Home
>
News
>
Publication
>
Ekspektasi Kebijakan Tidak Berubah BoJ Dorong USDJPY
Ekspektasi Kebijakan Tidak Berubah BoJ Dorong USDJPY
Monday, 18 March 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0891

-0.05%

GBPUSD

1.2729

-0.03%

AUDUSD

0.6557

-0.11%

NZDUSD

0.6081

-0.12%

USDJPY

149.00

0.06%

USDCHF

0.8832

0.07%

USDCAD

1.3539

0.04%

GOLDUD

2154.99

-0.15%

USD/IDR

15600

0.29%

Fokus USDJPY:

  1. IHK dan IHP AS lebih tinggi dari prakiraan mendorong ekspektasi suku bunga The Fed tidak berubah
  2. Pelaku pasar menunggu keputusan kebijakan BoJ dan Fed

Senin, 18 Maret 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDJPY naik ke zona 149.00 ditengah kehati-hatian pasar karena pelaku pasar menantikan minggu yang didominasi oleh pertemuan bank sentral di seluruh dunia, dengan Bank Jepang tampaknya diambang akhir suku bunga negatif dan fokus pada berapa banyak penurunan suku bunga yang diproyeksikan oleh Federal Reserve.

Data ekonomi Jepang yang dirilis pada hari Senin ini menunjukkan bahwa Pesanan Mesin di Jepang turun lebih dari yang diperkirakan, sebesar 1,7% di bulan Januari, dan ternyata menjadi faktor lain yang memberikan tekanan pada JPY, meskipun sisi negatifnya kemungkinan besar akan tetap terbatas.

Pada pertemuan minggu lalu, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda terdengar sedikit dovish dengan mengatakan bahwa para pengambil kebijakan akan memperdebatkan apakah prospeknya cukup cerah untuk menghentikan stimulus moneter besar-besaran, yang terlihat melemahkan Yen Jepang. Pelaku pasar memperkirakan ada kemungkinan bahwa BOJ memilih untuk menunggu sampai pertemuan bulan April untuk mengambil tindakan keluar dari tingkat suku bunga negatifnya. BOJ berjanji untuk mempertahankan program stimulus besar-besaran "selama diperlukan untuk mencapai" target inflasi 2% secara stabil. Pemerintah juga berjanji untuk meningkatkan stimulus sesuai kebutuhan, dan terus meningkatkan uang primer hingga inflasi stabil melebihi 2%.

Di sisi AS, Data ekonomi pada hari Jumat melaporkan, Laporan survei pendahuluan University of Michigan menunjukkan bahwa Indeks Sentimen Konsumen AS turun menjadi 76,5 di bulan Maret, dari 76,9 di bulan Februari, sementara ekspektasi inflasi satu tahun dan lima tahun tidak banyak berubah di bulan ini. Selain itu, data harga produsen dan konsumen AS yang lebih panas dari perkiraan yang dirilis minggu lalu membuat ekspektasi pasar bergeser untuk memangkas taruhan mereka untuk pelonggaran kebijakan yang lebih agresif oleh Federal Reserve, yang terus memberikan dukungan kepada Dolar AS.

Fokusnya kini beralih pada apakah para pengambil kebijakan akan melakukan perubahan terhadap proyeksi penurunan suku bunganya, atau melakukan dot plot untuk tahun ini. The Fed pada bulan Desember memproyeksikan pelonggaran sebesar 75 basis poin, atau tiga kali penurunan suku bunga, pada tahun 2024.

Harga pada pasangan mata uang USDJPY meningkat. Support terdekatnya di zona 148.90 dan resistance terdekatnya di zona 149.25 Support lanjutan di zona 148.65 dan dilanjutkan ke zona 148.20 Resistance lanjutan di zona 149.60 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 150.14

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0891. Kinerja mata uang Euro terbebani oleh suasana menjelang Keputusan suku bunga Komite Pasar Terbuka Federal AS (FOMC) pada hari Rabu mendatang dengan perkiraan The Fed mempertahankan suku bunganya. Dari sisi EUR, Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan biaya pinjaman pada rekor tertinggi pada pertemuan bulan Maret kemarin, namun para pengambil kebijakan mengindikasikan bahwa mereka sedang mendiskusikan penurunan suku bunga yang pertama. Pejabat ECB Pablo Hernandez de Cos pada hari Minggu mengatakan bahwa bank sentral mempertahankan biaya pinjaman pada rekor tertinggi bulan ini namun mengatakan pihaknya telah membuat kemajuan yang baik dalam menurunkan inflasi dan telah memulai diskusi awal mengenai pelonggaran moneter. Dia menambahkan bahwa bank sentral dapat mulai memangkas suku bunga pada bulan Juni setelah terjadi penurunan inflasi zona euro. Support terdekatnya di zona 1.0850 dan resistance terdekatnya di zona 1.0910.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2729. Penurunan yang terjadi pada mata uang ini tertekan oleh kekhawatiran akan hasil risalah FOMC The Fed yang akan dilaksanakan pada Rabu pekan ini. Selanjutnya disisi Inggris, data inflasi Inggris untuk bulan Februari membenarkan minat investor pada hari Rabu. Angka inflasi yang stagnan dapat berdampak pada perkiraan penurunan suku bunga Bank of England pada tahun 2024. Jalur suku bunga BoE yang lebih tinggi dan lebih panjang dapat mengurangi pendapatan yang dapat dibelanjakan, membatasi pengeluaran, dan mengurangi inflasi yang didorong oleh permintaan. Para ekonom memperkirakan tingkat inflasi tahunan Inggris akan melemah dari 4,0% menjadi 3,6%. Pasangan mata uang ini mungkin akan lebih sensitif terhadap angka Inflasi bulan Februari, dengan aksi BoE pada hari Kamis. Support terdekatnya di areal 1.2690 dan resistance terdekatnya di zona 1.2770.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6557. Kinerja mata uang Aussie bergerak dibawah tekanan kehati-hatian pasar menjelang keputusan kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) yang dijadwalkan pada hari Selasa. Westpac mengantisipasi Reserve Bank of Australia dapat mempertahankan suku bunganya di 4,35% pada pertemuan hari Selasa. Selain itu, investor mengantisipasi bank sentral Australia akan mempertahankan bias pengetatan ringan dan memperkirakan setidaknya dua kali penurunan suku bunga pada kuartal terakhir tahun 2024. Waktu pelonggaran RBA mungkin bergantung pada kapan Federal Reserve (Fed) AS mulai menurunkan suku bunga, yaitu diperkirakan pada pertemuan bulan Juni. Gubernur RBA Michele Bullock baru-baru ini menyatakan bahwa inflasi di Australia terutama disebabkan oleh faktor domestik dan didorong oleh permintaan, yang disebabkan oleh kekuatan pasar tenaga kerja dan meningkatnya inflasi upah. RBA tidak mengantisipasi fenomena ini terjadi hingga tahun 2026. Support terdekatnya di zona 0.6520 dan resistance terdekatnya di zona 0.6590.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6081. Penurunan pada kinerja mata uang Kiwi ditekan oleh suasana kehati-hatian pasar menjelang pertemuan FOMC mendatang. Disisi Selandia Baru, Indeks Kinerja Jasa (PSI) Bisnis Selandia Baru meningkat menjadi 53,0 pada bulan Februari dari pembacaan sebelumnya sebesar 52,1, menurut Business NZ pada hari Senin. Indeks Kinerja Jasa (PSI) Bisnis NZ, yang diterbitkan oleh Business NZ setiap bulan, merupakan indikator utama yang mengukur aktivitas bisnis di sektor jasa Selandia Baru. Data tersebut diperoleh dari survei terhadap eksekutif senior di perusahaan sektor swasta. Respons survei mencerminkan perubahan, jika ada, pada bulan ini dibandingkan bulan sebelumnya dan dapat mengantisipasi perubahan tren dalam rangkaian data resmi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), produksi industri, atau lapangan kerja. Indeks bervariasi antara 0 dan 100, dengan level 50,0 menandakan tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya. Angka di atas 50 menunjukkan bahwa perekonomian jasa secara umum berkembang, sebuah tanda bullish untuk Dolar Selandia Baru (NZD). Sementara itu, angka di bawah 50 menandakan bahwa aktivitas di antara penyedia jasa secara umum menurun, yang dipandang sebagai bearish bagi NZD. Support terdekatnya di areal 0.6050 dan resistance terdekatnya di zona 0.6100.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3539 terdorong oleh kinerja Dolar AS di tengah data ekonomi AS yang positif membuat pelaku pasar mengesampingkan ekspektasi penurunan tingkat suku bunga pada pertemuan mendatang. Data ekonomi Kanada pada hari Jumat menunjukan, Penjualan grosir (tidak termasuk minyak bumi, produk minyak bumi, dan hidrokarbon lainnya serta tidak termasuk biji minyak dan biji-bijian) tumbuh 0,1% menjadi $82,4 miliar di bulan Januari. Meskipun secara tahunan turun 2,0% di bulan Januari dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, Total tingkat tahunan bulanan yang disesuaikan secara musiman (SAAR) perumahan baru untuk seluruh wilayah di Kanada meningkat 14% pada bulan Februari (253,468 unit) dibandingkan bulan Januari (223,176), menurut Canada Mortgage and Housing Corporation (CMHC).Fokus pasar selanjutnya menunggu IHK Kanada pada hari Rabu. Support terdekatnya di areal 1.3495 dan resistance terdekatnya di zona 1.3550.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc naik ke zona 0.8832. Kinerja mata uang Swiss sejalan dengan penguatan kinerja mata uang US Dolar. Dengan berfokus pada keputusan penting bank sentral dari SNB dan Federal Reserve. Keduanya akan menyampaikan keputusan masing-masing pada hari Rabu dan Kamis. Bersamaan dengan The Fed, Swiss National Bank juga diperkirakan tidak akan mengubah suku bunganya. Angka terbaru menunjukkan bahwa inflasi negara tersebut mencapai 1,2% pada bulan Februari. Angka ini terus mengalami penurunan setelah mencapai puncaknya pada 3,5% setelah pandemi. Disisi data, Harga Produsen dan Impor turun sebesar 2,0% tahun-ke-tahun pada bulan Februari 2024, menunjukkan sedikit perbaikan dari penurunan bulan sebelumnya sebesar 2,3%, yang merupakan penurunan paling tajam sejak bulan Desember 2020. Penurunan ini menandai penurunan periode kesepuluh berturut-turut. Secara bulanan, harga meningkat sebesar 0,1%, pulih dari penurunan 0,5% pada bulan sebelumnya. Support terdekatnya di zona 0.8800 dan resistance terdekatnya di zona 0.8860.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:30

NZD - BusinessNZ Services Index

53.0

-

52.2

6:50

JPY - Core Machinery Orders m/m

-1.70%

-0.7%

2.7%

7:01

GBP - Rightmove HPI m/m

1.5%

-

0.9%

17:00

EUR - Final Core CPI y/y

-

3.1%

3.1%

17:00

EUR - Final CPI y/y

-

2.6%

2.6%

17:00

EUR -  Trade Balance

-

14.2B

13.0B

19:30

CAD - IPPI m/m

-

0.0%

-0.1%

19:30

CAD - RMPI m/m

-

0.8%

1.2%

21:00

USD - NAHB Housing Market Index

-

48

48

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788