| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0890 | 0.05% |
GBPUSD | 1.2931 | 0.04% |
AUDUSD | 0.6642 | -0.11% |
NZDUSD | 0.5980 | -0.25% |
USDJPY | 157.01 | -0.18% |
USDCHF | 0.8895 | -0.02% |
USDCAD | 1.3752 | 0.06% |
GOLDUD | 2396.58 | 0.18% |
USD/IDR | 16210 | -0.12% |
Fokus USDCAD:
Selasa, 23 Juli 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDCAD naik ke zona 1.3752 ditengah ekspektasi pasar terhadap perkiraan bahwa BoC kemungkinan memangkas tingkat suku bunga pada pertemuan hari Rabu untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan pasca data ekonomi yang menunjukan pelonggaran lebih lanjut pada inflasi harga konsumen, pengeluaran yang terkendali, dan perekonomian yang lesu.
Data ekonomi Kanada pada hari Jumat melaporkan Statistik Kanada menunjukkan Penjualan Ritel bulanan turun pada laju yang lebih cepat di 0,8% dibandingkan estimasi 0,6%. Penjualan Ritel, tidak termasuk mobil, turun tajam 1,3% dari ekspektasi turun 0,5%, mengindikasikan lemahnya permintaan terhadap barang-barang inti. Pelaku pasar menilai data Penjualan Ritel Kanada, yang merupakan pengukur utama belanja konsumen, mengindikasikan bahwa rumah tangga kesulitan menanggung dampak dari suku bunga BoC yang lebih tinggi.
Pada pertemuan sebelumnya BoC telah memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada bulan lalu setelah mempertahankannya pada level tertinggi dalam lebih dari dua dekade selama hampir satu tahun. Pelaku pasar memperkirakan kemungkinan penurunan tingkat suku bunga BoC sebesar 25 basis poin menjadi 4,50% pada hari Rabu.
Di sisi Dolar AS, telah terkoreksi akibat penarikan diri dari upaya pemilihan kembali Presiden AS Joe Biden telah menyebabkan ketidakpastian politik. Fokus pelaku pasar selanjutnya menantikan pertemuan penting kebijakan moneter Federal Reserve minggu depan. Pada pertemuan sebelumnya ekspektasi pasar pada kemungkinan The Fed siap untuk memulai siklus pelonggaran kebijakannya pada pertemuan berikutnya di bulan September.
Harga pada pasangan mata uang ini menurun. Support terdekatnya di zona 1.3735 dan resistance terdekatnya di zona 1.3780. Support lanjutan di zona 1.3700 dan dilanjutkan ke zona 1.3680. Resistance lanjutan di zona 1.3815 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.3845.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0890. Kinerja mata uang Euro terdorong naik imbas dari penurunan mata uang USD karena masih terbatasnya data pada awal pekan ini. Disisi Euro, mata uang ini mengalami tekanan di tengah spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan memangkas suku bunganya sebanyak dua kali lebih banyak tahun ini. Pengambil kebijakan ECB melihat spekulasi pasar untuk dua kali penurunan suku bunga lagi, satu kali pada bulan September dan yang berikutnya pada bulan Desember sebagai hal yang tepat. Pengambil kebijakan ECB Francois Villeroy de Galhau mengatakan dalam sebuah wawancara di radio Perancis BFM Business, "Ekspektasi pasar terhadap jalur suku bunga tampaknya cukup masuk akal bagi saya saat ini." Support terdekatnya di zona 1.0830 dan resistance terdekatnya di zona 1.0930.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2930. Pasangan mata uang ini menguat di tengah penurunan yang terjadi pada Indeks Dolar AS yang melemah dan masih diakibatkan oleh gejolak politik dan menunggu data penting pada hari Rabu mendatang. Pada hari Rabu, AS akan merilis data PMI-nya sendiri. Model perkiraan memperkirakan bahwa PMI Jasa AS bulan Juli akan turun menjadi 54,4 dari sebelumnya 55,3. Hari Kamis akan dilanjutkan dengan tren data AS yang berdampak tinggi, menampilkan Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan untuk kuartal kedua tahun 2024. Disisi Inggris, PMI Manufaktur dan Jasa Inggris untuk bulan Juli diperkirakan sedikit meningkat, dengan angka PMI Jasa Bulanan diperkirakan sebesar 52,5 dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 52,1. Menurut Perdana Menteri Inggris yang baru Keir Stramer “Kami masih secara resmi memperkirakan tiga kali penurunan suku bunga BoE tahun ini (dibandingkan dua kali penurunan suku bunga yang diperkirakan saat ini) dan ketika data Inggris memungkinkan, kami pikir sterling akan turun. Pertemuan suku bunga MPC pada tanggal 1 Agustus juga akan menjadi kesempatan besar pertama sejak pemilu Inggris untuk mendengarkan apa yang sebenarnya dipikirkan BoE. Kami juga melihat ini sebagai risiko penurunan bagi sterling." Support terdekatnya di areal 1.2840 dan resistance terdekatnya di zona 1.3000.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6640. Pasangan mata uang ini mengalami penurunan tertekan oleh penurunan tajam harga energi dan logam, mengingat ketergantungan Australia yang besar pada ekspor komoditas, AUD sangat sensitif terhadap fluktuasi aset-aset ini. Harga Tembaga turun hampir 1% pada hari Senin yang membebani mata uang Australia karena Australia merupakan ekspor besar. Selain itu penurunan suku bunga acuan PBoC juga menekan kinerja mata uang AUDUSD, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) telah memangkas suku bunga utama pinjaman satu dan lima tahun masing-masing sebesar sepuluh basis poin menjadi 3,35% dan 3,85%. Setiap perubahan dalam perekonomian Tiongkok dapat berdampak pada pasar Australia karena kedua negara merupakan mitra dagang yang erat. Meskipun terdapat tanda-tanda melemahnya perekonomian Australia, inflasi yang tinggi terus mendorong Reserve Bank of Australia (RBA) untuk menunda penurunan suku bunga, yang berpotensi membatasi penurunan AUD lebih lanjut. RBA mempertahankan pendiriannya di antara bank sentral terakhir di negara-negara G10 yang kemungkinan akan memulai penurunan suku bunga, sebuah komitmen yang dapat memperpanjang kenaikan AUD baru-baru ini. Support terdekatnya di zona 0.6610 dan resistance terdekatnya di zona 0.6680.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5960. Kinerja pasangan mata uang Kiwi tertekan oleh Peningkatan ekspektasi bahwa Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan menurunkan suku bunga lebih cepat menyeret Kiwi lebih rendah terhadap Dolar AS (USD). Indeks Harga Konsumen Selandia Baru yang lebih lemah pada kuartal kedua (Q2) memicu spekulasi bahwa RBNZ akan menurunkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Hal ini, pada gilirannya, membebani Dolar Selandia Baru (NZD) dalam waktu dekat. Inflasi IHK turun menjadi 0,4% QoQ di Q2 dari 0,6% di Q1, sementara inflasi CPI tahunan mencapai 3,3% YoY dibandingkan periode sebelumnya sebesar 4,0%. Selain itu, penurunan suku bunga yang mengejutkan oleh Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) pada hari Senin telah melemahkan proksi Tiongkok. Support terdekatnya di areal 0.5930 dan resistance terdekatnya di zona 0.6000.
USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 157.01 akibat kinerja Dolar AS yang terkoreksi karena ekspektasi pasar pada kemungkinan penurunan tingkat suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan September. Disisi Jepang, Fokus pasar menunggu pertemuan Bank of Japan minggu depan dengan ekspektasi pasar bahwa BOJ kemungkinan mulai menaikkan suku bunga, sehingga memberikan sedikit dorongan pada yen. . Support terdekatnya di zona 156.85 dan resistance terdekatnya di zona 157.43.
USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8895 terseret oleh kinerja Dolar AS di tengah ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan tingkat suku bunga The Fed pada bulan September dan kehatian-hatian pasar di tengah ketidakpastian politik pada Presiden AS Joe Biden mengumumkan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri kembali melawan mantan Presiden Donald Trump. Di sisi Swiss Franc ekspektasi pasar bahwa Swiss National Bank (SNB) akan menurunkan suku bunga lebih lanjut dapat membebani Swiss Franc. Support terdekatnya di zona 0.8871 dan resistance terdekatnya di zona 0.8920.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
21:00 | EUR - Consumer Confidence | - | -13 | -14 | |||||
21:00 | USD - Existing Home Sales | - | 3.99M | 4.11M | |||||
21:00 | USD - Richmond Manufacturing Index | - | -7 | -10 | |||||