Home
>
News
>
Publication
>
Ekspektasi Pengurangan Pasokan Dari Pertemuan OPEC+ Mendorong Kenaikan Harga
Ekspektasi Pengurangan Pasokan Dari Pertemuan OPEC+ Mendorong Kenaikan Harga
Thursday, 30 November 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0969

-0.04%

GBPUSD

1.2695

-0.04%

AUDUSD

0.6617

-0.05%

NZDUSD

0.6156

-0.10%

USDJPY

147.24

-0.08%

USDCHF

0.8738

0.03%

USDCAD

1.3584

0.03%

GOLDUD

2044.59

0.00%

COFU 

77.42

0.37%

USD/IDR

15425

0.26%

Fokus Crude Oil:

  • Pelaku pasar menunggu pertemuan virtual OPEC+
  • Rilisnya stok minyak mentah yang meningkat sebesar 1,6 juta barrel oleh EIA.

***************************************************************

Kamis, 30 November 2023 - Pergerakan minyak mentah mengalami kenaikan pada pagi ini ke level di tengah $77.42 per barel disebabkan oleh ekspektasi publik pada hasil pertemuan OPEC menghasilkan kesepakatan untuk pemotongan produksi.

Pertemuan OPEC+ yang dijadwalkan pada hari Kamis mendapat sorotan utama, dengan pembicaraan berfokus pada kemungkinan pemotongan produksi minyak. Para anggota tengah memfokuskan perhatian pada langkah-langkah tambahan untuk menjaga keseimbangan pasar. Meskipun semula dijadwalkan, pertemuan ini diadakan empat hari lebih lambat karena masih terdapat perselisihan, khususnya mengenai apakah Angola dan Nigeria harus menerima pengurangan target produksi untuk mencerminkan berkurangnya kemampuan mereka. Meskipun terdapat rumor bahwa kesepakatan masih jauh dari tercapai, optimisme muncul dari harapan bahwa OPEC+ akan mengumumkan pemotongan produksi. Kebijakan dan disiplin produksi OPEC dipandang sebagai faktor utama yang dapat mendukung jalur harga pada tahun 2024, mengingat komitmen pengurangan produksi dari produsen terbesar, Arab Saudi dan Rusia.

Angola dan Nigeria diberi alokasi produksi lebih rendah untuk tahun 2024. Hal ini mencerminkan terkikisnya kapasitas produksi kedua negara akibat kurangnya investasi dan gangguan operasional. Sementara proses negosiasi berlangsung, OPEC berencana untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan sejak pertemuan bulan Juni.

Meskipun demikian, rilis terbaru data stock minyak oleh EIA, tercatat peningkatan inventaris sebesar 1,6 juta barrel, dibanding estimasi pasar untuk penurunan 933.000. Hal ini menunjukan pertumbuhan yang cukup berpengaruh dalam pasokan dan produksi minyak.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $79.25 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $75.58 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USD - Core PCE Price Index m/m

-

0.2%

0.3%

20:30

USD - Unemployment Claims

-

219K

209K

21:45

USD - Chicago PMI

-

46

44

22:00

USD - Pending Home Sales m/m

-

-1.9%

1.1%

22:30

USD - EIA Natural Gas Stocks Change

-12Bcf

-7Bcf

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Oil Daily Newsletter


Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788