| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0831 | -0.05% |
GBPUSD | 1.2708 | 0.06% |
AUDUSD | 0.6610 | 0.08% |
NZDUSD | 0.6131 | 0.03% |
USDJPY | 147.50 | -0.14% |
USDCHF | 0.8610 | -0.09% |
USDCAD | 1.3417 | -0.09% |
GOLDUD | 2031.72 | 0.03% |
USD/IDR | 15780 | 0.06% |
Fokus Emas:
Selasa, 30 Januari 2024 – Harga emas naik akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah meningkatkan permintaan untuk aset safe-haven, sementara pasar menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve pada pekan ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut apakah The Fed mempertahankan tingkat suku bunga atau mengurangi tingkat suku bunga seperti perkiraan pasar.
Dalam berita yang beredar, Presiden Joe Biden diperkirakan akan mengesahkan aksi militer AS di Timur Tengah sebagai respon atas serangan pesawat tak berawak oleh milisi pro-Iran di dekat perbatasan Yordania-Suriah yang menewaskan tiga tentara AS dan melukai sedikitnya 34 orang. Hal ini meningkatkan risiko eskalasi lebih lanjut dari ketegangan geopolitik.
Di sisi data ekonomi, pada hari Senin, Indeks Bisnis Manufaktur The Fed Dallas AS untuk bulan Januari berada di -27,4 dibandingkan -10,4 sebelumnya. Fokus pasar saat ini beralih kepada kebijakan Federal Reserve (The Fed) akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada hari Kamis pagi dengan The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunganya. Selain itu, sebagian besar pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga pertama akan terjadi pada bulan Mei atau Juni, meskipun penurunan pada pertemuan The Fed bulan Maret tidak menutup kemungkinan.
Harga emas naik dengan support saat ini beralih ke area $2012 dan resistance terdekat berada di area $2040. Support terjauhnya berada di area $1996 hingga ke area $1977, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2075 hingga ke area $2100.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
21:00 | USD - S&P/CS Composite-20 HPI y/y | - | 5.8% | 4.9% | |||||
22:00 | USD - CB Consumer Confidence | - | - | - | |||||
22:00 | USD - JOLTS Job Openings | - | 8.73M | 8.79M | |||||