| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0969 | -0.04% |
GBPUSD | 1.2695 | -0.04% |
AUDUSD | 0.6617 | -0.05% |
NZDUSD | 0.6156 | -0.10% |
USDJPY | 147.24 | -0.08% |
USDCHF | 0.8738 | 0.03% |
USDCAD | 1.3584 | 0.03% |
GOLDUD | 2044.59 | 0.00% |
COFU | 77.42 | 0.37% |
USD/IDR | 15425 | 0.26% |
Kamis, 30 November 2023 - Pergerakan minyak mentah mengalami kenaikan pada pagi ini ke level di tengah $77.42 per barel disebabkan oleh ekspektasi publik pada hasil pertemuan OPEC menghasilkan kesepakatan untuk pemotongan produksi.
Pertemuan OPEC+ yang dijadwalkan pada hari Kamis mendapat sorotan utama, dengan pembicaraan berfokus pada kemungkinan pemotongan produksi minyak. Para anggota tengah memfokuskan perhatian pada langkah-langkah tambahan untuk menjaga keseimbangan pasar. Meskipun semula dijadwalkan, pertemuan ini diadakan empat hari lebih lambat karena masih terdapat perselisihan, khususnya mengenai apakah Angola dan Nigeria harus menerima pengurangan target produksi untuk mencerminkan berkurangnya kemampuan mereka. Meskipun terdapat rumor bahwa kesepakatan masih jauh dari tercapai, optimisme muncul dari harapan bahwa OPEC+ akan mengumumkan pemotongan produksi. Kebijakan dan disiplin produksi OPEC dipandang sebagai faktor utama yang dapat mendukung jalur harga pada tahun 2024, mengingat komitmen pengurangan produksi dari produsen terbesar, Arab Saudi dan Rusia.
Angola dan Nigeria diberi alokasi produksi lebih rendah untuk tahun 2024. Hal ini mencerminkan terkikisnya kapasitas produksi kedua negara akibat kurangnya investasi dan gangguan operasional. Sementara proses negosiasi berlangsung, OPEC berencana untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan sejak pertemuan bulan Juni.
Meskipun demikian, rilis terbaru data stock minyak oleh EIA, tercatat peningkatan inventaris sebesar 1,6 juta barrel, dibanding estimasi pasar untuk penurunan 933.000. Hal ini menunjukan pertumbuhan yang cukup berpengaruh dalam pasokan dan produksi minyak.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $79.25 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $75.58 per barel.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:30 | USD - Core PCE Price Index m/m | - | 0.2% | 0.3% |
20:30 | USD - Unemployment Claims | - | 219K | 209K |
21:45 | USD - Chicago PMI | - | 46 | 44 |
22:00 | USD - Pending Home Sales m/m | - | -1.9% | 1.1% |
22:30 | USD - EIA Natural Gas Stocks Change | -12Bcf | -7Bcf |