| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08280 | 0.05% |
GBPUSD | 1.26640 | 0.05% |
AUDUSD | 0.67930 | 0.09% |
NZDUSD | 0.62050 | -0.63% |
USDJPY | 140.070 | 0.61% |
USDCHF | 0.90090 | 0.24% |
USDCAD | 1.33200 | 0.21% |
GOLDUD | 1,943.090 | -0.46% |
COFU | 68.92 | -0.78% |
USD/IDR | 14,910 | 0.13% |
Kamis, 15 Juni 2023 - Pergerakan harga minyak pagi ini terpantau masih bergerak tertekan yang dipengaruhi oleh sentimen negatif pasca rilisnya data stok EIA serta isyarat lebih banyak kenaikan suku bunga AS. Meski demikian, proyeksi positif IEA dan kebijakan stimulus ekonomi China memberikan dukungan pada harga minyak.
Dalam laporan yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik Energy Information Administration (EIA) menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS dalam sepekan melonjak drastis sebesar 7.92 juta barel, di luar prediksi awal yang memperkirakan terjadinya penurunan sebesar 510 ribu barel. Untuk stok bensin juga dilaporkan naik sebesar 2.11 juta barel, melebihi prediksi awal yang memperkirakan terjadi kenaikan sebesar 316 ribu barel. Laporan EIA untuk pekan yang berakhir 9 Juni tersebut mengindikasikan situasi permintaan yang sedang lesu di pasar energi AS.
Masih dari AS, The Fed pada hari Rabu mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 5.00%-5.25%, namun mengisyaratkan kemungkinan lebih banyak kenaikan di tahun ini dalam upaya meredam inflasi, di antaranya potensi 2 kenaikan kecil pada akhir 2023. Isyarat lebih banyak kenaikan suku bunga tersebut memicu kekhawatiran akan potensi terjadinya resesi yang tentunya memberikan tekanan negatif pada permintaan minyak.
Sementara itu, dalam laporan pasar minyak jangka menengah 2023 yang dirilis hari Rabu, Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA), Fatih Birol meningkatkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak tahun ini sebesar 200 ribu bph menjadi 2.4 juta bph, yang membuat total proyeksi permintaan minyak tahun 2023 versi IEA menjadi 102.3 juta bph. meski demikian, IEA juga memperingatkan potensi perlambatan pertumbuhan minyak yang dimulai pada tahun depan dan berlanjut hingga lima tahun ke depan. Gangguan ekonomi akan mengurangi pertumbuhan menjadi 860 ribu bph pada tahun depan dan peningkatan penggunaan kendaraan listrik akan menambah pengurangan menjadi 400 ribu bph pada tahun 2028.
Sentimen positif lainnya datang dari keputusan Bank Sentral China pada hari Kamis yang memangkas suku bunga pinjaman jangka menengah untuk pertama kalinya dalam 10 bulan, dalam upaya meningkatkan langkah-langkah stimulus untuk menopang pemulihan ekonomi di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $71 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $66 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Retail Sales MoM |
| -0.1% | 0.4% |
19:30 | USA - Continuing Jobless Claims |
| 1765K | 1757K |
19:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 249K | 261K |
20:15 | USA - Industrial Production MoM |
| 0.1% | 0.5% |
20:15 | USA - Manufacturing Production MoM |
| 0.1% | 1.0% |
21:00 | USA - Business Inventories MoM |
| 0.2% | -0.1% |