Home
>
News
>
Publication
>
Ekspektasi Penundaan Suku Bunga The Fed Bawa AUDUSD Terjatuh
Ekspektasi Penundaan Suku Bunga The Fed Bawa AUDUSD Terjatuh
Thursday, 27 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0678

-0.07%

GBPUSD

1.2623

-0.02%

AUDUSD

0.6646

-0.09%

NZDUSD

0.6089

-0.16%

USDJPY

160.79

-0.22%

USDCHF

0.8969

0.03%

USDCAD

1.3699

0.04%

GOLDUD

2299.43

-0.05%

USD/IDR

16385

0.21%

Fokus AUDUSD:

  1. Indeks Dolar AS menguat ke zona 106.00
  2. Tingkat inflasi Australia meningkat

Kamis, 27 Juni 2024 - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6640. Pelemahan yang terjadi pada mata uang Aussie tertekan oleh penguatan yang terjadi pada kinerja mata uang USD. Mata uang Amerika Serikat didukung oleh inflasi harga rumah yang lebih tinggi dari perkiraan. Indeks Harga Rumah S&P/Case-Shiller dicetak sebesar 1,4% untuk bulan April, bukan 1,1% seperti yang diperkirakan. Badan Pembiayaan Perumahan Federal mengungkapkan bahwa harga rata-rata rumah keluarga tunggal dengan hipotek yang dijamin oleh Fannie Mae dan Freddie Mac meningkat 0,2% di bulan Mei. Rilis tersebut sejalan dengan komentar hawkish dari pembuat kebijakan Federal Reserve Michelle Bowman yang mengatakan “Inflasi di AS masih tinggi, dan saya masih melihat sejumlah risiko inflasi yang mempengaruhi pandangan saya. Kita masih belum berada di titik yang tepat untuk menaikkan suku bunga kebijakan.”

Disisi Australia, CPI Australia meningkat menjadi 4,0% di bulan Mei, naik dari 3,6% di bulan April dan di atas perkiraan pasar sebesar 3,8%. Ini merupakan level tertinggi sejak November 2023. Kenaikan harga dirasakan di seluruh perekonomian, termasuk listrik, bahan bakar otomotif, makanan, dan transportasi. CPI Inti, tidak termasuk item-item yang bergejolak seperti energi dan makanan, turun menjadi 4,0%, turun dari 4,1% pada bulan April. Ini adalah bulan ketiga berturut-turut dimana inflasi umum meningkat dan menimbulkan kekhawatiran bahwa Reserve Bank of Australia akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya pada tanggal 6 Agustus. Para pembuat kebijakan membahas kemungkinan kenaikan suku bunga pada dua pertemuan terakhir namun memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Laporan inflasi kuartal keempat akan dirilis seminggu sebelum pertemuan dan akan menjadi faktor penting dalam keputusan suku bunga RBA.

Dari sisi data yang lain, Pada hari Kamis, Ekspektasi Inflasi Konsumen Australia naik menjadi 4,4% di bulan Juni dari 4,1% di bulan Mei, mengindikasikan tekanan biaya yang sedang berlangsung dengan inflasi yang masih berada di atas kisaran target RBA sebesar 2% - 3% karena biaya layanan yang masih tinggi. Asisten Gubernur RBA Christopher Kent menyatakan pada hari Rabu bahwa data terbaru menekankan perlunya untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan inflasi. Kent mencatat bahwa kebijakan saat ini berkontribusi pada pertumbuhan permintaan yang lebih lambat dan inflasi yang lebih rendah. Ia juga menyebutkan bahwa tidak ada opsi mengenai penyesuaian suku bunga di masa depan yang dikecualikan.

Harga pada pasangan mata uang ini menurun. Support terdekatnya di zona 0.6590 dan resistance terdekatnya di zona 0.6680. Support lanjutan di zona 0.6560 dan dilanjutkan ke zona 0.6510. Resistance lanjutan di zona 0.6720 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6790.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0670. Mata uang Euro tertekan setelah rilisnya Survei Keyakinan Konsumen GfK Jerman untuk bulan Juli turun lebih rendah dari pada ekspektasi. Kepercayaan konsumen Jerman turun kembali ke -21,8 pada bulan Juli, tidak sesuai dengan perkiraan pemulihan menjadi -18,9 dari revisi bulan sebelumnya -21,0. Meskipun terjadi pemulihan yang lambat dan stabil dalam Survei Kepercayaan Konsumen GfK Jerman, angka penurunan pada hari Rabu mendorong penguatan Euro yang sudah terpuruk. Disisi lain, ECB memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Juni tetapi ragu-ragu untuk melakukan penurunan suku bunga lagi karena kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja yang kuat dan pertumbuhan upah yang tinggi. Namun, melemahnya perekonomian Jerman dan tanda-tanda pemulihan yang stagnan mungkin mendorong ECB untuk mengambil tindakan lagi dalam beberapa bulan mendatang. Support terdekatnya di zona 1.0610 dan resistance terdekatnya di zona 1.0710.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2610. Penurunan kinerja mata uang Poundsterling masih diakibatkan oleh penguatan yang terjadi pada Indeks Dolar AS. Dengan latar belakang kejutan hawkish Federal Reserve (Fed) pada awal bulan ini, para pengambil kebijakan mendukung upaya untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Namun, pasar masih mempertimbangkan peluang yang lebih besar bahwa bank sentral AS akan mulai memangkas suku bunganya pada bulan September, yang membuat kenaikan Dolar AS. Disisi GBP, Spekulasi atas Bank Inggris (BoE) tentang penurunan suku bunga terus membatasi penurunan signifikan Sterling, meskipun pedagang GBP tidak tampak terlalu khawatir dengan ketidakpastian tindakan bank tersebut ke depan. Ekspektasi pasar baru-baru ini bergeser karena para pengambil kebijakan BoE mengindikasikan bahwa mereka semakin dekat untuk mencabut kebijakan pembatasan suku bunga mereka. Selanjutnya, pada hari Kamis akan muncul dengan serangkaian data penting setelah menghabiskan sebagian besar awal minggu dalam kelesuan. Laporan Stabilitas Keuangan terbaru Bank of England (BoE) akan diterbitkan pada awal sesi pasar London, diikuti oleh Pesanan Barang Tahan Lama AS, revisi Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama, dan Klaim Pengangguran Awal mingguan. Support terdekatnya di areal 1.2580 dan resistance terdekatnya di zona 1.2680.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.6070. Kinerja mata uang Kiwi melemah karena Dolar AS (USD) menguat akibat pernyataan hawkish Federal Reserve (Fed) mengenai suku bunga. Pejabat Fed menganjurkan untuk mempertahankan suku bunga stabil sampai mereka mendapatkan bukti bahwa inflasi akan kembali ke tingkat yang diinginkan yaitu 2%. Pada hari Selasa, Gubernur Fed Michelle Bowman mendorong harapan penurunan suku bunga hingga tahun depan dan memperingatkan pengetatan kebijakan lebih lanjut jika proses disinflasi terhenti atau berbalik arah. Di sisi Kiwi, Kepercayaan Konsumen Roy Morgan Selandia Baru dari ANZ turun menjadi 83,0 dari bulan sebelumnya 84,9 karena ukuran sentimen konsumen melemah pada bulan Juni, mendekati posisi terendah multi-tahun dalam indeks sentimen. Selanjutnya, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) diperkirakan akan mempertahankan Official Cash Rate (OCR) stabil di 5,5% sepanjang tahun. Inflasi Selandia Baru telah menurun secara konsisten dari lima kuartal terakhir namun masih dua kali lipat dari tingkat yang disyaratkan sebesar 2%. Support terdekatnya di area 0.6030 dan resistance terdekatnya di zona 0.6130.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 160.79 akibat kinerja yen yang menguat di tengah ekspektasi pelaku pasar yang tinggi bahwa pihak berwenang di Jepang dapat melakukan intervensi untuk memperkuat mata uang negara tersebut. Pada pertemuan sebelumnya, Gubernur Kazuo Ueda mengatakan setelah pertemuan bahwa kenaikan suku bunga bulan depan tidak dapat dikesampingkan. Pelaku pasar menantikan Keputusan tingkat suku bunga pada pertemuan 30-31 Juli bisa berdampak besar pada pasar, karena BOJ juga bermaksud mengumumkan rencana rinci tentang bagaimana mereka akan memangkas pembelian obligasi secara besar-besaran dan mengurangi neraca keuangannya sebesar $5 triliun. Support terdekatnya di zona 159.45 dan resistance terdekatnya di zona 159.70.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3699 setelah rilisnya data tingkat inflasi tahunan Kanada meningkat menjadi 2,9% di bulan Mei dari 2,7% di bulan April, setelah menunjukkan tanda-tanda mereda sejak awal tahun. Pada pertemuan sebelumnya, Dewan Komisaris menjadi bank sentral G7 pertama yang mulai melakukan pelonggaran dengan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. Support terdekatnya di areal 1.3615 dan resistance terdekatnya di zona 1.3675.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8969 terdorong oleh kinerja Dolar AS di tengah komentar beberapa pejabat The Fed dengan nada yang hawkish. Pada pertemuan sebelumnya, Gubernur Fed Michelle Bowman yang mengulangi pandangannya pada hari Selasa bahwa mempertahankan suku bunga kebijakan tetap stabil untuk beberapa waktu kemungkinan akan cukup untuk mengendalikan inflasi. Sementara itu, Gubernur Fed Lisa Cook mengatakan akan tepat jika menurunkan suku bunga "pada titik tertentu" mengingat kemajuan signifikan dalam inflasi dan pendinginan pasar tenaga kerja secara bertahap, meskipun ia masih belum yakin dengan penentuan waktu pelonggaran. Support terdekatnya di zona 0.8910 dan resistance terdekatnya di zona 0.8965.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:30

USD - Bank Stress Test Results

-

-

-

6:50

JPY - Retail Sales y/y

3.0%

2.0%

2.0%

8:00

AUD - MI Inflation Expectations

4.4%

-

4.1%

8:00

NZD - ANZ Business Confidence

6.1

-

11.2

15:00

EUR - M3 Money Supply y/y

-

1.5%

1.3%

15:00

EUR - Private Loans y/y

-

0.3%

0.2%

16:00

GBP - BOE Financial Stability Report

-

-

-

16:30

GBP - BOE Gov Bailey Speaks

-

-

-

16:30

GBP - FPC Meeting Minutes

-

-

-

16:30

GBP - FPC Statement

-

-

-

17:00

AUD - RBA Deputy Gov Hauser Speaks

-

-

-

19:30

USD - Final GDP q/q

-

1.4%

1.3%

19:30

USD - Unemployment Claims

-

236K

238K

19:30

USD - Core Durable Goods Orders m/m

-

0.2%

0.4%

19:30

USD - Durable Goods Orders m/m

-

-0.5%

0.6%

19:30

USD - Final GDP Price Index q/q

-

3.0%

3.0%

21:00

USD - Pending Home Sales m/m

-

0.6%

-7.7%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788