Home
>
News
>
Publication
>
Emas Kembali Bangkit Pasca Trend Negatif di Minggu Lalu
Emas Kembali Bangkit Pasca Trend Negatif di Minggu Lalu
Monday, 27 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0852

0.04%

GBPUSD

1.2726

0.13%

AUDUSD

0.6620

0.21%

NZDUSD

0.6109

0.26%

USDJPY

157.01

-0.17%

USDCHF

0.9141

-0.08%

USDCAD

1.3667

-0.02%

GOLDUD

2333.00

0.26%

USD/IDR

16020

0.09%

Fokus Emas :

  1. Data PMI Amerika Serikat
  2. Geopolitik dan Demand Emas

Senin, 27 Mei 2024 – Harga emas kembali ke jalur positif setelah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut. Saat ini harga emas beralih ke harga $2339. Pergerakan harga emas yang cenderung berubah-ubah ini disebabkan kondisi geopolitik yang sedang terjadi, kondisi perekonomian AS, hingga perubahan jumlah permintaan pada emas.

Sejumlah data ekonomi AS yang kuat dan melebihi ekspektasi berdampak buruk pada harga emas pada hari Kamis. Data awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS untuk bulan Mei naik diatas perkiraan. Index PMI terutama di sektor jasa dianggap sebagai kontributor utama tingginya inflasi, hal ini telah menurunkan spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan menerapkan kebijakan pemotongan suku bunga. Hal ini berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil karena meningkatkan opportunity cost untuk memegang logam mulia tersebut.

Tidak banyak data yang meningkatkan optimisme investor terhadap pelonggaran kebijakan Fed, namun revisi ke bawah pada bulan Maret mengenai pembelian durable goods telah membebani dolar AS, ditambah jatuhnya imbal hasil Treasury AS mendukung pemulihan Emas setelah mencapai titik terendah. Treasury AS bertenor 10 tahun memberikan imbal hasil sebesar 4,461%, turun satu setengah basis poin.

Sementara itu, berita mengenai China yang memulai hari kedua latihan perang di sekitar Taiwan, serta keputusan Irlandia, Norwegia, dan Spanyol yang mengakui negara Palestina merdeka, telah meningkatkan ketegangan geopolitik dan berdampak pada pasar, sehingga membantu mendorong permintaan emas.

Dari sisi permintaan sendiri, harga emas yang relatif tinggi menurunkan permintaan atas emas ke India sebagai salah satu konsumen emas terbesar di dunia, para pelanggan ritel lebih memilih untuk menukarkan perhiasan lama dengan produk baru.

Menilai dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2383, namun apabila menemui katalis negatif maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2301. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day 

US - Bank Holiday

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788