| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08520 | -0.05% |
GBPUSD | 1.26860 | -0.05% |
AUDUSD | 0.65790 | -0.18% |
NZDUSD | 0.60990 | -0.16% |
USDJPY | 148.340 | 0.04% |
USDCHF | 0.87010 | 0.06% |
USDCAD | 1.34610 | 0.10% |
GOLDUD | 2,028.790 | -0.17% |
COFU | 74.57 | -0.13% |
USD/IDR | 15,677 | 0.27% |
Rabu, 24 Januari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari meredanya gangguan pasokan di AS akibat cuaca dingin ekstrem. Meski demikian, situasi di Timur Tengah yang terus memanas memberikan dukungan positif terhadap harga minyak.
Negara bagian North Dakota yang merupakan negara bagian penghasil minyak terbesar ketiga di AS, resmi kembali beroperasi pada hari Selasa, ungkap otoritas jaringan pipa di negara bagian tersebut. Meskipun produksinya masih turun sebanyak 300.000 bph, namun situasi tersebut meredam kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak di AS, hal ini disebabkan karena saat berlangsungnya cuaca dingin ekstrem di seluruh negara bagian North Dakota pada pekan lalu telah menyebabkan penurunan produksi minyak sebesar 425.000 bph di Bakken, yang merupakan salah satu cadangan minyak dan gas alam terbesar di AS.
Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah AS dalam sepekan mengalami penurunan tajam sebesar 6,67 juta barel untuk pekan yang berakhir 19 Januari. Meski demikian, dari sisi bensin secara tak terduga justru naik sebesar 7,18 juta barel. Laporan dari API tersebut memberikan gambaran yang bias akan permintaan di pasar energi AS. Malam nanti, badan statistik pemerintah, Energy Information Administration (EIA) akan merilis laporan mingguan stok minyak dan bensin yang diharapkan akan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas akan kondisi pasar energi AS.
Sementara itu, eskalasi tensi di wilayah Timur Tengah masih terus memanas. AS dilaporkan kembali melancarkan serangan di Irak yang menargetkan tiga fasilitas yang terkait dengan milisi yang didukung Iran pada hari Selasa, kata Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin. Serangan tersebut merupakan tanggapan pasca serangan akhir pekan lalu di pangkalan udara Irak yang melukai pasukan AS. Di hari yang sama, juru bicara militer Kataib Hezbollah Jaafar al-Husseini mengatakan bahwa pihaknya akan terus menargetkan “pangkalan musuh” sampai akhir pengepungan Israel di Gaza dan menekankan dukungan AS untuk kampanye Israel.
Dari Laut Merah dilaporkan bahwa semakin banyak kapal tanker yang mengalihkan rute dari atau ke Laut Rea dan Terusan Suez karena berisiko tinggi diserang oleh kelompok Houthi Yaman. Mengutip dari data perusahaan intelijen perdagangan global Kpler, setidaknya enam kapal tanker minyak mentah saat ini mengambil rute yang lebih panjang di sekitar Tanjung Harapan di Afrika daripada Terusan Suez, sebuah rute yang dapat menambah waktu perjalanan hingga 45 hari. Penambahan waktu perjalanan tersebut memicu kenaikan tarif logistik, dimana dalam beberapa hari terakhir, kapal tanker yang membawa “produk bersih” seperti solar dan bensin telah mengalami kenaikan sekitar 30 persen lebih, kata Viktor Katona, analis minyak mentah utama di Kpler.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $76 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
22:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
| -2.150M | -2.492M |
22:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
| 2.300M | 3.083M |