Home
>
News
>
Publication
>
GBPUSD Menguat Pasca Data Ekonomi Inggris yang Positif
GBPUSD Menguat Pasca Data Ekonomi Inggris yang Positif
Monday, 13 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0772

-0.04%

GBPUSD

1.2521

0.07%

AUDUSD

0.6601

-0.18%

NZDUSD

0.6019

-0.15%

USDJPY

155.73

0.06%

USDCHF

0.9063

0.03%

USDCAD

1.3670

0.11%

GOLDUD

2362.32

0.02%

USD/IDR

16060

0.09%

Fokus GBPUSD:

  1. PDB Inggris meningkat sebesar 0,6% di Q1
  2. PDB bulan Maret meningkat sebesar 0,4%

Senin, 13 Mei 2024 – Pergerakan pasangan mata uang GBPUSD naik ke zona 1.2521 pasca data Perekonomian Inggris tumbuh paling pesat dalam hampir tiga tahun pada kuartal pertama tahun 2024, hal ini telah mengakhiri resesi dangkal yang terjadi pada paruh kedua tahun lalu. Kantor Statistik Nasional melaporkan Produk domestik bruto meningkat sebesar 0,6% dalam tiga bulan hingga Maret, angka tersebut adalah pertumbuhan terkuat sejak kuartal keempat tahun 2021 ketika naik sebesar 1,5%.

Kebijakan moneter Bank of England saat ini berada pada level tertinggi dalam 16 tahun, pada pertemuan sebelumnya memperkirakan pertumbuhan kuartalan sebesar 0,4% untuk kuartal pertama dan kenaikan yang lebih kecil sebesar 0,2% untuk kuartal kedua, dan ekspansi yang lemah hanya 0,5% untuk tahun 2024 secara keseluruhan. Pejabat di Komite Kebijakan Moneter BoE memberi isyarat bahwa bank sentral dapat beralih ke pemotongan suku bunga pada awal bulan Juni, namun beberapa ekonom mengatakan pada hari Jumat bahwa pertumbuhan PDB yang lebih kuat dapat menunda upaya Bank Dunia dan memicu inflasi.

Dari sisi Dolar AS, kinerja Dolar AS meningkat di tengah kehati-hatian pasar menjelang Inflasi AS dan pernyataan dari para Pejabat The Fed. Dimana pada hari Jumat, Presiden Federal Reserve Dallas Lorie Logan mengatakan bahwa ada "ketidakpastian" pada apakah kebijakan moneter cukup bersifat membatasi untuk menurunkan inflasi sesuai target The Fed, dan menekankan bahwa "terlalu dini" untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga pada tahap ini. Dari segi data, Klaim awal mingguan untuk negara bagian tunjangan pengangguran meningkat 22.000 menjadi 231.000 yang disesuaikan secara musiman, dibanding perkiraan pasar sebesar sebesar 215.000. Data tersebut menyusul laporan payroll AS yang lebih lemah dari perkiraan pada minggu lalu dan data lain yang menunjukkan lowongan pekerjaan turun ke level terendah dalam tiga tahun pada bulan Maret. Pelaku pasar memperkirakan melemahnya pasar tenaga kerja sebagai tanda bahwa konsumen kemungkinan mulai memperlambat pengeluaran dan pada gilirannya membantu mengurangi inflasi.

Harga pada pasangan mata uang GBPUSD naik. Support terdekatnya di areal 1.2490 dan resistance terdekatnya di zona 1.2570. Support lanjutan di zona 1.2450 dan dilanjutkan ke zona 1.2410. Resistance lanjutan di zona 1.2590 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.2640.

EURUSD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1,0772 di tengah para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pada bulan lalu bahwa mereka kemungkinan akan berada dalam posisi untuk memangkas suku bunga pada bulan Juni karena inflasi di Zona Euro berada di jalur yang tepat untuk turun kembali ke 2% tahun depan. Support terdekatnya di zona 1.0750 dan resistance terdekatnya di zona 1.0790.

AUDUSD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.6691 terseret oleh kinerja Dolar AS. Di sisi Australia, Departemen Keuangan Australia mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka memproyeksikan bahwa inflasi dapat kembali ke band target Reserve Bank of Australia (RBA) sebelum akhir 2024. Dalam proyeksi Desember, para pejabat memproyeksikan inflasi IHK melambat ke 3,75% pada pertengahan 2024 dan 2,75% pada pertengahan 2025, menempatkannya kembali ke kisaran target RBA. Support terdekatnya di zona 0.6630 dan resistance terdekatnya di zona 0.6710.

NZDUSD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.6019 tertekan oleh kinjerja Dolar AS. Di sisi Selandia Baru, Business NZ Performance of Manufacturing Index (PMI), yang mengukur aktivitas bisnis di sektor manufaktur Selandia Baru mengindikasikan peningkatan pada bulan April, dengan angka penyesuaian musiman mencapai 48,9 dibandingkan dengan 46,8 pada bulan Maret, meskipun masih di bawah 49,1 pada bulan Februari. Meskipun sektor manufaktur mengalami kontraksi selama 14 bulan berturut-turut, ada tanda-tanda perbaikan. Support terdekatnya di areal 0.5990 dan resistance terdekatnya di zona 0.6050.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 155.73. Disisi Jepang, Data resmi yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga turun 1,2% di bulan Maret dibandingkan tahun sebelumnya, berlawanan dengan perkiraan pasar yang memperkirakan penurunan 2,4% dan menyusul penurunan 0,5% di bulan Februari. Pelaku pasar memperkirakan bahwa Konsumsi yang lemah kemungkinan membuat Bank of Japan menunggu hingga bulan Oktober untuk memastikan adanya siklus upah dan harga yang baik sebelum menaikkan suku bunga. Support terdekatnya di zona 155.45 dan resistance terdekatnya di zona 156.00.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3670 terdorong oleh kinerja Dolar AS. Di sisi Kanada pada hari Jumat, perekonomian Kanada bertambah lima kali lipat jumlah pekerjaan yang diperkirakan untuk bulan April dan tingkat pengangguran secara tak terduga bertahan di angka 6,1%. Rilisnya data ini membuat pelaku pasar mengurangi spekulasi penurunan suku bunga di bulan Juni. Perekonomian menambah 90.400 pekerjaan dan tingkat pengangguran meningkat menjadi 6,1%. Support terdekatnya di areal 1.3725 dan resistance terdekatnya di zona 1.3655.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.9063 terdorong oleh kinerja Dolar AS. Pada hari Jumat, Presiden The Fed San Francisco Mary Daly menyoroti perlunya kebijakan restriktif yang berkepanjangan untuk mencapai target inflasi The Fed. Sementara itu, Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa bank sentral mungkin masih berencana untuk memangkas suku bunganya tahun ini, meskipun prospeknya tidak pasti. Pendekatan yang hati-hati dari Federal Reserve AS (The Fed) memberikan beberapa dukungan bagi Dolar AS (USD). Di tempat lain, sentimen konsumen jatuh karena kekhawatiran terhadap inflasi meningkat, menurut Survei Universitas Michigan pada hari Jumat. Pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen berada di 67,4 di bulan Mei dari 77,2 di bulan April, lebih lemah dari ekspektasi 76,0. Prospek inflasi satu tahun melonjak ke 3,5%, sementara prospek lima tahun naik ke 3,1%. Kedua angka tersebut mencatatkan level tertinggi sejak November 2023. Support terdekatnya di zona 0.9020 dan resistance terdekatnya di zona 0.9085.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

5:30

NZD - BusinessNZ Services Index

47.1

-

47.2

10:00

NZD - Inflation Expectations q/q

2.33%

-

2.50%

19:30

CAD - Building Permits m/m

-

-4.6%

9.3%

20:00

USD - FOMC Member Jefferson Speaks

-

-

-

20:00

USD - FOMC Member Mester Speaks

-

-

-

20:30

CHF - SNB Chairman Jordan Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788