| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,0927 | -0,12% |
GBPUSD | 1,2689 | -0,07% |
AUDUSD | 0,6514 | 0,45% |
NZDUSD | 0,5953 | 0,84% |
USDJPY | 144,33 | 1,65% |
USDCHF | 0,8511 | 0,66% |
USDCAD | 1,3783 | -0,03% |
GOLDUD | 2389,17 | -0,18% |
USD/IDR | 16150 | -0,06% |
Fokus Emas:
Rabu, 07 Agustus 2024 – Harga emas tertekan ke zona $2389 per troy ons di tengah penguatan kinerja Dollar AS dan imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi. Kembali menguatnya kinerja Dollar AS terjadi setelah adanya perbaikan sentimen pasar. Selain itu, data terkini menunjukkan bahwa imbal hasil obligasi AS 10 tahun berada di level 3,9%, naik dibandingkan hari pasar sebelumnya sebesar 3,78%.
Penguatan kinerja Dollar AS kembali terjadi di tengah membaiknya defisit neraca perdagangan AS. Data terbaru dari U.S. Census Bureau dan U.S. Bureau of Economic Analysis menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan AS berada di level $73,1 miliar, lebih kecil dibandingkan bulan sebelumnya sebesar $75 miliar. Kondisi ini dikarenakan ekspor AS pada bulan Juni meningkat sebesar $3,9 miliar dari ekspor bulan Mei, yaitu mencapai $265,9 miliar. Sementara itu, impor AS pada bulan Juni mencapai $339,0 miliar, naik $2 miliar lebih tinggi dari impor bulan Mei.
Penurunan harga emas yang juga terjadi selama beberapa hari ke belakang didorong oleh aksi ambil untung secara global. Peningkatan harga emas sebesar lebih dari 4% dalam sebulan terakhir membuat para investor mulai menjual kepemilikan emas mereka dikarenakan keuntungan yang didapatkan sudah cukup baik. Kondisi ini memberikan tekanan pada harga emas sehingga mengalami penurunan.
Harga emas menurun dengan support saat ini beralih ke area $2380 dan resistance terdekat berada di area $2392. Support terjauhnya berada di area $2375 hingga ke area $2365, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2410 hingga ke area $2430.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
All Day | US - No Data Economy | - | - | - | |||||