| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0878 | -0.03% |
GBPUSD | 1.2763 | -0.02% |
AUDUSD | 0.6645 | -0.08% |
NZDUSD | 0.6177 | -0.11% |
USDJPY | 154.84 | 0.38% |
USDCHF | 0.8900 | 0.04% |
USDCAD | 1.3674 | 0.03% |
GOLDUD | 2327.63 | -0.09% |
USD/IDR | 16230 | 0.18% |
Fokus Emas :
Rabu, 5 Juni 2024 – Harga emas mengalami penurunan dan beralih ke level $2333.Penurunan ini didorong oleh menurunnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga The Fed pasca hasil yang mengecewakan dan indikasi perekonomian AS yang melemah berdasarkan data ekonomi makro Amerika yang rilis baru-baru ini.
Dolar AS (USD) yang berkorelasi negatif dengan emas baru-baru ini mengalami kenaikan, yang mana hal ini juga berpengaruh terhadap pergerakan negatif harga emas, pun beberapa pelaku pasar melakukan rotasi aset ke obligasi. Menilai data perekonomian AS, data JOLTS menjadi berita utama setelah mencatat 8,059 juta lowongan pekerjaan yang lebih rendah dari perkiraan pada bulan April sebesar 8,34 juta. Data tersebut menunjukkan adanya kemerosotan di pasar kerja AS. Laporan tenaga kerja Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Mei, yang akan dirilis pada minggu ini akan menjadi fokus para pelaku pasar.
Sebagian besar komoditas dan sebagian besar pasar ekuitas mengalami aksi jual dimana beberapa faktor menjadi alasannya, seperti keputusan OPEC+ dan pemilihan umum India. Selain itu, ketakutan umum tentang pertumbuhan ekonomi global juga terjadi pasca rilisnya oleh data PMI Manufaktur ISM AS yang buruk yang dirilis pada minggu ini.
Alasan lain bisa jadi adalah rotasi aset oleh para pelaku pasar. Data CPI Swiss telah memicu spekulasi bahwa Bank Nasional Swiss (SNB) dapat melakukan pemotongan suku bunga lagi pada pertemuannya di bulan Juni. Dengan Bank Sentral Eropa (ECB) yang sangat diantisipasi untuk memangkas suku bunga pada hari Kamis dan meningkatnya spekulasi bahwa Bank Kanada (BoC) juga dapat memangkas suku bunga pada hari Rabu, pasar obligasi global sedang menguat dan dapat menguras investasi dari Emas.
Pembelian emas pada bulan April tetap tinggi, setelahbank sentral meningkat pada bulan April dengan pembelian bersih global sebesar 33 ton, menurut data terbaru World Gold Council. Pembelian emas bersih oleh bank sentral pada bulan Maret turun menjadi 3 ton dengan pelaporan penjualan 12 ton oleh Filipina. Uzbekistan, Thailand, dan Yordania, smentara Bank Sentral Turki adalah pembeli terbesar pada bulan April, menambahkan 8 ton emas lagi ke cadangannya.
Menilai dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2364. Namun, apabila menemui katalis negatif harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2308.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
19:15 | US - ADP Non-Farm Employment Change | - | 173K | 192K | |||||
20:45 | US - Final Services PMI | - | 54.8 | 54.8 | |||||
21:00 | US - ISM Services PMI | - | 51.0 | 49.4 | |||||
21:30 | US - Crude Oil Inventories | - | -2.1M | -4.2M | |||||