Home
>
News
>
Publication
>
Emas Kembali Ke Trend Positif Menyusul Data Estimasi PDB AS
Emas Kembali Ke Trend Positif Menyusul Data Estimasi PDB AS
Friday, 31 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0830

0.09%

GBPUSD

1.2730

0.08%

AUDUSD

0.6632

0.27%

NZDUSD

0.6113

0.28%

USDJPY

156.81

-0.13%

USDCHF

0.9031

-0.02%

USDCAD

1.3677

-0.05%

GOLDUD

2343.01

0.64%

USD/IDR

16250

-0.03%

Fokus Emas :

  1. Data PDB Q1 AS
  2. Konflik Geopolitik

Jumat, 31 Mei 2024 – Harga emas kembali meningkat dengan beralih ke level $2347. Kenaikan harga emas didorong oleh melemahnya dolar AS setelah rilis estimasi data PDB AS yang diperkirakan akan lebih rendah dikarenakan melemahnya tingkat pengeluaran customer.

Pertumbuhan PDB AS tahunan pada Q1 direvisi turun menjadi 1,3% dari estimasi awal 1,6%, menurut data dari Biro Analisis Ekonomi AS, yang dirilis pada hari Kamis. Angka tersebut berada di bawah angka pada Q4 tahun lalu, namun sesuai dengan ekspektasi pasar. Data tersebut menyebabkan penurunan imbal hasil treasury AS. Data PDB juga memberikan gambaran bahwa perekonomi AS tidak sekuat yang diperkirakan oleh pasar dan dapat mengindikasikan inflasi yang menurun sehingga hal tersebut berdampak positif dengan harga emas.

Pertumbuhan perekonomian AS yang lebih lambat ini menunjukkan bahwa biaya pinjaman yang lebih tinggi yang ditetapkan oleh Fed berdampak buruk pada ekonomi. Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan peningkatan jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran. Sementara

Walaupun pejabat Fed masih melontarkan nada hawkish tetap tidak menahan laju emas untuk naik. Presiden Fed New York John Williams menjadi berita utama. Ia mengatakan bahwa kebijakan moneter sudah tepat, inflasi terlalu tinggi, dan ia tidak merasa perlu memangkas suku bunga. Ia menambahkan bahwa inflasi akan mencapai target 2% yang ditetapkan Fed pada awal tahun 2026.

Sementara itu, konflik di Timur Tengah masih berlanjut, Israel mengendalikan hampir seluruh perbatasan darat Gaza setelah mengambil alih zona penyangga di sepanjang perbatasan dengan Mesir. Kekhawatiran akan resiko geopolitik ini berpotensi meningkatkan permintaan akan emas yang merupakan safe-haven asset.

Menilai dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2364. Namun, apabila menemui katalis negatif, harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2315.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

US - Core PCE Price Index m/m

-

0.3%

0.3%

19:30

US - Personal Income m/m

-

0.3%

0.5%

19:30

US - Personal Spending m/m

-

0.3%

0.8%

20:45

US - Chicago PMI

-

41.1

37.9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788