Home
>
News
>
Publication
>
Dolar AS yang Meningkat Membebani Pergerakan Emas
Dolar AS yang Meningkat Membebani Pergerakan Emas
Tuesday, 03 December 2024

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0497

-0.10%

GBPUSD

1.2655

-0.09%

AUDUSD

0.6471

-0.15%

NZDUSD

0.5876

-0.12%

USDJPY

149.59

0.20%

USDCHF

0.8867

0.10%

USDCAD

1.4047

0.04%

GOLDUD

2638.69

-0.05%

USD/IDR

15900

0.25%

Fokus Emas:

  1. Donald Trump mengancam negara-negara BRICS dengan tarif 100%.
  2. Menunggu data ekonomi AS lainnya

Selasa, 03 Desember 2024 – Harga emas melanjutkan penurunannya ke zona $2638 per troy ons ditengah ekspektasi pasar bahwa rencana tarif dan memotong pajak dapat memicu inflasi lebih lanjut Presiden AS terpilih Donald Trump dapat mendorong harga konsumen lebih tinggi, sehingga kemungkinan memperlambat siklus penurunan suku bunga The Fed membawa penguatan lebih lanjut untuk Dolar AS yang pada akhirnya menekan kinerja Emas.

Pada pertemuan sebelumnya, Presiden terpilih AS Donald Trump secara verbal mengancam tarif 100% pada negara-negara yang disebut 'BRICS' Brazil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan jika mereka mengganti Dolar AS dengan mata uang lain untuk transaksi internasional. Sebelumnya, janji Trump untuk memberlakukan tarif besar terhadap tiga mitra dagang terbesar Amerika yaitu Meksiko, Kanada, dan Tiongkok.

Data ekonomi AS yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan pada hari Senin bahwa manufaktur AS meningkat lebih dari yang diharapkan di bulan November tetapi terus menunjukkan kontraksi. IMP Manufaktur ISM AS naik ke 48,4 di bulan November dibandingkan 46,5 di bulan Oktober, melampaui ekspektasi 47,5.

Di sisi lain, dalam berita yang beredar, Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Senin bahwa ia ragu-ragu apakah penurunan suku bunga diperlukan pada pertemuan bulan Desember tetapi masih percaya bahwa para pejabat The Fed harus terus menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Selain itu, Presiden The Fed New York John Williams menyatakan bahwa para pejabat The Fed kemungkinan perlu menurunkan suku bunga lebih lanjut untuk memindahkan kebijakan ke posisi netral sekarang karena risiko terhadap inflasi dan lapangan kerja telah menjadi lebih seimbang. Sementara itu, Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan bahwa ia condong mendukung penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Desember di tengah ekspektasi inflasi yang terus menurun menuju target 2% The Fed.

Fokus pasar ke depan, pasar mencermati dengan kehati-hatian peristiwa penting perekonomian AS minggu ini termasuk rilis data lowongan kerja, laporan ketenagakerjaan ADP, dan data non-farm payrolls. Pidato para pejabat The Fed, termasuk Ketua Jerome Powell, juga akan menarik perhatian.

Harga emas turun dengan support saat ini beralih ke area $2620 dan resistance terdekat berada di area $2674. Support terjauhnya berada di area $2585 hingga ke area $2540, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2685 hingga ke area $2745.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:15 AM

US - FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

4:30 AM

US - FOMC Member Williams Speaks

-

-

-

10:00 PM

US - JOLTS Job Openings

-

7.49M

7.44M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788