Home
>
News
>
Publication
>
ExxonMobil Bersiap Setop Kilang Prancis, Minyak Kembali Menguat
ExxonMobil Bersiap Setop Kilang Prancis, Minyak Kembali Menguat
Wednesday, 26 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.07130

-0.03%

GBPUSD

1.26850

-0.04%

AUDUSD

0.66460

0.41%

NZDUSD

0.61200

-0.08%

USDJPY

159.700

0.09%

USDCHF

0.89460

0.01%

USDCAD

1.36570

-0.04%

GOLDUD

2,319.630

-0.22%

COFU

80.72

0.25%

USD/IDR

16,390

0.27%

Fokus Crude Oil:

  • Produksi di kilang minyak Prancis mungkin akan dihentikan jika pemogokan terus berlanjut, ujar sumber dari ExxonMobil.
  • China desak UE untuk mencabut sanksi terhadap perusahaan China yang diyakini terkait dengan Rusia.

***********************************************************

Rabu, 26 Juni 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat didukung oleh isyarat penghentian produksi kilang minyak Prancis dan ketegangan di Gaza yang belum mereda. Meski demikian, menguatnya sinyal tensi antara China dengan UE, dan laporan API membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Aksi pemogokan pekerja yang berlangsung sejak hari Jumat lalu membuat kegiatan operasional ExxonMobil di kilang Gravenchon menjadi terganggu. Perusahaan minyak swasta terbesar dunia itu pada hari Selasa mengatakan kemungkinan untuk menghentikan produksi di kilang minyak yang berlokasi di Perancis utara tersebut jika pemogokan masih terus berlanjut. Kilang Gravenchon sendiri menyumbang sekitar 20% dari kapasitas kilang di Prancis.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, Israel pada Selasa pagi melancarkan tiga serangan via udara secara terpisah yang menargetkan dua sekolah dan sebuah rumah di Kota Gaza. Serangan tersebut menewaskan setidaknya 24 warga Palestina, termasuk saudara perempuan Ismail Haniyeh, pemimpin kelompok Hamas. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, pemimpin Hamas itu menegaskan tidak akan ada kesepakatan apapun dengan Israel, apabila tidak ada jaminan gencatan senjata dan dihentikannya serangan di Gaza.

Sementara itu, tensi antara China dengan UE masih terus berlanjut. Menyusul desakan sebelumnya agar UE membatalkan rencana penerapan bea impor kendaraan listrik pada 4 Juli mendatang, China kembali mendesak UE untuk mencabut sanksi sepihak terhadap perusahaan-perusahaan China yang diyakini mendukung aksi Rusia dalam invasi di Ukraina, kata juru bicara Mao Ning pada hari Selasa. Di hari yang sama, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto agar pihak UE dapat menerapkan kebijakan yang rasional dan pragmatis demi memastikan perkembangan hubungan China dengan UE untuk tetap sehat dan stabil.

Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah dan stok bensin mengalami peningkatan masing-masing sebesar 914 ribu barel dan 3,84 juta barel untuk pekan yang berakhir 21 Juni. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang melemah di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh EIA.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $79 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

-3M

-2.547M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

-1.1M

-2.28M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788