| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0888 | 0.05% |
GBPUSD | 1.2788 | 0.03% |
AUDUSD | 0.6664 | 0.08% |
NZDUSD | 0.6197 | 0.03% |
USDJPY | 155.60 | -0.02% |
USDCHF | 0.8894 | -0.04% |
USDCAD | 1.3668 | -0.06% |
GOLDUD | 2376.13 | -0.18% |
USD/IDR | 16230 | 0.00% |
Fokus EURUSD:
Jumat, 07 Juni 2024 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0888. Kenaikan yang terjadi pada mata uang Euro ditopang oleh kebijakan terbaru Bank Sentral Eropa (ECB) yang mulai menurunkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin (bps) yang sesuai ekspektasi pasar. Suku Bunga Utama turun menjadi 4,25% dan Suku Bunga Fasilitas Simpanan diturunkan menjadi 3,75%, bergabung dengan bank sentral Kanada, Swedia, dan Swiss yang mulai mengurangi beberapa kenaikan suku bunga paling tajam yang digunakan untuk mengendalikan lonjakan inflasi pasca pandemi.
ECB juga telah merilis proyeksi inflasi terbaru, yang menunjukkan bahwa inflasi inti tahunan Zona Euro berada pada rata-rata 2,8% pada tahun 2024, 2,2% pada tahun 2025, dan 2,0% pada tahun 2026. Langkah yang diambil ECB dipandang sebagai awal dari siklus pelonggaran, namun tekanan harga dan upah yang berkepanjangan mengaburkan prospek tersebut dan mungkin memaksa bank sentral zona euro untuk menunggu berbulan-bulan sebelum melakukan pemotongan lagi. Para pembuat kebijakan ECB yang konservatif, tampaknya masih memegang mayoritas di Dewan Pengatur suku bunga dan berpendapat bahwa ECB tidak harus terburu-buru untuk melakukan pemotongan karena pemulihan ekonomi membuktikan tingginya suku bunga tidak menghambat pertumbuhan. Kepala ECB Christine Lagarde menegaskan kembali bahwa bank sentral tidak berkomitmen terhadap pergerakan suku bunga di masa depan. Namun, meskipun tekanan harga telah membaik, Lagarde mengomentari peningkatan inflasi jasa dan upah.
Disisi USD, kinerja mata uang AS melemah karena dampak kuatnya laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa dari Institute for Supply Management (ISM) AS untuk bulan Mei diimbangi dengan berkurangnya kekuatan pasar tenaga kerja. PMI Jasa ISM, yang mengukur aktivitas sektor jasa yang menyumbang dua pertiga perekonomian, kembali berekspansi pada bulan Mei dan melonjak menjadi 53,8 dari estimasi 50,8 dan angka sebelumnya sebesar 49,4. Pada periode yang sama, Indeks Pesanan Baru, yang mencerminkan permintaan ke depan, melonjak menjadi 54,1 dari rilis sebelumnya sebesar 52,2. Sementara itu, kondisi pasar tenaga kerja AS tampaknya sudah mulai normal di tengah tekanan dari kerangka kebijakan pembatasan yang diterapkan oleh Federal Reserve (Fed) selama lebih dari dua tahun.
Harga pada pasangan mata uang EURUSD naik. Support terdekatnya di zona 1.0840 dan resistance terdekatnya di zona 1.0920. Support lanjutan di zona 1.0800 dan dilanjutkan ke zona 1.0770. Resistance lanjutan di zona 1.0960 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1010
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2788. Meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunga pada akhir tahun ini di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi AS terus memberikan dukungan terhadap kinerja mata uang Poundsterling. Selanjutnya, data NFP AS akan menjadi fokus para pedagang pada Jumat malam nanti. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang terkenal diperkirakan menunjukkan bahwa perekonomian AS menambah 185 ribu pekerjaan di bulan Mei dibandingkan dengan 175 ribu sebelumnya dan tingkat pengangguran tetap stabil di 3,9%. Bank of England pada hari Kamis merilis survei yang menunjukkan ekspektasi pertumbuhan upah untuk tahun mendatang telah turun tajam. Pada bulan Mei, survei menunjukkan ekspektasi pertumbuhan upah sebesar 4,1%, turun dari 4,6% pada bulan April. Rata-rata tiga bulan, indikator ini turun menjadi 4,5%, turun dari 4,8%. Kedua angka tersebut merupakan yang terendah sejak Mei 2022, ketika survei pertama kali dimulai. Data ini menggembirakan karena BoE memproyeksikan pada bulan Mei bahwa pertumbuhan upah tahunan akan turun menjadi 5,25% pada akhir tahun, yang tidak sesuai dengan target inflasi sebesar 2%. Jika pertumbuhan upah turun lebih cepat dari perkiraan, BoE akan lebih mudah menurunkan suku bunga. Support terdekatnya di areal 1.2740 dan resistance terdekatnya di zona 1.2810.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6664. Kenaikan pada kinerja mata uang Aussie masih terdorong oleh spekulasi yang berkembang mengenai penurunan suku bunga The Fed serta data ekonomi AS yang lebih lemah. Data ekonomi AS yang lebih lemah pada minggu ini mendorong ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September. Jumlah orang Amerika yang mengklaim tunjangan pengangguran untuk pekan yang berakhir 31 Mei naik 8.000 menjadi 229.000 dari 221.000 pada minggu sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan 220 ribu, menurut Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis. Awal pekan ini, AS PMI Manufaktur lebih lemah dari ekspektasi, turun menjadi 48,7 di bulan Mei dari 49,2 di bulan April. Di sisi lain, komentar hawkish dari Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA), Michele Bullock pada hari Rabu telah memberikan beberapa dukungan kepada Dolar Australia. Bullock menyampaikan rencana A bank sentral akan tetap "berbasis data", yang mengindikasikan RBA akan mempertahankan sikap netralnya untuk saat ini. Namun, inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan akan mendorong bank sentral menaikkan suku bunga Support terdekatnya di zona 0.6620 dan resistance terdekatnya di zona 0.6700.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6197. Naiknya kinerja mata uang Kiwi terdorong oleh meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga The Fed pada tahun ini terus mendukung pasangan mata uang Kiwi. Sehingga pasar saat ini menanti rilis data Gaji Non Pertanian AS untuk bulan Mei. Berdasarkan survey yang dilakukan antara tanggal 31 Mei dan 5 Juni, hampir dua pertiga ekonom kini mengantisipasi The Fed untuk memangkas suku bunga di bulan September mendatang. Disisi lain, Data Tiongkok yang menggembirakan memberikan dukungan kepada Dolar Selandia Baru (NZD) karena Tiongkok adalah mitra dagang utama Selandia Baru. Data yang dirilis dari Caixin pada hari Rabu menunjukkan bahwa PMI Jasa Tiongkok membaik menjadi 54,0 pada bulan Mei dari 52,5 pada bulan April, di atas perkiraan pasar sebesar 52,6 pada periode pelaporan. Support terdekatnya di areal 0.6150 dan resistance terdekatnya di zona 0.6210.
USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 155.60. Di sisi Jepang, data dari kementerian dalam negeri menunjukkan Belanja konsumen naik 0,5% pada bulan April. Belanja rumah tangga Jepang naik untuk pertama kalinya dalam 14 bulan pada bulan April dibandingkan tahun sebelumnya. Data terpisah yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan gaji reguler Jepang pada bulan April naik pada laju tercepat dalam hampir tiga dekade namun upah yang disesuaikan dengan inflasi masih lemah. Pelaku pasar menilai dengan rilisnya konsumsi yang melemah hal tersebut dapat menyulitkan BoJ untuk menormalisasi kebijakan moneternya. Support terdekatnya di zona 155.35 dan resistance terdekatnya di zona 155.70.
USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3668 setelah rilisnya data Kanada membukukan defisit perdagangan barang dagangan yang lebih kecil dari perkiraan sebesar C$1,05 miliar ($765 juta) pada bulan April. Total ekspor naik 2,6% di bulan April, sementara impor meningkat 1,1%, berdasarkan volume, ekspor tumbuh 1,7% dan impor turun 0,2%, menurut Statistik Kanada. Fokus pelaku pasar ke depan menunggu serangkaian data ekonomi Kanada dan AS, data yang dirilis pada hari Jumat diperkirakan menunjukkan perekonomian Kanada menambah 22.500 pekerjaan di bulan Mei dan tingkat pengangguran meningkat menjadi 6,2% dari 6,1%. Data pekerjaan AS untuk bulan Mei juga akan dirilis, diperkirakan menunjukkan peningkatan sebesar 185.000. Support terdekatnya di areal 1.3620 dan resistance terdekatnya di zona 1.3685.
USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8894 akibat terseret oleh kinerja Dolar AS di tengah kehati-hatian pasar menjelang data ketenagakerjaan AS pada hari Jumat yang dapat membantu Federal Reserve menetapkan jadwal pelonggaran. Di sisi data ekonomi AS, Klaim pengangguran mingguan juga sedikit di atas revisi naik minggu lalu sebesar 221.000. Data tersebut membuat ekspektasi pasar bahwa pengetatan pasar tenaga kerja mulai surut. Support terdekatnya di zona 0.8880 dan resistance terdekatnya di zona 0.8945.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
5:45 | NZD - Manufacturing Sales q/q | 0.7% | - | -0.5% | |||||
6:30 | JPY - Household Spending y/y | 0.5% | 0.6% | -1.2% | |||||
10:00 | AUD - RBA Deputy Gov Hauser Speaks | - | - | - | |||||
12:00 | JPY - Leading Indicators | - | 111.6% | 112.2% | |||||
13:00 | EUR - German Industrial Production m/m | - | 0.1% | -0.4% | |||||
13:00 | EUR - German Trade Balance | - | 22.6B | 22.3B | |||||
13:00 | GBP - Halifax HPI m/m | - | 0.3% | 0.1% | |||||
13:45 | EUR - French Trade Balance | - | -5.4B | -5.5B | |||||
14:00 | CHF - Foreign Currency Reserves | - | - | 720B | |||||
14:00 | EUR - German Buba President Nagel Speaks | - | - | - | |||||
16:00 | EUR - Final Employment Change q/q | - | 0.3% | 0.3% | |||||
16:00 | EUR - Revised GDP q/q | - | 0.3% | 0.3% | |||||
Day 2 | EUR - European Parliamentary Elections | - | - | - | |||||
19:30 | CAD - Employment Change | - | 24.8K | 90.4K | |||||
19:30 | CAD - Unemployment Rate | - | 6.2% | 6.10% | |||||
19:30 | USD - Average Hourly Earnings m/m | - | 0.3% | 0.2% | |||||
19:30 | USD - Non-Farm Employment Change | - | 182K | 175K | |||||