Home
>
News
>
Publication
>
Emas Bergerak Terbatas di Tengah Risiko Geopolitik dan Data AS
Emas Bergerak Terbatas di Tengah Risiko Geopolitik dan Data AS
Thursday, 15 January 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1633

0.09%

GBPUSD

1.3427

0.09%

AUDUSD

0.6675

0.10%

NZDUSD

0.5735

0.16%

USDJPY

158.42

-0.15%

USDCHF

0.7996

-0.16%

USDCAD

1.3878

-0.03%

GOLDUD

4624.17

-0.88%

USD/IDR

16,866

0.00%

Fokus Emas:

  1. Eskalasi risiko geopolitik dan isu independensi Federal Reserve
  2. Ketahanan ekonomi AS melalui data konsumsi dan implikasinya terhadap ekspektasi suku bunga

Kamis, 15 Januari 2026 – Harga emas dibuka melemah pada level US$4.624 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring pasar menimbang kombinasi sentimen geopolitik dan data ekonomi Amerika Serikat (AS). Dari sisi risiko global, ketegangan meningkat setelah Iran memperingatkan negara-negara tetangga yang menjadi tuan rumah pasukan AS bahwa pangkalan militer Amerika dapat menjadi target apabila Washington ikut campur dalam gejolak domestik Iran. Di saat bersamaan, isu geopolitik kembali memanas menyusul pembaruan tuntutan Presiden AS Donald Trump untuk menguasai Greenland, yang memicu respons diplomatik dari Denmark dan Greenland. Dinamika ini menjaga minat terhadap aset safe-haven, meskipun pergerakan harga emas masih cenderung terbatas.

Dari sisi makroekonomi, penjualan ritel AS November tercatat naik 0,6% MoM, melampaui ekspektasi pasar 0,4%, setelah sebelumnya turun 0,1% pada Oktober. Data ini menunjukkan ekonomi AS relatif solid, meski tidak sepenuhnya meredam ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.

Di sisi kebijakan, pelaku pasar masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga The Fed sepanjang 2026, ditopang inflasi inti yang cenderung moderat meski data PPI menunjukkan tekanan tahunan yang lebih tinggi. Kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve kembali mencuat setelah sejumlah bank sentral global menyatakan dukungan kepada Ketua The Fed Jerome Powell, menyusul ancaman langkah hukum dari pemerintahan Trump. Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada rilis data lanjutan inflasi dan aktivitas ekonomi AS, yang berpotensi mempengaruhi arah dolar AS dan volatilitas harga emas dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.597 hingga $4.569, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.648 hingga $4.671. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.518, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.722.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

12:00am

USD

FOMC Member Kashkari Speaks

-

-

-

2:00am

USD

Beige Book

-

-

-

2:10am

USD

FOMC Member Williams Speaks

-

-

-

8:30pm

USD

Unemployment Claims

-

215K

208K

8:30pm

USD

Empire State Manufacturing Index

-

0.8

-3.9

8:30pm

USD

Philly Fed Manufacturing Index

-

-1.6

-10.2

8:30pm

USD

Import Prices m/m

-

-0.1%

-

Oct Data

USD

Import Prices m/m

-

-

0.0%

8:35pm

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

9:15pm

USD

FOMC Member Barr Speaks

-

-

-

10:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

-89B

-119

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788