Home
>
News
>
Publication
>
Data Tenaga Kerja AS Solid, Emas Terkoreksi
Data Tenaga Kerja AS Solid, Emas Terkoreksi
Thursday, 12 February 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1882

-0.13%

GBPUSD

1.3637

-0.16%

AUDUSD

0.7123

0.34%

NZDUSD

0.6048

0.17%

USDJPY

153.22

-0.25%

USDCHF

0.7707

0.10%

USDCAD

1.3572

0.09%

GOLDUD

5059.49

0.72%

USD/IDR

16,776

0.00%

Fokus Emas:

  1. Data ketenagakerjaan AS yang solid dan ekspektasi suku bunga The Fed
  2. Kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan dolar sebagai penekan jangka pendek 

Kamis, 12 Februari 2026 – Harga emas naik pada level US$5.095 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih kuat dari ekspektasi. Laporan terbaru mencatat pertumbuhan payroll Januari sebagai yang tertinggi dalam lebih dari satu tahun, sementara tingkat pengangguran turun secara tak terduga. Data ini mengindikasikan pasar tenaga kerja AS masih solid di awal 2026, sehingga memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga lebih lama.

Merespons data tersebut, pelaku pasar mulai memundurkan proyeksi pemangkasan suku bunga berikutnya dari Juni menjadi Juli, meskipun secara keseluruhan pasar masih memperkirakan setidaknya dua kali penurunan suku bunga masing-masing 25 basis poin sepanjang 2026. Ekspektasi pemangkasan dalam waktu dekat yang sebelumnya sempat mendekati 20% untuk pertemuan mendatang kini menurun tajam. Di pasar obligasi, imbal hasil tenor 2 tahun berada di kisaran 3,512%, sementara tenor 10 tahun di sekitar 4,186%, mencerminkan repricing ekspektasi kebijakan moneter.

Kenaikan imbal hasil tersebut turut menopang penguatan dolar AS dan menekan daya tarik emas sebagai aset non-yielding. Namun demikian, faktor struktural pendukung emas, seperti ketidakpastian geopolitik, dinamika independensi The Fed, serta pergeseran alokasi aset global dari obligasi dan mata uang dinilai masih bertahan. Perhatian pasar kini tertuju pada rilis data inflasi (CPI) Jumat (13/2), yang akan menjadi katalis utama dalam menentukan apakah tekanan terhadap emas bersifat sementara atau membuka ruang koreksi lebih dalam dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $5.029 hingga $4.974, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.129 hingga $5.174. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.874, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.274.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:01am

USD

10-y Bond Auction

4.18|2.4

-

4.17|2.6

2:00am

USD

Federal Budget Balance

-94.6B

-94.6B

-144.7B

4:00am

USD

FOMC Member Hammack Speaks

-

-

-

8:30pm

USD

Unemployment Claims

-

222K

231K

10:00pm

USD

Existing Home Sales

-

4.16M

4.35M

Tentative

USD

Mortgage Delinquencies

-

-

4.0%

10:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

-256B

-360B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788