Home
>
News
>
Publication
>
Emas Kembali Bangkit Dipicu Optimisme Pasar Akan Turunnya Suku Bunga The Fed
Emas Kembali Bangkit Dipicu Optimisme Pasar Akan Turunnya Suku Bunga The Fed
Monday, 12 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,0913

0,06%

GBPUSD

1,2754

0,02%

AUDUSD

0,6568

0,20%

NZDUSD

0,5993

0,27%

USDJPY

146,73

-0,07%

USDCHF

0,8637

-0,08%

USDCAD

1,3729

-0,04%

GOLDUD

2430,71

0,04%

USD/IDR

15915

0,13%

Fokus Emas:

  1. Meningkatnya keyakinan investor bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada bulan September
  2. Memanasnya kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah setelah serangan Israel ke salah satu sekolah di Gaza

Senin, 12 Agustus 2024Harga emas berhasil bangkit ke level $2430 dipicu oleh tumbuhnya optimisme investor bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada bulan September. Selain itu, serangan Israel ke salah satu sekolah di Gaza pada 10 Agustus 2024 membuat kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas.

The Fed mempertahankan suku bunga stabil di kisaran 5,25%-5,50% pada pertemuan terakhirnya bulan Juli, namun mengisyaratkan bahwa penurunan suku bunga dapat dilakukan secepatnya pada bulan September. Menurut pernyataan Gubernur The Fed, Michelle Bowman, jika kondisi ekonomi AS mengindikasikan penurunan inflasi secara berkelanjutan menuju target 2%, maka The Fed akan menurunkan suku bunga guna mencegah kebijakan moneter yang terlalu membatasi aktivitas ekonomi dan lapangan kerja. Data terkini menunjukkan bahwa tingkat inflasi personal consumption expenditures tahunan AS turun menjadi 2,5% pada bulan Juni, setelah sebelumnya berada di level 2,6% pada bulan Mei. Meskipun begitu, fokus investor saat ini bergeser ke indeks harga konsumen AS yang akan dirilis minggu depan, di mana investor akan bisa mendapatkan gambaran mengenai arah kebijakan The Fed ke depannya.

Prospek emas tetap positif di tengah ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah. Gaza Civil Emergency Service mengatakan bahwa ada sekitar 100 warga Palestina tewas dalam serangan Israel ke salah satu sekolah di Gaza. Negara-negara Arab mengecam serangan tersebut dan memicu kekhawatiran lebih lanjut akan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah. Kondisi ini memperparah ketegangan yang telah ada sebelumnya akibat pembunuhan pemimpin Hamas di Iran dan serangan Israel ke Beirut yang menewaskan seorang komandan senior Hizbullah. Kekhawatiran akan konflik yang lebih luas dan melibatkan Iran dan Hizbullah tentunya berpengaruh terhadap sentimen emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2420 dan resistance terdekat berada di area $2435. Support terjauhnya berada di area $2405 hingga ke area $2380, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2440 hingga ke area $2445.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

Tentative

US - Cleveland Fed Inflation Expectations

-

-

3.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788