Home
>
News
>
Publication
>
Emas Tertekan, Pasar Merespons Calon Ketua The Fed yang Hawkish
Emas Tertekan, Pasar Merespons Calon Ketua The Fed yang Hawkish
Monday, 02 February 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1871

-0.27%

GBPUSD

1.3705

-0.32%

AUDUSD

0.6970

-0.72%

NZDUSD

0.6033

-0.68%

USDJPY

154.82

0.44%

USDCHF

0.7716

0.40%

USDCAD

1.3602

0.40%

GOLDUD

4833.89

-5.15%

USD/IDR

16,791

0.00%

Fokus Emas:

Perubahan ekspektasi kebijakan moneter AS pasca pencalonan Kevin Warsh

Tekanan teknikal dan likuidasi pasar setelah reli ekstrem emas

Senin, 02 Februari 2026 – Harga emas turun pada level US$4.833 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, memperpanjang pelemahan terdalam dalam lebih dari satu dekade terakhir. Koreksi ini mencerminkan kombinasi pergeseran ekspektasi kebijakan moneter AS dan penyesuaian teknikal pasca reli ekstrem.

Sentimen utama datang dari Amerika Serikat menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump yang mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve, menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir Mei mendatang. Warsh dipersepsikan pasar sebagai figur hawkish dengan fokus kuat pada pengendalian inflasi, termasuk kecenderungan mempertahankan suku bunga tinggi dan mengecilkan neraca The Fed. Ekspektasi ini mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi, yang secara historis menekan daya tarik emas dan perak sebagai aset non-yielding. Indeks dolar AS tercatat menguat sepanjang akhir pekan, memperlemah permintaan spot logam mulia di pasar global.

Di sisi lain, volatilitas ekstrem pasca reli agresif turut memicu aksi likuidasi dan margin call di kalangan trader leveraged, terutama di kontrak perak, yang volumenya dilaporkan mencapai jutaan dolar AS pada puncak tekanan pasar. Sentimen juga diperkuat oleh data ekonomi AS, termasuk kenaikan signifikan Producer Price Index (PPI) Desember 2025, yang menggeser ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Meski tekanan jangka pendek masih dominan, pasar tetap mencermati rilis data AS pekan ini, termasuk data tenaga kerja dan inflasi lanjutan sebagai penentu arah lanjutan harga emas, di tengah ketidakpastian geopolitik global yang belum sepenuhnya mereda.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.566 hingga $4.236, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.338 hingga $5.780. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.464, sementara resistance jangka menengah berada di area $6.552.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:45pm

USD

Final Manufacturing PMI

-

51.9

51.9

10:00pm

USD

ISM Manufacturing PMI

-

48.5

47.9

10:00pm

USD

ISM Manufacturing Prices

-

59.3

58.5

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788