Home
>
News
>
Publication
>
Emas Terkoreksi Usai Rekor, Aksi Ambil Untung Dominasi Pasar
Emas Terkoreksi Usai Rekor, Aksi Ambil Untung Dominasi Pasar
Thursday, 22 January 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1689

-0.16%

GBPUSD

1.3431

-0.11%

AUDUSD

0.6761

0.50%

NZDUSD

0.5842

0.17%

USDJPY

158.23

0.16%

USDCHF

0.7952

0.13%

USDCAD

1.3826

0.13%

GOLDUD

4816.79

-0.92%

USD/IDR

16,958

0.00%

Fokus Emas:

Aksi ambil untung dan meredanya tensi geopolitik global

Penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed

Kamis, 22 Januari 2026 – Harga emas dibuka melemah pada level US$4.816 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, setelah mencatat kenaikan selama tiga sesi berturut-turut dan mencetak rekor tertinggi baru. Koreksi ini terutama dipicu oleh aksi ambil untung pelaku pasar menyusul reli tajam sebelumnya. Tekanan jual juga muncul seiring meredanya ketegangan geopolitik, setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana pengenaan tarif terhadap negara-negara Eropa dan menyampaikan telah tercapai kerangka kesepakatan awal terkait Greenland bersama NATO. Meredanya risiko geopolitik mendorong penguatan dolar AS, dengan Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,1% yang turut menekan harga emas.

Dari sisi geopolitik, pernyataan Trump menandai perubahan sikap setelah sebelumnya menegaskan ambisi AS atas Greenland dan mengancam penerapan tarif tinggi terhadap negara-negara Eropa. Sementara itu, perhatian pasar juga tertuju pada isu independensi bank sentral AS, setelah hakim Mahkamah Agung AS mengisyaratkan skeptisisme terhadap upaya Trump memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook.

Dari sisi moneter, pelaku pasar masih memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuan setidaknya hingga kuartal berjalan, bahkan berpotensi hingga akhir masa jabatan Ketua Jerome Powell pada Mei mendatang. Ekspektasi kebijakan suku bunga yang relatif stabil cenderung membatasi tekanan lebih dalam pada emas, meskipun dalam jangka pendek harga masih rentan terhadap koreksi teknikal. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada rilis data ekonomi AS mendatang, termasuk estimasi awal pertumbuhan PDB kuartal IV dan data klaim pengangguran mingguan yang berpotensi mempengaruhi arah dolar AS dan ekspektasi suku bunga The Fed.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.761 hingga $4.692, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.894 hingga $4.958. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.559, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.091.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

4:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

Day 4

All

WEF Annual Meetings

-

-

-

8:30pm

USD

Final GDP q/q

-

4.3%

4.3%

8:30pm

USD

Unemployment Claims

-

209K

198K

8:30pm

USD

Final GDP Price Index q/q

-

3.8%

3.8%

10:00pm

USD

Core PCE Price Index m/m

-

0.2%

-

10:00pm

USD

Personal Income m/m

-

0.4%

-

10:00pm

USD

Personal Spending m/m

-

0.5%

-

Oct Data

USD

Core PCE Price Index m/m

-

-

0.2%

Oct Data

USD

Personal Income m/m

-

-

0.4%

Oct Data

USD

Personal Spending m/m

-

-

0.3%

10:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

-90B

-71B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788