| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0725 | 0.05% |
GBPUSD | 1.2533 | 0.03% |
AUDUSD | 0.6562 | 0.10% |
NZDUSD | 0.5958 | 0.08% |
USDJPY | 153.64 | -0.45% |
USDCHF | 0.9101 | -0.22% |
USDCAD | 1.3672 | -0.07% |
GOLDUD | 2302.82 | 0.11% |
USD/IDR | 16060 | 0.35% |
Fokus Emas :
Kamis, 16 Mei 2024 – Harga emas melesat naik setelah rilisnya Consumer Price Index (CPI) dan data retail sales Amerika Serikat pada hari rabu. Saat ini harga emas berada di level $2390, melanjutkan rally setelah naik 2 hari beturut-turut dan harga ini pun menyentuh level tertinggi dalam 3 minggu terakhir. Kenaikan harga emas pun masih berpotensi untuk tetap naik ditengah ekspektasi akan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) dan juga keadaan geopolitik dunia saat ini.
Pada hari rabu Federal Reserve (Fed) merilis index CPI dan Retail Sales dimana kedua data tersebut menunjukan data dibawah ekspektasi. CPI bertumbuh sebesar 0.3% di bulan April, angka ini menurun dimana pertumbuhan pada bulan lalu berada di angka 0,4%. Sementara itu data US CPI selain makanan dan energi rilis sesuai dengan ekspektasi, bertumbuh 0.3% MoM pada bulan April, namun angka ini pun masih lebih rendah dari pertumbuhan bulan lalu.
Berdampingan dengan data CPI, angka penjualan retail AS menunjukan tidak adanya pertumbuhan dengan index pertumbuhan sebesat 0% pada bulan April, dimana sebelumnya angka ini berada di level 0,6%. Stagnannya angka pertumbuhan penjualan ini menambah catatan akan indikasi keadaan ekonomi Amerika Serikat yang melemah, dimana hal tersebut mungkin dapat meningkatkan kemungkinan The Fed untuk memangkas suku bunganya dan menjadi sentimen postif pendorong emas.
Disisi lain, ketegangan geopolitik yang tengah terjadi di Timur Tengah dan antara Russia dan Ukraina juga meningkatkan kilauan harga emas sebagai safe-haven asset. Keadaan geopolitik saat ini meningkatkan permintaan emas oleh bank sentral, seperti yang disampaikan oleh World Gold Council (WGC). Selain untuk melindungi asset mereka, peningkatan permintaan ini juga terjadi akibat adanya sanksi ekonomi yang dilakukan oleh negara barat kebeberapa negara. Ditambah lagi adanya ketegangan antara negara-negara BRICS dan Persekutuan AS dimana negara-negara BRICS mengurangi penggunaan US dolar dalam perdagangan internasional dan menggantinya dengan emas.
Menilai dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2431, namun apabila menemui katalis negatf, maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2305.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
19:30 | US - Unemployment Claims | - | 219K | 231K | |||||
19:30 | US - Building Permits | - | 1.48M | 1.46M | |||||
19:30 | US - Philly Fed Manufacturing Index | - | 7.7 | 15.5 | |||||
20:15 | US - Industrial Production m/m | - | 0.1% | 0.4% | |||||