito sebesar 10-20 basis poin.

***********************************************************

Kamis, 25 Juli 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau masih bergerak tertekan dibebani oleh sentimen dari semakin menguatnya potensi gencatan senjata di Gaza. Meski demikian, langkah pemangkasan suku bunga oleh bank-bank besar China, laporan EIA, dan sanksi lebih lanjut UE terhadap Rusia, memberikan dukungan pada harga minyak.

Harapan gencatan senjata di Gaza kian menguat pasca seorang pejabat senior AS pada hari Rabu mengatakan bahwa terlepas dari beberapa masalah yang masih harus diselesaikan antara Israel dan Hamas, namun kesepakatan telah tercapai dimana gencatan senjata enam minggu akan dilakukan. Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan membahas kesenjangan yang masih ada pada hari Kamis, tambah pejabat tersebut.

Sementara itu, beberapa bank besar China, termasuk ICBC, AgBank, dan Bank of China, mengumumkan penurunan suku bunga deposito berjangka sebesar 10-20 basis poin, pada hari Kamis, menyusul pemangkasan suku bunga pinjaman acuan sebesar 10 basis poin yang dilakukan oleh bank sentral pada awal pekan. Langkah tersebut memicu ekspektasi bahwa bank-bank China lainnya kemungkinan akan mengambil langkah serupa, yang sekaligus menjadi katalis positif yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.

Turut mendukung pergerakan harga, dalam laporan terbaru yang dirilis oleh badan statistik EIA pada Rabu malam yang menunjukkan stok minyak mentah turun sebesar 3,7 juta barel, jauh melebihi prediksi awal yang memperkirakan sakan terjadi penurunan sebesar 2 juta barel, untuk penutupan pekan yang berakhir 19 Juli. Untuk stok bensin juga dilaporkan turun sebesar 5,6 juta barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.

Sentimen positif lainnya datang dari potensi tekanan lebih lanjut terhadap ekonomi Rusia yang dipicu oleh rencana terbaru UE untuk memperpanjang periode pembaruan sanksi terhadap aset bank sentral Rusia, sehingga memungkinkan UE dan G7 menggunakan bunga atas aset-aset tersebut untuk memberikan pinjaman kepada Ukraina, ungkap sumber pada hari Rabu.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $79 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $74 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1860K

1867K

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

238K

243K

19:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

 

2%

1.4%

19:30

USA - Durable Goods Orders MoM

 

0.3%

0.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788